Ratusan Terduga Teroris Ditangkap Selama 2021 Ilustrasi, terduga teroris (Foto dok ANTARA)

MerahPutih.com - Lima bulan ke belakang selama 2021, ratusan terduga teroris ditangkap. Penangkapan ini dilakukan pasca-serangan teror Gereja Katedral Makassar.

"Dari peristiwa tersebut, (polisi) bergerak cepat melakukan penegakan hukum terhadap 108 tersangka yang kami amankan di 8 provinsi yang kemudian terafiliasi dengan kelompok tersebut," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dalam rapat Komisi III, di kompleks gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/6).

"Sehingga selama Januari sampai dengan Mei, kita telah amankan 217 tersangka, 209 dalam proses penyidikan, dan 8 tersangka dilakukan tindakan tegas terukur," imbuhnya.

Baca Juga:

Polisi Ungkap Peran 13 Terduga Teroris JI yang Ditangkap di Riau

Selain tindakan hukum, Kapolri Jenderal Sigit menyebut Polri melakukan pendekatan lembut. Jajaran Polri melakukan kerja sama dengan ormas keagamaan, dari tingkat pusat hingga daerah.

Dalam menanggulangi tindakan pidana, tentunya selain tindakan hukum secara keras, polisi juga mengendapkan langkah-langkah soft approach untuk menangkap pemahaman.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty/am.)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengikuti rapat kerja dengan Komisi III DPR RI, di Gedung Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/6/2021). (ANTARA/Laily Rahmawaty/am.)

Terutama tentang bahaya intoleransi dan radikalisme yang telah masuk ke semua lini, termasuk juga ke dunia pendidikan.

"Pengarusutamaan moderasi beragama harus dikedepankan dengan membangun kerja sama dengan seluruh ormas-ormas di seluruh Indonesia khususnya ormas-ormas keagamaan," ujar Sigit.

Baca Juga:

Densus 88 Tangkap Terduga Teroris Jaringan JAD di Bogor

Terhadap para napi teroris atau napiter, dilakukan edukasi kembali soal melalui sejumlah program. Diharapkan, kata Kapolri, cara pandangan para napiter ini berubah.

"Kita juga melakukan kegiatan re-edukasi membuka ruang dengan napiter untuk ikut aktif di dalam program-program dan merubah cara berpikir atau mindset untuk bisa kembali mendukung NKRI," imbuhnya. (Knu)

Baca Juga:

Densus 88 Tangkap Belasan Terduga Teroris di Riau

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PBNU Tegaskan Pancasila Patut Dipertahankan di Tengah Ancaman Ideologi Transnasionalisme
Indonesia
PBNU Tegaskan Pancasila Patut Dipertahankan di Tengah Ancaman Ideologi Transnasionalisme

NU memutuskan bahwa Tidak ada pertentangan antara Islam dengan Pancasila

[Hoaks atau Fakta]: Lianhua Qingwen Jadi Obat Atasi COVID-19
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Lianhua Qingwen Jadi Obat Atasi COVID-19

Food and Drug Administration (FDA) pada bulan Agustus 2020 lalu menyetujui penggunaan Lianhua Qingwen hanya untuk mengobati gejala dari COVID-19 tetapi tidak dapat mengobati virus COVID-19.

Revisi UU ITE, Menko Polhukam Gandeng Kemenkominfo
Indonesia
Revisi UU ITE, Menko Polhukam Gandeng Kemenkominfo

Tim pertama itu, kata dia, akan dilakukan oleh Kemenkominfo di bawah pimpinan Johnny G Plate bersama tim-nya, tetapi tetap di bawah Kemenko Polhukam.

Moeldoko Tegaskan Sikap Indonesia ke Palestina Tidak Berubah
Indonesia
Moeldoko Tegaskan Sikap Indonesia ke Palestina Tidak Berubah

Indonesia jangan ikut terseret dalam situasi tersebut

Minggu Depan, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Enam Laskar FPI yang Tewas
Indonesia
Minggu Depan, Bareskrim Polri Periksa Keluarga Enam Laskar FPI yang Tewas

“Penyidik hari ini akan mengirim panggilan kepada keluarga enam pengawal Rizieq yang menyerang anggota Polri untuk diperiksa Senin mendatang,” kata Andi

Vaksinasi COVID-19 Yogyakarta Tahap Kedua Ditargetkan 3.200 Orang per Hari
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Yogyakarta Tahap Kedua Ditargetkan 3.200 Orang per Hari

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memulai vaksinasi massal pada 1 Maret 2021. Target individu yang terima vaksin COVID-19 sebanyak 3.200 orang per hari.

DPR Peringatkan Polri Tak Anggap Remeh Ancaman Teroris
Indonesia
DPR Peringatkan Polri Tak Anggap Remeh Ancaman Teroris

Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin meminta Polri tidak menganggap remeh pesan berantai yang bernada ancaman dan teror.

Hitungan BMKG, Besok Masih Puasa
Indonesia
Hitungan BMKG, Besok Masih Puasa

Secara astronomi, tinggi hilal sore hari ini di seluruh Indonesia adalah minus

Wagub DKI Klaim Seluruh Ibu Kota di Dunia Tengah Krisis Lahan Pemakaman
Indonesia
Wagub DKI Klaim Seluruh Ibu Kota di Dunia Tengah Krisis Lahan Pemakaman

Pemprov DKI sedang menyiapkan sejumlah cara untuk keluar dari masalah ini

Polemik Celeng Vs Banteng di PDIP, Aria Bima: Kader Jangan Kebablasan
Indonesia
Polemik Celeng Vs Banteng di PDIP, Aria Bima: Kader Jangan Kebablasan

"Dinamika politik itu hal biasa, tetapi jangan kebablasan," kata dia.