Rajin Sowan ke Tokoh Elit Koalisi Jokowi, Prabowo Dicap Ngebet Minta Jatah Menteri Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto berjabat tangan dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh usai melakukan pertemuan di kawasan Permata Hijau, Jakarta, Minggu (13/10). ANTARA FOTO/Dhemas R

MerahPutih.com - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, terlihat rajin bersilaturahmi ke sejumlah tokoh partai politik koalisi Jokowi-Ma'ruf.

Usai menemui Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Prabowo bersilaturahmi ke Presiden Jokowi dan mendatangi kediaman Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

Baca Juga

Tiga Kesepakatan Usai Pertemuan Surya Paloh dan Prabowo

Pengamat politik Wempy Hadir menilai, pertemuan Prabowo dengan sejumlah tokoh penting koalisi Indonesia Kerja Jilid II memberikan pesan kepada publik bahwa Gerindra sangat serius untuk menjadi bagian dari kekuasaan saat ini.

Pengamat politik Wempy Hadir

"Apa yang dilakukan oleh Prabowo bentuk komunikasi politik elit agar menyatukan persepsi sekaligus memohon dukungan dari elit KIB untuk menerima kehadiran Gerindra sebagai anggota koalisi baru," kata Wempy kepada Merahputih.com di Jakarta, Senin (14/10).

Wempy melihat, Prabowo memilih ketemu dengan tiga elit penting koalisi karena terutama Jokowi dan Mega adalah navigator utama koalisi.

"Sementara pertemua dengan Surya Paloh untuk mengurangi narasi penolakan terhadap kehadiran Gerindra dalam koalisi. Apalagi presiden dan Mega sudah tidak mempersoalkan kehadiran Gerindra," terang Wempy.

Baca Juga

Ketimbang Demokrat, Jokowi Lebih Pilih Gerindra

Pertemuan ini tujuannya untuk memohon restu dari elit koalisi KIB agar Gerindra bisa diterima dalam koalisi pemerintah saat ini.

"Saya melihat Gerindra sudah diterima oleh elit koalisi pemerintah. Dengan demikian, tentu ada peran yang diberikan kepada Gerindra dalam kekuasaan berupa jabatan menteri atau pos penting lainnya," jelas Wempy.

Direktur Indo Polling Network ini menambahkan, dengan mendatangi satu per satu tokoh, Prabowo memang mau tak mau harus lakukan agar tidak mendapat penolakan dari anggota KIB yang selama ini beruang memenangkan Jokowi-Maruf Amin.

Prabowo dan Jokowi di Istana NEgara
Prabowo dan Presiden Jokowi di Istana Negara (Biro Pers Setpres)

"Sebab selama ini, partai Nasdem merupakan salah satu anggota koalisi yang dengan terang menyatakan menolak kehadiran Gerindra sebagai anggota baru dalam KIB," jelas Wempy.

Dengan ditemui Prabowo, penolakan itu bisa mereda tensinya ketika Prabowo melakukan pertemuan dengan Surya Paloh.

Baca Juga

Pertemuan Prabowo dan Jokowi Membuktikan Bahwa Dalam Politik Enggak Boleh 'Baper'

"Bahkan Surya Paloh mengatakan menerima kehadiran Gerindra dalam koalisi. Artinya kehadiran Gerindra sudah tidak dipersoalkan lagi," jelas Wempy.

Seperti diketahui, Surya Paloh mengaku tidak masalah apabila Gerindra berkoalisi dengan pemerintah. Menurut dia, selama itu untuk kebaikan nasional, maka hal tersebut mungkin saja terjadi. (Knu)



Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH