Rakernas I PDIP: Prananda Prabowo Gagas Balai Kreasi untuk Berdayakan UMKM Lokal

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Minggu, 11 Januari 2026
Rakernas I PDIP: Prananda Prabowo Gagas Balai Kreasi untuk Berdayakan UMKM Lokal

Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif, Prananda Prabowo. (Foto: Dok. PDIP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PDI Perjuangan (PDIP) menyiapkan langkah strategis untuk memperluas lapangan kerja, khususnya bagi anak muda, melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Agenda tersebut dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP dan dipimpin langsung oleh Ketua DPP PDIP Bidang Ekonomi Kreatif, Prananda Prabowo.

Politikus muda PDIP, Muhammad Syaeful Mujab, menyampaikan bahwa isu ketenagakerjaan generasi muda menjadi salah satu perhatian utama dalam pembahasan komisi khusus Rakernas.

“Perihal bagaimana lapangan pekerjaan, ini menjadi concern juga di PDI Perjuangan. Karena itu, dalam Rakernas pertama ini ada komisi yang secara khusus membahas pemuda dan komunikasi politik,” ujar Mujab di sela-sela Rakernas I PDIP di Beach City International Stadium, Ancol, Jakarta, Minggu (11/1).

Baca juga:

PDIP Kritik Wacana Pilkada Lewat DPRD: Demokrasi Jangan Maju Mundur seperti Poco-Poco

Mujab menjelaskan, langkah konkret partai akan diwujudkan melalui pembinaan UMKM yang terstruktur hingga ke tingkat daerah. Program tersebut berada di bawah koordinasi Prananda Prabowo melalui gagasan Balai Kreasi.

“Kita akan membina banyak sekali UMKM. Amanatnya, DPC-DPC wajib membentuk Balai Kreasi. Di situ, setiap DPC melakukan pembinaan UMKM lokal di daerah masing-masing,” jelasnya.

Menurut Mujab, pendekatan ini dilakukan agar PDIP tidak hanya berhenti pada wacana kebijakan, melainkan menghadirkan dukungan nyata yang menyentuh langsung masyarakat di akar rumput.

Baca juga:

PDIP Beri Penghargaan 6 Kader Pelopor di HUT ke-53, Ada Ribka Tjiptaning Hingga FX Rudy

Dalam kesempatan yang sama, PDIP juga menampilkan contoh konkret pemberdayaan kelompok rentan. Mega Putri Novia, yang turut hadir dalam konferensi pers Rakernas, menunjukkan produk kopi yang dikonsumsinya sebagai bentuk dukungan terhadap UMKM yang melibatkan penyandang disabilitas.

“Ini kopi yang memberdayakan kawan-kawan disabilitas. Bagaimana melibatkan UMKM, termasuk kawan disabilitas, menjadi fokus PDIP untuk menghadirkan lapangan kerja bagi anak muda,” kata Mega.

Selain diskusi kebijakan, Rakernas I PDIP juga menampilkan fashion show yang menampilkan produk dari berbagai brand UMKM lokal. Mujab menyebut agenda tersebut sebagai bukti keterlibatan langsung UMKM dalam ekosistem ekonomi partai.

“Tadi kawan-kawan menyaksikan fashion show dengan berbagai brand UMKM. Itu bukti nyata bagaimana PDIP melibatkan mereka dalam ekosistem ekonomi partai,” pungkasnya. (Pon)

#PDIP #UMKM #Rakernas PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Berita
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Perkembangan kasus ijazah Gibran terkini mencakup putusan MK, wacana pansus dan hak angket DPR, respons Jokowi, hingga pengaduan ke Bareskrim.
ImanK - Minggu, 11 Oktober 2026
Perkembangan Kasus Ijazah Gibran Terkini: Dari Hak Angket hingga Laporan Bareskrim
Indonesia
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Sebanyak 16,4 persen responden pelaku bisnis mengatakan, permasalahan pengembangan bisnis masih ada pada birokrasi,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Bagikan