Raker Komisi I DPR dengan Menhan, Panglima TNI dan KSAD Digelar Tertutup DPR RI. (Foto: MP/Dicki Prasetia)

MerahPutih.com - Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja bersama Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, KSAD Jenderal Dudung Abdurrachman, KSAL Yudo Margono, Senin (26/9).

Rapat di gedung DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta inidigelar tertutup. Rapat beragendakan membahas penyesuaian RKA Kemenhan/TNI tahun 2023 serta isu krusial.

Sebelum RDP diputuskan secara tertutup, Ketua Komisi I Meutya Hafid yang memimpin sidang meminta kesepakatan kepada anggota Komisi I dan Menhan Prabowo.

Baca Juga:

Akhirnya, Panglima Andika dan KSAD Dudung Duduk Bareng di Rapat DPR

“Baik, rapat kami buka dengan sifat tertutup,” kata Meutya.

Setelah itu yang bukan peserta rapat diminta Meutya untuk meninggalkan ruang rapat.

Jenderal Dudung memenuhi janjinya untuk menghadiri rapat tersebut. Ia hadir bersama Jenderal Andika, menyusul Menhan Prabowo Subianto yang tiba lebih dulu.

Sebelumnya, ketidakhadiran Prabowo dan KSAD Dudung pada raker pada Senin (5/9) sempat memunculkan polemik. Namun, Komisi I DPR lebih mempersoalkan Dudung yang sering absen di rapat tak menemani Panglima TNI Andika Perkasa.

Saat itu, Panglima TNI Andika hanya ditemani KSAL Laksamana Yudo Margono serta KSAU Fadjar Prasetyo. Dudung absen dengan alasan kunjungan ke Kodam II Sriwijaya untuk memeriksa kesiapan operasi Satgas Yonif.

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Wakil Ketua Banggar DPR Jatuh Pasca Setujui Penarikan LPG 3 Kg

Absennya Dudung membuat raker dibanjiri interupsi dari sejumlah anggota Komisi I DPR. Mereka pertanyakan Dudung yang sering tak hadir dengan alasan agenda yang dinilai bukan prioritas.

Isu ketidakharmonisan Dudung dengan Panglima TNI pun dilempar oleh anggota Komisi I DPR dari Fraksi PDIP Effendi Simbolon. Menurut dia, isu itu membuat adanya ketidakpatuhan sehingga TNI seperti gerombolan yang melebihi ormas.

Imbas omongan itu, Effendi diprotes banyak prajurit TNI. Politikus PDIP itu pun sempat menyampaikan permintaan maafnya kepada TNI terutama Panglima Andika dan KSAD Dudung. (Pon)

Baca Juga:

Ketua DPR: Ketahanan Pangan Penting, tapi Petani Juga Harus Sejahtera

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemendagri Ingatkan Bahaya Selfie dengan KTP-el
Indonesia
Kemendagri Ingatkan Bahaya Selfie dengan KTP-el

Terdapat hal penting yang perlu disikapi dalam era ekonomi baru yang serba digital tersebut.

Gibran Mengaku Kena Marah Suporter Persis
Indonesia
Gibran Mengaku Kena Marah Suporter Persis

Persis Solo dipastikan tidak bisa menggunakan Stadion Manahan Solo sebagai kandang pada laga perdana Liga 1 musim 2022/2023 melawan Dewa United FC pada 25 Juli 2022 pukul 16.00 WIB.

[HOAKS atau FAKTA] Surat Bung Hatta kepada Abdurrahman Baswedan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Surat Bung Hatta kepada Abdurrahman Baswedan

Berdasarkan penelusuran, putri bungsu Bung Hatta, Halida Nuriah Hatta menyatakan surat tersebut palsu dan isinya tidak sesuai dengan kepribadian Hatta.

G20 Mitigasi Kerawanan Pangan
Dunia
G20 Mitigasi Kerawanan Pangan

G20 siap untuk mengambil tindakan kolektif yang cepat tentang ketahanan pangan dan gizi, termasuk dengan bekerja sama dengan berbagai inisiatif lain.

6 Terdakwa Pengeroyok Ade Armando Divonis 8 Bulan Penjara
Indonesia
6 Terdakwa Pengeroyok Ade Armando Divonis 8 Bulan Penjara

Majelis Hakim menjatuhkan vonis delapan bulan penjara kepada para terdakwa.

Anies Minta Pelaksanaan Vaksin Booster Tak Mepet Mudik Lebaran
Indonesia
Anies Minta Pelaksanaan Vaksin Booster Tak Mepet Mudik Lebaran

Vaksin booster atau vaksin dosis ketiga menjadi syarat kegiatan mudik lebaran 1443 Hijriah/2022 yang ditetapkan oleh pemerintah. Maka dari itu, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memerintahkan anak buahnya untuk segera melaksanakan vaksinasi booster. Sebab, ia tidak ingin gelaran vaksinasi ketiga digelar mepet dengan waktu masyarakat ingin mudik.

30 Juta Warga Belum Disuntik Vaksin Dosis Pertama
Indonesia
30 Juta Warga Belum Disuntik Vaksin Dosis Pertama

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta masyarakat lanjut usia di atas 60 tahun dan tenaga kesehatan untuk segera mendapatkan dosis penguat (booster) kedua.

Kerja Melebihi 8 Jam, Calon Anggota KPU Petahana Usulkan Tambahan Honor KPPS
Indonesia
Kerja Melebihi 8 Jam, Calon Anggota KPU Petahana Usulkan Tambahan Honor KPPS

Akan disiapkan kembali bagaimana mengatur jeda kerja para petugas KPPS kita untuk menghitung pemilu presiden pemilu DPR, DPD, DPRD Provinsi, Kabupaten, Kota.

Hadiah Minyak Goreng Bagi Lansia Divaksin COVID-19
Indonesia
Hadiah Minyak Goreng Bagi Lansia Divaksin COVID-19

Percepatan vaksinasi untuk dosis 2 sesuai dengan instruksi dan arahan dari Presiden Joko Widodo saat pertemuan secara virtual dengan beberapa kepala daerah se-Indonesia.

Industri Sawit Wajib Berkelanjutan dan Sejahterakan Rakyat
Indonesia
Industri Sawit Wajib Berkelanjutan dan Sejahterakan Rakyat

"Potensi ekspor yang tinggi ini perlu untuk terus kita dorong sejalan dengan masih adanya peningkatan harga komoditas kelapa sawit yang masih tinggi untuk kesejahteraan masyarakat," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto