Ratusan Petugas Kebersihan Diterjunkan Saat Pelantikan Jokowi-Ma'ruf Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andono Warih. (MP/Asropih)

MerahPutih.Com - Dinas Kebersihan DKI Jakarta mengerahkan 500 petugas untuk menjaga lingkungan saat prosesi pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2019-2024, Jokowi dan Maruf Amin di Gedung DPR/MPR RI pada Minggu (20/10).

Kepala Dinas Kebersihan DKI Jakarta Andono Warih mengatakan ratusan pesonel itu bertugas sejak persiapan sampai selesainya rangkaian prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden.

Baca Juga:

PDIP Ungkap Alasan Adian Tak Mau Jadi Menteri Jokowi

"Para petugas kebersihan ini juga akan dibantu petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU)," ujar Andono melalui rilis Jumat (18/10).

Petugas kebersihan DKI Jakarta akan disiagakan saat pelantikan Jokowi-Ma'ruf
Pasukan Oranye. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Mereka dibekali peralatan kebersihan seperti sapu, pengki dan sebagainya. Petugas kebersihan itu juga dilengkapi 25 unit armada penyapu jalan atau road sweeper. Petugas regu comot dan penyapu jalan juga dikerahkan membantu kebersihan.

Andono juga menyampaikan, pihaknya menyiapkan sejumlah kantong sampah untuk mengumpulkan sampah yang tersebar di sejumlah titik.

"Pengerahan petugas kebersihan tidak hanya dipusatkan sekitaran Istana Negara dan gedung DPR/MPR, namun juga jalur lintasan warga seperti Jalan Gatot Subroto, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, kawasan Monas, Jalan Medan Merdeka Utara dan ruas utama lainnya," jelasnya.

Baca Juga:

Analis Komunikasi Politik: Kabinet Kerja Jilid II Idealnya Kabinet Meritokrasi

Andono menargetkan, tidak lama setelah proses pelantikan sampah seluruhnya sudah dibersihkan. Dengan begitu kondisi jalan di DKI akan terbebas dari sampah, sehingga masyarakat bisa nyaman melintasi.

"Kami juga berpesan kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga kebersihan, adapun kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab semua pihak termasuk masyarakat juga," tutupnya.(Asp)

Baca Juga:

Bus Zhongtong Kembali Beroperasi, Anies: Bukan Kewenangan Pemprov DKI

Penulis : Eddy Flo Eddy Flo
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Satu Lagi Anak Buah Anies Mundur dari Jabatannya
Indonesia
Satu Lagi Anak Buah Anies Mundur dari Jabatannya

Anies Baswedan langsung maju ke podium

 Dirut Petrokimia Gresik Bantah Terlibat Kasus Bowo Sidik
Indonesia
Dirut Petrokimia Gresik Bantah Terlibat Kasus Bowo Sidik

Menurut Rahmad Pribadi saat itu dirinya dijadwalkan bertemu dengan koleganya Direktur PT Danareksa Sekuritas Saidu Solihin, namun disana juga ada Bowo Sidik.

Pemilik Hotel Karantina Pasien COVID-19 Diminta Taat Prokes
Indonesia
Pemilik Hotel Karantina Pasien COVID-19 Diminta Taat Prokes

Pemerintah Pusat juga telah menyiapkan sejumlah fasilitas isolasi, seperti Wisma Atlet dan beberapa hotel

Djoko Tjandra Dicokok, DPR akan Pantau Kerja Polri dan Kejaksaan
Indonesia
Djoko Tjandra Dicokok, DPR akan Pantau Kerja Polri dan Kejaksaan

Herman mengatakan, penangkapan Djoko Tjandra telah menjawab keraguan warga Indonesia atas kasus buronan negara yang menjerat tiga petinggi Polri itu.

'Anies Joker' Berbuntut  Ade Armando Dipolisikan, Fahira Idris Jadikan Warga Bumper
Indonesia
'Anies Joker' Berbuntut Ade Armando Dipolisikan, Fahira Idris Jadikan Warga Bumper

Senator DKI Fahira Idris mengaku banyak warga DKI yang mendesaknya.

  Aksi Tolak Ahok Jadi Bos BUMN Diikuti Belasan Orang
Indonesia
Aksi Tolak Ahok Jadi Bos BUMN Diikuti Belasan Orang

"Ini adalah pengkhianatan bagi salah satu lembaga BUMN. Sebab, BUMN ini adalah roh bagi ekonomi Indonesia," sambungnya.

 Usai SBY Nyatakan Dukungan, Giliran Prabowo Dukung Gibran di Pilwakot Solo
Indonesia
Usai SBY Nyatakan Dukungan, Giliran Prabowo Dukung Gibran di Pilwakot Solo

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto mendukung Gibran Rakabuming Raka maju di Pilwakot Solo 2020.

Novel Baswedan tidak Hadiri Sidang Perdana Kasusnya
Indonesia
Novel Baswedan tidak Hadiri Sidang Perdana Kasusnya

"Kita pantau betul apakah persidangan jalan atau pengadilan ini penuh dengan tekanan," kata Saor

 Kerusuhan Irak: Dua Polisi dan Empat Pedemo Tewas
Dunia
Kerusuhan Irak: Dua Polisi dan Empat Pedemo Tewas

Kerusuhan antipemerintah di Irak kembali berlangsung setelah berhenti selama beberapa pekan.

Kasus Nurhadi Family Corruption, KPK Diminta Usut Dugaan TPPU
Indonesia
Kasus Nurhadi Family Corruption, KPK Diminta Usut Dugaan TPPU

Menurutnya, KPK bisa mengusut kasus dugaan pencucian uang melalui istri Nurhadi, Tin Zuraida.