Kuliner
Rasakan Kesegaran 3 Minuman Khas Pontianak Beraneka ragam minuman mnyegarkan asal Pontianak (Foto: Unsplash/kaizen-nguy)

INDONESIA memang penuh dengan ragam kulinernya. Makanan yang lezat dipenuhi aroma rempah dan minuman yang menyegarkan terbuat dari berbagai jenis tanaman.

Tak kurang pula dari Pontianak yang memiliki keragaman suku bangsa, tentunya memiliki keragaman kuliner. Minuman yang datang dari pulau ini dapat menyingkirkan dahaga yang menyerang di siang hari. membuatnya sangat mudah tak butuh waktu lama.

Baca Juga:

Sup Rempah Penjaga Daya Tahan Tubuh

1. Es tebu

es
Air tebu dengan es batu sangat menyegarkan. (Foto: Pexels/Adrienne Andersen)

Tebu adalah minuman yang menyegarkan selain itu tebu juga memiliki banyak manfaat. Seperti merawat kulit, menurunkan kadar kolestrol dan menurunkan risiko penyakit ginjal. Minuman ini dapat membuat tidur lebih nyenyak karena menurunkan tingkat stres. Minuman yang satu ini paling mudah ditemukan kalau kamu berada disekitar kota Pontianak.

2. Es lidah buaya

es
Lidah buaya di Pontianak berbeda dengan tempat lainnya. (Foto: Unsplash/Kat Jayne0

Minuman segar yang berasal dari kota Pontianak ini merupakan minuman yang tidak asingdi Indonesia. Konon minuman yang dijual di Pontianak ini jauh lebih menyegarkan ketimbang dari tempat lainnya. Minuman ini disajikan dengan potongan lidah buaya berbentuk dadu. Es lidah buaya biasanya banyak bermunculan saat bulan puasa.

Baca Juga:

Bisa Bikin Sendiri Lontong yang Enak dan Cantik

3. Es jeruk peras

es
Es jeruk minuman asal Pontianak yang menyegarkan. (Foto: Unsplash/huan-minh)

Kalau es jeruk bisa jadi sudah tidak asing, banyak dijajakan di seluruh Indonesia. Namun kota Pontianak yang dikenal pula dengan jeruknya menyajikan kesegaran yang berbeda. Jeruk Pontianak memang berbeda dengan jeruk lainnya. Jenis jeruk ini merupakan jeruk Siam, yang memiliki kulit tipis dan mengkilat. Jeruk ini terasa manis, dan lebih segar bila ditambahkan dengan es batu. (joe)

Baca Juga:

5 Rekomendasi Green Smoothies Enak Bebas Rasa Sayuran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Martabak, Camilan Lezat Paling Laris di Malam Hari
Kuliner
Martabak, Camilan Lezat Paling Laris di Malam Hari

Jangan terlalu sering, nanti bikin gemuk.

Ini Alasan Wisata 'Hantu' Sangat Potensial di Indonesia
Travel
Ini Alasan Wisata 'Hantu' Sangat Potensial di Indonesia

Wisata 'Hantu' Sangat Potensial di Indonesia

Wisata Alam Jadi Favorit Pelancong Liburan ke Yogyakarta
Travel
Wisata Alam Jadi Favorit Pelancong Liburan ke Yogyakarta

Tren pelancong mengunjungi wisata alam kini dikombinasi dengan kegiatan olahraga seperti bersepeda, memancing dan jogging.

TikTok Kembali Berulah, Iga Jagung Menjadi Tren
Kuliner
TikTok Kembali Berulah, Iga Jagung Menjadi Tren

Iga jagung telah menjadi tren viral di TikTok, tetapi hidangan tersebut tampaknya berasal dari restoran.

Peserta Seniman Asing Tampil dalam International Mask Festival 2021
Tradisi
Peserta Seniman Asing Tampil dalam International Mask Festival 2021

Dari jumlah tersebut sebanyak empat peserta ambil bagian dalam acara seni pertunjukan tersebut.

Antusiasme Warga Yogyakarta Menjajal Commuterline, Selfie hingga Bikin tiktok
Travel
Antusiasme Warga Yogyakarta Menjajal Commuterline, Selfie hingga Bikin tiktok

Salah seorang penumpang, Andi mengatakan ia sengaja datang karena ingin merasakan sensasi naik KRL.

Warga Yogyakarta dilarang Main Petasan Saat Malam Takbiran
Travel
Warga Yogyakarta dilarang Main Petasan Saat Malam Takbiran

Fokus penjagaan petugas adalah diobjek vital serta lokasi wisata favorit seperti Malioboro, Alun-alun dan Titik nol km.

5 Hewan yang Mempercantik Indonesia
Travel
5 Hewan yang Mempercantik Indonesia

indonesia memiliki keunikan alamnya seperti hewan-hewan yang mempercantik di Indonesia, unik, dan hanya ada di Indonesia.

Pergi ke Sumba Timur, Jangan Lupa Mampir ke ‘Surga’ Ini
Travel
Pergi ke Sumba Timur, Jangan Lupa Mampir ke ‘Surga’ Ini

Pastikan datang bersama teman-teman untuk berswafoto.

Bangsal Witana, Cikal Bakal Keraton Cirebon
Travel
Bangsal Witana, Cikal Bakal Keraton Cirebon

Bangsal Witana dibangun Ki Gedeng Alang-alang pada abad ke-14 masehi.