Ratusan Napi Uganda Kabur, Sebagian Bawa Keluar Senjata AK-47 ILUSTRASI: Tahanan kabur dari sel. ANTARA/Shutterstock/am.

MerahPutih.com - Sebanyak 219 narapidana di sebuah penjara Uganda kabur. Sebagian membawa sedikitnya 15 senjata api.

Dua dari mereka tewas setelah pasukan keamanan menjalankan operasi penangkapan kembali, demikian keterangan pihak militer, Kamis (17/9).

Para tahanan itu melarikan diri Rabu (16/9) malam dari satu penjara di Karamoja, suatu area terpencil dan semi-kering di bagian timur laut Uganda, setelah mengalahkan petugas penjagaan, kata Juru Bicara Brigadir Flavia Byekwaso.

Baca Juga:

Kota Perbatasan Tiongkok-Myanmar Di-Lockdown, Wuhan Kembali Menggeliat

Sebelumnya, mereka sempat membobol gudang senjata di penjara itu dan membawa 15 buah senapan AK-47, 20 magazin (tempat pengisian peluru), dan amunisi lainnya.

"Ini adalah pelarian massal... orang-orang ini merupakan pelaku kriminal berat," kata Byekwaso, dikutip Antara.

Ia menambahkan bahwa narapidana itu termasuk pelaku pembunuhan, perampok, dan pemerkosa.

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Mizter_X94)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/Mizter_X94)

Sebuah operasi keamanan besar-besaran telah diluncurkan untuk kembali menangkap mereka, dan sebagaimana dikonfirmasi Byekwaso, dua orang tahanan kabur tewas dalam pengejaran, sementara dua lainnya telah ditangkap lagi.

Menurut Byekwaso, fakta bahwa mereka membawa senjata dan kabur ketika hari gelap membuat perburuan menjadi lebih sulit.

"Mereka mempunyai waktu sepanjang malam untuk berpencar dan bersembunyi, hal itu membuat rumit upaya yang kami lakukan namun kami tetap haru mendapatkan mereka," kata Byekwaso.

Baca Juga:

Tiongkok Uji Coba Vaksin COVID-19 Semprotan Hidung

Kejadian ini merupakan pelarian narapidana ketiga di Uganda sejak pandemi COVID-19 mulai merebak di negara itu para Maret lalu, seiring dengan kekhawatiran terinfeksi virus di dalam penjara sempit yang memicu para tahanan untuk kabur.

Setidaknya ada tiga kasus COVID-19 yang dilaporkan terjadi di dalam penjara di Uganda.

Angka narapidana di Uganda meningkat 10% menjadi 65.000 oran dalam lima bulan hingga Agustus lalu, menurut data layanan penjara--lonjakan angka disumbang oleh sejumlah orang yang melanggar aturan terkait pandemi, seperti jam malam dan larangan bepergian. (*)

Baca Juga:

Hampir Sebulan Tanpa Transmisi Lokal, Tiongkok Deteksi 15 Kasus Impor COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Brimob Jaga Ketat Sidang Perdana Praperadilan Rizieq di PN Jaksel
Indonesia
Brimob Jaga Ketat Sidang Perdana Praperadilan Rizieq di PN Jaksel

Sidang perdana praperadilan tidak sahnya penangkapan Rizieq Shihab Shihab bakal digelar di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (22/2). Sidang beragendakan pembacaan gugatan.

Warga Terinfeksi COVID-19 di Papua Capai 11.232 Orang
Indonesia
Warga Terinfeksi COVID-19 di Papua Capai 11.232 Orang

Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua menyatakan secara kumulatif jumlah warga yang positif terkena virus corona baru tercatat 11.232 orang.

Kasus COVID-19 Terus Naik, Pemkot Surabaya Kembali Gelar PSBB
Indonesia
Kasus COVID-19 Terus Naik, Pemkot Surabaya Kembali Gelar PSBB

Hal ini disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat Surabaya mengikuti Protokol Kesehatan.

Jokowi Perintahkan Pemda Siapkan Lapangan Buat Vaksinasi COVID-19
Indonesia
Jokowi Perintahkan Pemda Siapkan Lapangan Buat Vaksinasi COVID-19

Pemerintah daerah mempersiapkan secara optimal tenaga vaksinator dan manajemen pelaksanaan vaksin di lapangan.

PSSI Tegaskan Piala AFC U-16 dan U-19 2020 Masih Sesuai Jadwal
Indonesia
PSSI Tegaskan Piala AFC U-16 dan U-19 2020 Masih Sesuai Jadwal

Piala Asia U-19 AFC 2020 akan berlangsung di Uzbekistan pada 14-31 Oktober 2020

Irjen Napoleon Dituduh Terima Suap dari Djoko Tjandra, Kuasa Hukum: Duitnya Mana?
Indonesia
Irjen Napoleon Dituduh Terima Suap dari Djoko Tjandra, Kuasa Hukum: Duitnya Mana?

"Duitnya mana? Itu saja. Kalau 20 ribu USD kan jelas, katanya ada duit yang itu kan Rp15 miliar, Rp10 miliar, Rp7 miliar, Rp3 miliar. Duitnya mana? nggak lihat," ujar salah satu penasihat hukum Napoleon, Gunawan Raka

Ini Alasan Nurhadi Hantam Anak Buah Firli Bahuri
Indonesia
Ini Alasan Nurhadi Hantam Anak Buah Firli Bahuri

Petugas Rutan sudah melaporkan Nurhadi ke polisi

[Hoaks atau Fakta]: Beban Kerja Berat, Risma Mundur dari Mensos
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Beban Kerja Berat, Risma Mundur dari Mensos

Ungkapan akan mundur yang diucapkan Risma adalah berupa pengandaian yang menggambarkan betapa beratnya tugas sebagai Menteri Sosial.

Tim Tabur Ciduk Pejabat Kemenkes Terkait Kegiatan Fiktif
Indonesia
Tim Tabur Ciduk Pejabat Kemenkes Terkait Kegiatan Fiktif

Nurdiana ditangkap Kamis (21/1) malam pukul 22.00 WIB

Keberadaan Youtuber Pemberi Prank Sembako Sampah ke Waria di Bandung Masih Misterius
Indonesia
Keberadaan Youtuber Pemberi Prank Sembako Sampah ke Waria di Bandung Masih Misterius

"Kami imbau juga para pelaku untuk menyerahkan diri," ujar Galih.