Ratusan Pekerja Migran dari Luar Negeri Masih Jalani Karantina di RSD Wisma Atlet Petugas Medis Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. (ANTARA/ HO)

Merahputih.com - Jumlah Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dikarantina di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet setelah repatriasi bertambah 90 orang.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian mengatakan hingga Selasa (4/8) terdapat 831 orang PMI repatriasi dari luar negeri yang dikarantina di RSD Wisma Atlet.

Baca Juga:

Jumlah Pasien Corona di RS Wisma Atlet Terus Merosot

731 orang di antaranya telah melakukan tes COVID-19 baik tes usap (swab test) maupun tes cepat (rapid test).

"PMI dengan status positif COVID-19 melalui swab test, 600 orang dari wisma Pademangan, 22 orang dari hotel, rapid test (reaktif) 109 orang," kata Aris, Selasa (4/8).

A medical worker at the Wisma Atlet emergency hospital. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Seorang pekerja di RS Darurat Wisma Atlet Atlet Kemayoran, Jakarta. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)

Selain 831 orang yang dikarantina di RSD Wisma Atlet, 3.240 orang PMI repatriasi itu juga dikarantina pada sejumlah hotel dan tempat inap di DKI Jakarta, seperti Wisma Pademangan (2.065 orang), hotel (239 orang), dan Rumah Perlindungan dan Trauma Center Jakarta Timur (105 orang).

Aris melaporkan bahwa total PMI repatriasi yang melaksanakan karantina di seluruh Jakarta setelah pulang ke Tanah Air (repatriasi) pada Selasa, berjumlah 3.240 orang dari total repatriasi yang dilakukan sebanyak 70.353 orang.

Baca Juga:

RS Darurat Wisma Atlet Rawat 645 Pasien COVID-19

Selain itu, total PMI repatriasi dari luar negeri yang telah kembali ke daerah asal masing-masing yang dilaporkan pada Selasa berjumlah 67.030 orang. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH