Ratusan Tewas akibat Bencana di Aceh–Sumatra, DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Ratusan Tewas akibat Bencana di Aceh–Sumatra, DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional

Pencarian korban banjir dan tanah longsor di Pesisir Selatan, Sumatera Barat (ANTARA/HO-Diskominfo Solok)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bencana alam yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat telah menelan ratusan korban jiwa. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Rinto Subekti, menegaskan bahwa pemerintah pusat perlu segera menetapkan status bencana nasional bagi wilayah yang terdampak parah.

“Penetapan bencana nasional akan mempercepat pengerahan sumber daya dan bantuan dari pemerintah pusat sehingga pemulihan dapat dilakukan lebih maksimal,” kata Rinto kepada wartawan, dikutip Selasa (2/12).

Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, turut menekankan pentingnya percepatan penanganan. Ia meminta pemerintah segera mengeksekusi anggaran darurat guna mempercepat proses penyelamatan warga terdampak tanpa menunggu persetujuan DPR, selama langkah tersebut dilakukan secara akuntabel dan transparan.

“Kalau memang dipandang perlu, pemerintah bisa menggunakan dana BA99 untuk segera melakukan langkah-langkah tanpa harus persetujuan kita dulu, biar semuanya bisa cepat,” ujar Lasarus.

Baca juga:

BRIN Tunjuk Joko Widodo Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Sumatra

Dana BA99 merupakan dana darurat atau cadangan fiskal pemerintah yang dapat digunakan untuk merespons cepat situasi krisis seperti banjir, longsor, dan gempa bumi tanpa terhambat birokrasi panjang APBN.

Menurut Lasarus, setiap detik pada masa krusial atau golden time sangat menentukan keselamatan korban di lapangan.

“Menyelamatkan orang itu hitungannya detik, menit. Itu sangat berarti,” tegas politisi PDI Perjuangan tersebut.

Ia juga menyoroti pentingnya peningkatan sarana, prasarana, serta SDM penyelamatan mengingat Indonesia merupakan negara rawan bencana.

“Golden time hanya bisa ditangani oleh orang-orang terampil. Kalau salah menangani bisa fatal akibatnya,” lanjutnya.

Baca juga:

BRIN Tunjuk Joko Widodo Ketua Satgas Penanggulangan Bencana Sumatra

Sementara itu, total jumlah korban meninggal akibat bencana di wilayah Sumatra per Senin (1/12) mencapai 604 orang. Rinciannya, 151 korban meninggal di Aceh, 165 korban di Sumatra Barat, dan 283 di Sumatra Utara.

Adapun total korban hilang mencapai 464 jiwa, korban luka 2.600 jiwa, dan warga terdampak sebanyak 1,5 juta orang. Sebanyak 570.700 warga terpaksa mengungsi akibat bencana ini.

BNPB juga mencatat 50 kabupaten terdampak, dengan 3.500 rumah rusak berat, 4.100 rumah rusak sedang, dan 20.500 rumah rusak ringan.

Selain itu, terdapat 282 fasilitas pendidikan yang rusak serta 271 jembatan mengalami kerusakan. Jumlah korban ini meningkat 50 persen dibandingkan data sehari sebelumnya. (Knu)

#Bencana Alam #Sumatra #Banjir #Tanah Longsor #Komisi XIII DPR RI #Bencana Nasional
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
pemerintah telah meningkatkan respons darurat gempa nasional dari Level IV menjadi Level III pada Jumat (23/10).
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
16 Orang Tewas dan 54 Terluka Akibat Gempa di Tibet China
Indonesia
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Gerakan Nurani Bangsa desak Presiden Prabowo tetapkan Karhutla Bencana Nasional. Simak tuntutan penegakan hukum dan bantuan medis bagi korban asap!
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Oktober 2026
Jeritan Nurani Tokoh Bangsa! Gus Mus, Romo Magnis hingga Istri Gus Dur Desak Prabowo Tetapkan Karhutla Bencana Nasional
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Bagikan