berita-singlepost-banner-1
Rakyat Kecil Menjerit di Tengah Pendemi COVID-19, Anies Diminta Bertindak Gubernur DKI Anies Baswedan. Foto: ANTARA
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Pengamat kebijakan publik Azas Tigor Nainggolan menilai, pembatasan sosial yang sudah berlangsung hampir dua minggu ini berdampak pada pekerja informal. Seperti pedagang dan buruh harian. Hal ini karena mereka sepi pembeli dan pesanan.

Azas mengatakan, para pedagang dan buruh harian harusnya mendapat prioritas perlindungan kehidupannya ditengah bencana seperti sekarang ini.

Baca Juga

PSI Suruh Anies Didik Warganya Jangan ke Warung Tiap Hari

"Usaha atau pekerjaan mereka pendapatan atau penghasilannya banyak yang hanya untuk tabungan persiapan hidup harian atau 1-2 Minggu saja," kata Azas dalam keteranganya di Jakarta, Kamis (26/3).

Azas melanjutkan, upaya melawan virus Corona itu jangan pula melupakan dampak ikutan atas kebijakan atau peraturan yang diambil.

"Seperti sekarang sudah mulai terasa adalah kesulitan hidup rakyat kecil sebagai dampak dari penutupan dan pembatasan interaksi sosial uang diambil pemerintah," terang Azas.

Menurut Azas, Gubernur DKI Anies Baswedan bisa menggunakan anggaran Bantuan Sosial dalam APBD Jakarta untuk membuat program jaring pengaman sosial dampak dari situasi bencana virus Corona.

Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan. (Foto: MP/John Abimanyu)
Pengamat transportasi Azas Tigor Nainggolan. (Foto: MP/John Abimanyu)

Sebagai Gubernur Jakarta, tidak boleh hanya main larang-larang dan tutup-tutup saja kegiatan publik tanpa ada kebijakan jaring pengaman sosial bagi kehidupan sulit rakyat kecil.

"Harap Anies Baswedan segera membuat langkah nyata melindungi warganya, khususnya rakyat kecil yang mendapatkan dampak sangat buruk bagi kehidupannya di tengah situasi sulit sekarang," jelas Koordinator Forum Warga Kota Jakarta ini.

Selain itu, Azas juga meminta kepada anggota DPRD juga menggunakan fungsi budgeting untuk membuat program jaring sosial berupa bantuan bahan pokok. Atau bantuan tunai untuk rakyat kecil yang mendapat dampak paling berat dari situasi bencana COVID-19.

"Mari Anies Baswedan dan anggota DPRD Jakarta bantu warga Jakarta yang sedang kesulitan hidup," harap Azas.

Anies Baswedan sebelumnya meminta seluruh perusahaan di Jakarta untuk menghentikan kegaiatan perkantoran demi menekan angka penularan virus corona. Meski begitu, Anies tak menampik keputusan ini berdampak pada pekerja yang memiliki penghasilan harian.

"Ini punya konsekuensi yang tidak sederhana. Sebagian dari masyarakat kita punya pekerjaan mengandalkan penghasilan harian akan berdampak. Kita sudah hitung dan memiliki datanya," ujar Anies

Baca Juga

Wisma Atlet Cuma Bisa Terima Kasus Ringan, Pasien Berat Dioper ke RS Lain

Anies memastikan akan membantu para pekerja yang terdampak. Saat ini, ia telah mendata angka pekerja termasuk merumuskan besaran subsidinya.

"Para penerima bantuan-bantuan subsidi di DKI ada 1,1 juta orang di Jakarta yang itu semua kita akan secara bertahap berikan bantuan. Sekarang sedang dirumuskan besaran, metode mengikuti perkembangan," ungkapnya. (Knu)


berita-singlepost-mobile-banner-3
Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6