Ratusan Juta Data Penduduk Bocor, DPR Minta Polisi Bertindak Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay @TheDigitalArtist)

MerahPutih.com - Sebanyak 279 juta data penduduk Indonesia diduga bocor dan dijual di forum peretas Raid Forums pada 12 Mei 2021.

Data itu diunggah oleh akun bernama kotz. Dalam deskripsinya, data yang dimilikinya itu terdiri dari nama lengkap, KTP, nomor telepon, e-mail, NID, dan alamat.

Informasi ini berdasarkan sebuah cuitan dari akun Twitter @ndagels dan @nuicemedia yang pertama kali mengungkap kebocoran data tersebut. Data bocor itu meliputi informasi yang cukup lengkap dari para penduduk Indonesia.

Baca Juga:

DPRD DKI Dukung Anies Nyalakan Lampu Hias JPO Bertema Bendera Palestina

Adapun informasi pribadi yang bocor meliputi NIK (nomor induk kependudukan), nama, alamat, nomor telepon, dan bahkan jumlah gaji termasuk di dalamnya. Sejauh ini belum diketahui data bocor ini berasal dari instansi mana.

Namun, berdasarkan unggahan yang bagikan @nuicemedia, dugaan menyebutkan data yang bocor tersebut dari BPJS Kesehatan.

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. ANTARA/HO/pri.
Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. ANTARA/HO/pri.

Untuk membuktikan kebenaran data dari 279 juta, si pengunggah data bahkan memberikan sampel berisi 1 juta data penduduk Indonesia. Sampel tersebut diunggah ke laman berbagi File Bayfiles, Anonfiles, dan Mega.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mendesak aparat penegak hukum untuk bertindak.

"Saya pikir kebocoran data sebanyak 279 juta itu perlu segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (21/5).

Baca Juga:

Pelat Nomor Khusus di Kendara Anggota DPR Agar Mudah Dilakukan Pengawasan

Ketua Harian DPP Partai Gerindra itu mengatakan, apabila dugaan itu benar, adanya maka kebocoran itu sangat disayangkan.

Mengingat, kata dia, kerahasiaan itu khawatir bisa jatuh ke tangan pihak-pihak yang tidak berwenang.

"Oleh karena itu, saya minta segera aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dan melakukan tindakan preventif secepatnya agar hal tersebut tidak merugikan masyarakat banyak," tegas dia.

Ia menyatakan, kerahasiaan data seseorang merupakan hal yang penting dan seharusnya tak jatuh ke tangan orang yang tak berwenang. (Knu)

Baca Juga:

DPRD Karanganyar Kritik Surat Edaran Penggalangan Dana untuk Palestina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut 2 Tahun Penjara
Indonesia
Kasus Kerumunan Petamburan, Rizieq Shihab Dituntut 2 Tahun Penjara

Rizieq Shihab dituntut dua tahun penjara dalam kasus kerumunan di Petamburan, Jakarta Pusat.

Diduga Jadi Makelar Kasus, Oknum Lawyer dan Sesjamdatun Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Indonesia
Diduga Jadi Makelar Kasus, Oknum Lawyer dan Sesjamdatun Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Perkara itu berawal dari Christian Halim, anak kandung SK yang ditahan di Polda Jatim karena masalah sengketa infrastruktur.

Jokowi Jadi Salah Satu Pemimpin Muslim Dunia Berpengaruh 2021, Ini Respon PKB
Indonesia
Jokowi Jadi Salah Satu Pemimpin Muslim Dunia Berpengaruh 2021, Ini Respon PKB

Kebijakan-kebijakan Presiden Jokowi menunjukkan sikap yang mendukung toleransi

Selama 4 Hari, Warga Sragen Temukan 2 Mayat Bayi Diduga Hasil Aborsi
Indonesia
Selama 4 Hari, Warga Sragen Temukan 2 Mayat Bayi Diduga Hasil Aborsi

Penemuan dua mayat bayi selama empat hari terakhir di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, dengan kondisi bayi masih belum genap berusia 9 bulan menjadi sorotan publik. Mayat bayi tersebut diduga hasil aborsi.

Sejumlah Komunitas Lakukan Aksi Protes Road Bike Lintasi JLNT
Indonesia
Sejumlah Komunitas Lakukan Aksi Protes Road Bike Lintasi JLNT

Sejumlah kelompok massa akan melakukan aksi menuntut untuk dikembalikan fungsi Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang bukan sebagai lintasan road bike.

Legislator Ini Tolak GeNose Ditarik dari Peredaran
Indonesia
Legislator Ini Tolak GeNose Ditarik dari Peredaran

Memang tidak kita pungkiri kalau terjadi perang dagang di antara para pelaku bisnis obat dan alat kesehatan

[HOAKS atau FAKTA]: Penting Minum Air Kelapa Setelah Divaksin untuk Bersihkan Racun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penting Minum Air Kelapa Setelah Divaksin untuk Bersihkan Racun

Akun Facebook bernama Agok membagikan postingan yang mengklaim bahwa air kelapa dapat digunakan sebagai penangkal racun vaksin COVID-19.

Kejagung Usut Dugaan Korupsi di PT Askrindo Mitra Utama
Indonesia
Kejagung Usut Dugaan Korupsi di PT Askrindo Mitra Utama

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan keuangan PT Askrindo Mitra Utama (AMU) tahun anggaran 2016-2020.

Jakarta Diprediksi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada
Indonesia
Jakarta Diprediksi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang, Warga Diminta Waspada

Pada malam hari, hujan ringan akan terjadi di wilayah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur

Wagub DKI Tegaskan Warga Jakarta yang Tolak Vaksinasi Didenda Rp5 Juta
Indonesia
Wagub DKI Tegaskan Warga Jakarta yang Tolak Vaksinasi Didenda Rp5 Juta

Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria menegaskan, warga Jakarta yang menolak vaksinasi COVID-19 didenda sebesar Rp5 juta sesuai Peraturan Daerah (Perda) DKI Nomor 2 Tahun 2020.