Ratusan Eks Napi Asimilasi COVID-19 Kembali Berbuat Kejahatan Penangkapan eks napi asimilasi di Banjarmasin. (ANTARA/Gunawan Wibisono)

MerahPutih.com- Sudah ratusan eks narapidana yang bebas karena program asimilasi berulah kembali. Ratusan napi tersebut tersebar di 23 olda hingga akhirnya ditangkap kembali.

Mereka mendapatkan program asimilasi dari Menkumham Yasonna Laoly karena khawatir terkena virus corona.

Baca Juga:

Ditjen PAS Cabut Hak Asimilasi Habib Bahar bin Smith

"Narapidana yang tertangkap kembali setelah mendapatkan kebijakan Kemenkumham (Kementerian Hukum dan HAM) akinat adanya COVID-19 total 135 napi," kata Kabagpenum Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/5).

Sejauh ini, lanjutnya, Polda Jawa Tengah dan Polda Sumatera Utara menangkap napi asimilasi berulah kembali paling banyak. Di mana jumlahnya ada sebanyak 17 napi.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan. (ANTARA/HO-Humas Polri/am)
Kepala Bagian Penerangan Umum Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan. (ANTARA/HO-Humas Polri/am)

Kemudian, di posisi kedua ada Polda Riau dengan 12 napi. Sedangkan paling sedikit yakni Polda Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua Barat, dan Bali dengan jumlah satu napi.

"Sisanya Polda Kalimantan Barat 10 napi, Polda Jawa Timur tujuh, Banten tiga, Kalimantan Timur empat, Polda Metro Jaya enam, Kalimantan Selatan empat, Kalimantan Utara tiga, Kalimantan Tengah tiga, Sulawesi Tengah lima, Jawa Barat 11, Sulawesi Utara dua, Sulawesi Selatan tiga, Lampung enam, Daerah Istimewa Yogyakarta lima, Sumatera Selatan enam, dan Sumatera Barat tujuh napi," katanya.

Baca Juga:

Ratusan Eks Napi Asimilasi Kembali Berbuat Pidana

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) mencatat, sebanyak 30 ribu lebih narapidana dan anak yang tengah menjalani pidana di lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan dan lembaga pembinaan khusus anak (LPKA) seluruh Indonesia akan dikeluarkan dari tahanan.

Hal ini dilakukan untuk pencegahan dan penanggulangan penyebaran corona yang tengah mewabah di Indonesia pada khususnya, dan seluruh dunia pada umumnya. (Knu)

Baca Juga:

Sejumlah Eks Napi Asimilasi Diberdayakan Bantu Siskamling Cegah Corona


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH