Rano Karno hingga Jaja Miharja Antar Muhamad-Saraswati di Debat Kedua Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Muhamad- Rahayu Saraswati didampingi Rano Karno dan Jaja Miharja. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.com - Mantan Gubernur Banten Rano Karno, penyanyi dan komedian Jaja Miharja, serta Sekjen PSI Raja Juli Antoni mendampingi pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan nomor urut 1 H Muhamad dan Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, dalam debat Pilkada Tangsel putaran ke-2, di stasiun Metro TV, Kamis (3/12).

"Kami berdua mendampingi paslon wali kota dan wakil wali kota terbaik untuk warga Tangsel, Haji Muhamad dan Mpok Saraswati. Kami percaya mereka berdua akan membuat perubahan yang lebih baik bagi Tangsel," kata pemeran Si Doel itu.

Dalam kesempatan yang sama, Raja Juli Antoni menegaskan keunggulan Muhamad-Saraswati sudah tampak dalam beberapa hasil survei.

Baca Juga:

Rahayu Saraswati Lebih Memilih Membangun LRT di Tangsel karena Alasan Ini

"Paslon Muhamad-Saraswati sedang di atas angin, hasil survei dari lembaga-lembaga survei kredibel mengunggulkan mereka, program-program mereka paling rasional dan berpihak pada kepentingan rakyat," ujarnya.

Meski demikian, Raja Juli menyoroti masalah netralitas aparatur sipil negara (ASN) di Tangsel. Dia mengimbau penyelenggara pemilu di Tangsel bisa menjamin pilkada berjalan bersih, jujur, dan adil.

"Namun di sisi lain saya mendapatkan laporan ada masalah netralitas ASN dan kasus politik uang di Tangsel," imbuhnya.

Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Muhamad- Rahayu Saraswati didampingi Rano Karno dan Jaja Miharja. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)
Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Muhamad- Rahayu Saraswati didampingi Rano Karno dan Jaja Miharja. (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Sementara, Jaja Miharja saat diminta tanggapan soal kehadirannya mendampingi Muhamad-Saraswati menjawab dengan pantun.

"Saya tidak jago debat, saya jago pantun saja: kue bolu dibuntel kaen, tukang atep ngisep cerutu, elu boleh pilih yang laen, gue tetep milih nomer satu... Jalan-jalan ke kota Mekkah, jalan kaki keliling Ka'bah, kalau mau Tangsel berkah, kita pilih Muhamad-Sarah," kata Jaja Miharja melepas pantun-pantunnya.

Baca Juga:

Kata Si Doel Soal Jagoannya Muhamad dan Saraswati

Haji Muhamad mengucapkan terima kasih atas kehadiran tokoh-tokoh tersebut mendampingi dirinya dan Rahayu Saraswati dalam debat.

"Ini menunjukkan dukungan yang luar biasa kepada Muhamad-Saraswati," kata Haji Muhamad. (Pon)

Baca Juga:

Datangi Polres Tangsel, Rahayu Saraswati Desak Pelaku Pelecehan Dirinya Diproses Hukum

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Positif COVID-19, Kondisi Surya Paloh Baik dan Stabil
Indonesia
Positif COVID-19, Kondisi Surya Paloh Baik dan Stabil

Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh terkonfirmasi positif COVID-19.

DPRD dan Pemprov DKI Kembali Bahas APBD-P 2020 di Puncak
Indonesia
DPRD dan Pemprov DKI Kembali Bahas APBD-P 2020 di Puncak

DPRD DKI Jakarta bersama Pemprov kembali menggelar rapat pembahasan APBD Perubahan Tahun Anggaran 2020 di Puncak Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Terkait WNI di Tiongkok, Berikut Imbauan MUI kepada Pemerintah
Indonesia
Terkait WNI di Tiongkok, Berikut Imbauan MUI kepada Pemerintah

MUI juga mengimbau seluruh masyarakat agar menaati anjuran pemerintah melalui "travel warning" ke negara-negara terpapar corona.

  Negara Jangan Diam Saja Terkait Nasib Ratusan Simpatisan ISIS yang Berstatus WNI
Indonesia
Negara Jangan Diam Saja Terkait Nasib Ratusan Simpatisan ISIS yang Berstatus WNI

"Nah itu undang-undang konstitusi kita juga menyatakan begitu, undang-undang wanita juga begitu, perlindungan maksimal ya. Tapi memang negara harus bertindak, bersikap gitu," ujar Bonar

Terjadi 17 Kali Guguran Lava Pijar, Kubah Gunung Merapi Bertambah Signifikan
Indonesia
Terjadi 17 Kali Guguran Lava Pijar, Kubah Gunung Merapi Bertambah Signifikan

BPPTKG mencatat terjadi penambahan kubah lava di puncak Gunung Merapi secara signifikan.

 Beredar Pesan Arahan Anies Terkait Corona, Pemprov DKI Pastikan Itu Hoaks
Indonesia
Beredar Pesan Arahan Anies Terkait Corona, Pemprov DKI Pastikan Itu Hoaks

Catur pun meminta kepada masyarakat yang mendapatkan informasi corona bisa ditanyakan langsung pihak Pemprov DKI, jangan menelan mentah-mentah pesan Whatsapp.

 Muncul Petisi Tunda Pilkada Demi Kesehatan dan Keselamatan Publik
Indonesia
Muncul Petisi Tunda Pilkada Demi Kesehatan dan Keselamatan Publik

Karena itu kami memikirkan cara lain yaitu mengumpulkan aspirasi bahwa pilkada tidak seharusnya tetap dilakukan dengan kualitas yang menurun,” jelas Hadar

Anies Dinilai Sengaja Ingin Dikritik Demi Dapat Simpati Publik
Indonesia
Anies Dinilai Sengaja Ingin Dikritik Demi Dapat Simpati Publik

Anies seperti membuat strategi agar dikritik bahkan di bully agar terlihat menjadi korban dan mendapat simpati publik.

Anies Terbitkan Ingub Kewaspadaan Virus Corona, PSI: Keputusan Tepat
Indonesia
Anies Terbitkan Ingub Kewaspadaan Virus Corona, PSI: Keputusan Tepat

"Sudah seharusnya dilakukan agar ada upaya multisektor dalam pencegahan penularan COVID-19," kata Idris