Ratusan Wisatawan Kunjungi Bromo pada Hari Pertama Pembukaan Pasca-Kebakaran

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 20 September 2023
Ratusan Wisatawan Kunjungi Bromo pada Hari Pertama Pembukaan Pasca-Kebakaran
Foto Arsip - Wisatawan berfoto di atas kendaraan jip, di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur. ANTARA/Vicki Febrianto

MerahPutih.com - Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) kembali membuka akses wisata kawasan Gunung Bromo, pasca-penutupan akibat terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS Septi Eka Wardhani, di Kota Malang, Jawa Timur, Selasa (19/9), mengatakan bahwa secara keseluruhan ada sebanyak 360 orang wisatawan yang berkunjung ke kawasan taman nasional tersebut.

"Total ada 360 pengunjung pada hari pertama dibuka pascakebakaran," kata Septi.

Baca Juga:

Kerusakan Akibat Kebakaran Bromo Capai 504 Hektare

Septi menjelaskan, dari total 360 kunjungan wisatawan tersebut, sebanyak 245 orang merupakan wisatawan nusantara dan sisanya merupakan wisatawan mancanegara.

Ia menambahkan, pascakebakaran hutan dan lahan di kawasan taman nasional tersebut, pihaknya tidak berhenti untuk mengingatkan para wisatawan, pengunjung termasuk pelaku jasa wisata untuk mengikuti semua ketentuan yang berlaku.

"Kami mengimbau kepada pengunjung untuk mengikuti aturan yang berlaku, terutama tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran hutan dan lahan," katanya pula.

Para pengunjung dan seluruh masyarakat yang beraktivitas di dalam kawasan, dilarang membawa peralatan yang bisa memicu kebakaran hutan dan lahan, seperti kembang api, petasan, flare atau suar, termasuk membuat api unggun atau perapian.

Pada 19 September 2023, merupakan hari pertama kawasan Gunung Bromo dibuka untuk wisatawan. Sebelumnya, pada 6-18 September 2023, kawasan tersebut harus ditutup total akibat kebakaran hutan dan lahan.

Baca Juga:

Okupansi Hotel Anjlok 80 Persen setelah Kebakaran di Bukit Teletubbies Bromo

Pada Rabu (6/9) kebakaran besar terjadi di kawasan tersebut, karena ulah pengunjung yang menggunakan flare atau suar untuk kepentingan pengambilan gambar. Sejak saat itu, akses wisata kawasan Bromo ditutup untuk wisatawan.

Akibat sejumlah rangkaian peristiwa kebakaran hutan dan lahan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru tersebut, areal seluas 504 hektare dilaporkan mengalami kerusakan. Mayoritas areal yang rusak merupakan kawasan savana.

Kawasan Gunung Bromo merupakan salah satu destinasi wisata unggulan dan favorit di Jawa Timur. Pada 2022, tercatat dikunjungi sebanyak 318.919 wisatawan, yang terbagi dari 310.418 pengunjung merupakan wisatawan nusantara dan sebanyak 8.501 merupakan wisatawan asing.

Dari total jumlah kunjungan wisatawan ke Bromo sepanjang 2022 tersebut, ada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mencapai Rp11,65 miliar, yang meningkat jika dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp 4,85 miliar. (*)

Baca Juga:

Pengelola Wedding Organizer Picu Kebakaran di Gunung Bromo Terancam Pidana dan Perdata

#Gunung Bromo #Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla)
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir
Bagikan