Ratna Sarumpaet dan Prabowo-Sandi Dilaporkan ke Polda Metro Jaya Ketua Cyber Indonesia Habib Muannas Alaidid (Foto:Twitter @muannas_alaidid)

MerahPutih.Com - Kasus hoaks Ratna Sarumpaet berujung laporan polisi. Ratna diduga menyebarkan informasi bohong terkait penganiayaan dan pemukulan terhadap dirinya. Seorang pengacara bernama Muannas Alaidid melaporkan Ratna Sarumpaet ke Polda Metro Jaya.

Bukan hanya Ratna saja, Prabowo Subianto bersama Cawapresnya Sandiaga Uno serta politisi Gerindra Fadli Zon juga akan dilaporkan Muannas Alaidid.

"Ya banyak ada Ratna Sarumpaet, Prabowo, Sandiaga, Fadli Zon terkait informasi bohong," kata Muannas saat dikonfirmasi di Jakarta Rabu (3/10).

Selain nama-nama besar di atas, Muannas juga menyebutkan politikus Rachel Maryam, Hanum Rais, Naniek S Dayang dan Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak pun akan diadukan sebagai terlapor.

Ketua Umum Cyber Indonesia itu menegaskan penyelidikan yang dilakukan polisi menunjukkan Ratna telah menyampaikan dan menyebarkan informasi bohong melalui media sosial.

Muannas Alaidid SH
Pengacara Muannas Alaidid (Foto: Twitter @muannas_alaidid)

Menurut Muannas, sejumlah nama seperti Rachel Maryam, Hanum Rais, Naniek S Dayang diduga menyebar "hoax" melalui media sosial, sedangkan Fadli Zon, Dahnil Simanjuntak dan Sandiaga Uno menyebarkan informasi tanpa fakta melalui media online.

Tersangkutnya dalam Prabowo Subianto dalam kasus hoaks Ratna menurut Muannas, karena Prabowo Subianto diduga ikut penyebar hoaks melalui televisi dengan mengadakan konferensi pers.

Ia menuturkan pihaknya akan membawa barang bukti berupa gambar tangkap layar (screenshots) akun media sosial media online yang memuat informasi bohong pengeroyokan Ratna Sarumpaet.

Muannas sebagaimana dilansir Antara akan melaporkan Ratna cs berdasarkan dugaan melanggar Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 soal penyebaran berita bohong dan Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sebelumnya, beredar kabar aktivis Ratna Sarumpaet menjadi korban pengeroyokan sejumlah orang tidak dikenal di sekitar Bandara Husein Sastranegara Bandung Jawa Barat pada 21 September 2018.

Namun tidak lama berselang, ibunda artis Atiqah Hasiholan itu memohon maaf lantaran telah menyampaikan kebohongan terkait dengan informasi pengeroyokan terhadap dirinya.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Rupiah Tembus Rp15.000 per Dolar AS, Rizal Ramli: Mohon Maaf, Ini Baru Permulaan



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH