Viral Para Menteri Jokowi  Tak Pakai Masker dan Tanpa Jaga Jarak di RKTM Bali Foto bersama saatRapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) 2020 di Bali. (Foto: MP/Twiter @airlangga_hrt)

MerahPutih.com - Sungguh miris para Menteri Jokowi-Maruf Amin memberikan contoh yang kurang baik kepada masyarakat dengan tidak memakai masker di tengah COVID-19, saat Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) 2020 di Bali.

Harusnya, para menteri atau pejabat mempertontonkan perilaku dengan menaati protokol kesehatan pencegahan COVID-19 untuk melawan virus mematikan itu. Bukan malah menabrak kebijakan yang sudah dibuatnya.

Baca Juga:

Masker Termahal di Dunia, Harganya Mencapai Rp22 Miliar

Apalagi, pemerintah saat ini selalu meminta kepada masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan agar virus corona tak semakin meluas.

Ada sejumlah pembantu Jokowi yang konyol tak mengindahkan protokol kesehatan saat RKTM yakni Menteri Koordinator Bidang Perekonomian; Airlangga Hartarto; Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo; Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki; Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto.

Kemudian Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan A. Djalil; Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita; Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Brodjonegoro; dan Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah.

Dengan bangganya, foto sejumlah menteri yang melawan arahan Jokowi dengan abai melaksanakan protokol kesehatan di posting Airlangga Hartarto melalui medos Twitter-nya.

"Saya memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) 2020 terkait ‘Program Strategis Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional’ yang berlangsung selama 21-22 Agustus di Hotel Sofitel Bali," tulis Airlangga.

Foto bersama  saatRapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) 2020 di Bali. (Foto: MP/Twiter @airlangga_hrt)
Foto bersama saatRapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) 2020 di Bali. (Foto: MP/Twiter @airlangga_hrt)

Fotonya pun tersebar luas di kalangan masyarakat. Publik pun geram tak luput ada yang meluapkan kritikan terhadap para pembantu Jokowi-Maruf Amin itu.

Seorang pengguna Twitter Pandu Kurniawan mengkritik di kolom komentar Twitter Menteri Airlangga. Pandu menyayangkan sikap para menteri yang melawan arus arahan pemerintah sendiri yang harus menerapkan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai virus corona.

"Sekelas menteri aja ga ada jaga jarak dan pakai masker, duh mirisnya. Gini nyalahkan masyarakat kalau covid terus menyebar. Dasar emang ga pernah ngaca," cetus Pandu.

Baca Juga:

Masker N95 Paling Efektif Tangkal COVID-19? Ini Kata Pakar

Tak cuma sekali komentar, Pandu kembali melancarkan kritiknya. Ia menyarankan publik tak usah menggunakan masker lanyaran pejabat pemerintah yang membuat aturan tak menjalankan protokol kesehatan.

"Gak usah pakai masker gapapa guys, bapak ibu ini yang mencontohkan," komentarnya lagi.

Masyarakat pun wajar saja bila tak patuh melaksanakan protap kesehatan COVID-19 karena para peminpin negeri ini mencontohkan untuk tak patuh pada aturan. Hal itu diutarakan akun Twitter Oppa Lebug.

"Wajar sih kalau rakyat bandel Ndak pakai masker. Lah ini menteri-menteri yang kasi contoh. Sebelum menyalahkan rakyat, liat dulu yang di atas gimana," sesalnya.

Pengguna lain berkomentara, "Koq tidak pakai masker dan social distancing ya pak....," tulis akun Twitter @Sutrisn48944221.

"No masker, no distancing," tulis pengguna lain @AlnissaStore. (Asp)

Baca Juga:

Anies Izinkan Warga Tak Pakai Masker saat Berolahraga di Luar Ruangan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bawaslu Gelar Patroli Politik Uang di Masa Tenang Pilkada
Indonesia
Bawaslu Gelar Patroli Politik Uang di Masa Tenang Pilkada

Fritz perintahkan seluruh jajaran pengawas untuk berpartisipasi dalam mengawasi konten media sosial (medsos).

Rekening FPI Dibekukan, Rizieq Berencana Bikin Lagi
Indonesia
Rekening FPI Dibekukan, Rizieq Berencana Bikin Lagi

"Tanggapannya (HRS) sabar, ini perjuangan. Perjuangan harus sabar dan mengedepankan persaudaraan," kata pengacara Rizieq, Azis Yanuar.

KKB Papua Juga Diduga Lakukan Kekerasan Seksual
Indonesia
KKB Papua Juga Diduga Lakukan Kekerasan Seksual

Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri menyebut, pihaknya tengah menyelidiki kelompok kriminal bersenjata (KKB) juga melakukan pelecehan seksual di Distrik Beoga, Kabupaten Puncak.

Vaksinasi COVID-19 Bagi Lansia di Jabar Masih Sangat Rendah
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Bagi Lansia di Jabar Masih Sangat Rendah

Ada sejumlah keterbatasan bagi lansia untuk mengikuti vaksinasi, seperti faktor usia yang tidak memungkinkan berangkat ke lokasi pelayanan vaksinasi sendirian.

MPR Kritik Kebijakan Guru Wajib Absen Sidik Jari di Sekolah
Indonesia
MPR Kritik Kebijakan Guru Wajib Absen Sidik Jari di Sekolah

Dinas Pendidikan diminta untuk mempertimbangkan kondisi daerahnya dan memperhatikan usulan dari tim penanganan COVID-19, serta lebih cermat dalam mengambil kebijakan di tengah wabah.

Di Tengah Pandemi, UU ITE Bikin Tambah Kesusahan Masyarakat
Indonesia
Di Tengah Pandemi, UU ITE Bikin Tambah Kesusahan Masyarakat

Rencana merevisi UU ITE menuai dukungan. Pasalnya, aturan itu selama ini dianggap mengekang hak warga untuk menyampaikan kritik.

KPK Konfrontir Aktor Rudy Wahab Soal Akta Tanah Kasus Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin
Indonesia
KPK Konfrontir Aktor Rudy Wahab Soal Akta Tanah Kasus Eks Bupati Bogor Rachmat Yasin

Rudy mengaku hanya mencocokkan keterangannya dengan pernyataan dua saksi lain yang juga diperiksa tim penyidik KPK hari ini.

 KPK Minta Kepala Daerah Baru Dilantik Tidak Korupsi
Indonesia
KPK Minta Kepala Daerah Baru Dilantik Tidak Korupsi

KPK melalui program-program pencegahan, koordinasi dan supervisi akan mendorong perbaikan tata kelola pemerintahan daerah yang transparan dan akuntabel.

Ketua KPK Filri Bahuri Tegaskan Akan Sikat Praktik Jual Beli Jabatan
Indonesia
Ketua KPK Filri Bahuri Tegaskan Akan Sikat Praktik Jual Beli Jabatan

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menegaskan akan menindak segala bentuk tindak pidana korupsi dalam bentuk praktik jual beli jabatan

Wanita yang Mesum di Halte Bus Kramat Dibawa ke RS untuk Periksa Kejiwaan
Indonesia
Wanita yang Mesum di Halte Bus Kramat Dibawa ke RS untuk Periksa Kejiwaan

Polisi bakal membawa MA (21), wanita pelaku mesum di halte bus Kramat, Jakarta Pusat ke Rumah Sakit.