Ratusan Pelaku Sebar Hoaks Bermotif Candaan dan Tak Suka dengan Pemerintah Ilustrasi hoaks (Foto: Ist)

MerahPutih.Com - Polri memperbarui penanganan kasus penyebaran berita bohong alias hoaks berkaitan dengan virus Corona (Covid-19).

Per hari ini, Kamis (14/5), tercatat sebanyak 99 kasus ditangani Bareskrim dan polda-polda seluruh Tanah Air.

Baca Juga:

Kenaikan Iuran BPJS Harusnya 'Seizin' Rakyat

"Sampai dengan hari ini Polri telah menangani 103 kasus," ucap Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Kamis (14/5).

Kombes Ahmad Ramadhan
Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan (Foto: antaranews)

Motif yang jadi latar belakang pelaku melakukan aksi penyebaran termasuk pembuatan hoax Corona karena iseng, sebagai sarana bercandaan dan ekspresi tidak puas ke pemerintah.

Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Timur masih jadi dua polda dengan penanganan kasus hoaks Corona terbanyak yakni 14 kasus, sementara Polda Jatim 12 kasus.

"Polda Riau menangani 9 kasus, Polda Jawa Barat menangani 7 kasus, Dittipidsiber Bareskrim menangani 6 kasus. 55 kasus lainnya ditangani oleh Polda jajaran," katanya.

Baca Juga:

MUI Jabar Keluarkan Panduan Salat Idul Fitri di Tengah Pandemi COVID-19

Polisi menjerat para pelaku pembuat atau penyebar hoax Covid-19 dengan pasal berlapis.

Di antaranya Pasal 45 dan 45 A Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman pidana 6 tahun penjara dan denda Rp1 miliar, Pasal 14 dan 15 UU No. 1 Tahun 1946 dengan ancaman pidana 10 tahun penjara dan Pasal 16 UU No. 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Diskriminasi Ras dan Etnis dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.(Knu)

Baca Juga:

Gubernur Lemhannas Sebut Pelibatan TNI Dalam Pemberantasan Terorisme Bikin Ruwet



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH