Ramadan dan Kemenangan Muslim di Medan Perang Hulagu Khan. (Foto/id.wikipedia.org)

RATUSAN ribu tentara Mongol mengepung Baghdad pada 1258. Hulagu Khan, sang jendral, berhasil menghancurkan Abbasiyah, Kekhalifahan modern paling dielu-elukan saat itu. Ribuan orang dibunuh dan buku-buku karangan sarjana ditenggelamkan hingga air sungai menjadi hitam karena tinta.

Dua tahun berselang, tentara Islam bangkit membuat serangan balas. Qutuzdan dan Baibars, pemimpin Bani Mameluk, berkemah di tanah suci Palestina pada Juli 1260. Di sana mereka menyusun strategi untuk memukul mundur tentara mongol.

Pada 15 Ramadan 658 H atau 3 September 1260 M peperangan pecah. Panglima Baibars yang sudah menyusun strategi, memancing pasukan berkuda Mongol dan di arahkan ke lembah sempit di Ain Jalut. Pasukan Mongol terjebak dan Bani Mameluk melakukan serangan balik. Kitbuqa, yang memimpin pasukan Mongol ditawan dan kemudian dieksekusi.

Mongols besieging Baghdad in 1258. (Foto/id.wikipedia.org)
Mongols besieging Baghdad in 1258. (Foto/id.wikipedia.org)

Kisah di atas adalah salah satu keberhasilan pasukan Islam di medan perang pada bulan Ramadhan. Masih banyak kisah sukses tentara Islam di medan perang pada Ramadhan. Berikut merahputih.com merangkum 6 kemenangan tentara Islam di medan perang pada bulan Ramadhan;

Perang Badar

Pada hari Jumat 2 Ramadhan tahun ke-2 H terjadi perang pertama dalam Islam. Perang tersebut dikenal dengan nama Perang Badar. Badar adalah sebuah lembah yang terletak di antara Madinah dan Makkah. Dalam perang ini, tentara Islam mengontrol lokasi strategis dengan menguasai sumber air yang ada di daerah tersebut.

Perang ini melibatkan tentara Islam sebanyak 313 anggota berhadapan dengan 1.000 tentara musyrikin Makkah yang lengkap bersenjata. Dalam perang ini, tentara Islam memenangkan pertempuran dengan 70 tentara musyrikin terbunuh, 70 lagi ditawan. Sisanya melarikan diri.

Pembebasan Spanyol

Pada 28 Ramadan tahun ke-92 H, panglima Islam bernama Tariq bin Ziyad dikirim pemerintahan Bani Umayyah untuk menawan Andalusia atau Spanyol. Tariq memimpin armada Islam menyeberangi laut yang memisahkan Afrika dan Eropa.

Setelah pasukan Islam mendarat, Tariq membakar kapal-kapal tentara Islam agar mereka tidak berpikir untuk mundur. Akhirnya pasukan Tariq berhasil menguasai Andalusia dan menyelamatkan rakyat Andalus yang dizalimi. Sejarahnya dapat ditemukan di pintu masuk al-Andalus.

Perang Zallaqah

Peristiwa ini terjadi setelah subuh hari Jumat, bulan Ramadan tahun 459 H. Ketika itu, terjadi kebangkitan dinasti Murabit di Afrika Utara. Gubernur Cordova, Al Muktamin meminta bantuan Sultan Dinasti Murabit, Yusuf bin Tasyifin untuk memerangi Alfonso VI.

Tentara yang dipimpin oleh Alfonso VI yang berjumlah 80.000 tentara berhasil dikalahkan. Dalam waktu yang singkat Sultan Yusuf berhasil menguasai seluruh Spanyol dan menyelamatkan umat Islam. Setelah itu, Dinasti Murabit di Spanyol berdiri sejak 1090 sampai 1147 M.

Perang Ain Jalut

Pada 15 Ramadan 658 H bersamaan 1260 M, tentara Islam bangkit membuat serangan balas. Tentara Islam dan para ulama pimpinan Sultan Qutuz dari dinasti Mamluk, Mesir menyerbu ke Palestina setelah Mongol menguasainya. Kedua pihak bertemu di Ain jalut. Terjadilah Perang Ain Jalut.

Dalam pertempuran itu, tentara Islam meraih kemenangan dan berhasil menawan Kitbuqa Noyen, penasihat Hulagu Khan yang menasihatinya untuk menyerang Baghdad. Kitbuqa akhirnya dieksekusi.

Peperangan Yakhliz

Pada 15 Ramadan 1294 H, tentara Islam dari Dinasti Ottoman yang dipimpin oleh Ahmad Mukhtar Basya dengan jumlah 34.000 anggota mengalahkan tentara Rusia yang berjumlah 740.000. Sebanyak 10.000 tentara Rusia tewas dalam pertempuran itu. Ia menjadi kebanggaan umat Islam mempertahankan agama yang diancam oleh pemerintah Tzar di Rusia.

Perang Yom Kippur

Dalam sejarah modern, terjadi Perang Yom Kippur yang melibatkan tentara Islam (Mesir dan Syria) dengan tentara Israel pada 10 Ramadan 1390 H bertepatan dengan 6 0ktober sampai 22 atau 24 Oktober 1973 M. Perang Yom Kippur, juga dikenal sebagai perang Arab-Israel 1973, Perang Oktober, dan Perang Ramadan. (*)

Kredit : zaimul

Tags Artikel Ini

Zaimul Haq Elfan Habib