Raja Juli Antoni Tiba di Istana, Ini Kata Jubir PSI Tangkap layar Sekretaris Dewan Pembina PSI, Raja Juli Antoni tiba di Istana. (Foto: MP/ Alwan Ridha)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju, hari ini, Rabu (15/6).

Pelantikan menteri dan wakil menteri (wamen) itu akan dilakukan pukul 13.30 WIB di Istana Kepresidenan.

Baca Juga:

Menilik 6 Kali Perombakan Kabinet Sebelum Reshuffle Ketujuh Jokowi Tiba

Beredar kabar salah satu jabatan wamen yang mengalami pergantian adalah wamen Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Saat ini, posisi Wamen ATR/BPN diisi oleh politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Surya Tjandra.

Sekretaris Dewan Pembina PSI, Raja Juli Antoni disebut-sebut akan ditunjuk Presiden Jokowi untuk menggantikan Surya Tjandra.

Raja Juli juga sudah tiba di Istana pada pukul 12: 20 WIB, untuk menghadiri acara pelantikan menteri dan wakil menteri. Namun, dirinya enggan berkomentar akan ditempatkan di pos kementerian mana.

Baca Juga:

Soal Reshuffle Kabinet, Puan: Menteri dari PDIP Aman

Merespons kabar itu, Juru Bicara PSI, Sigit Widodo mengaku belum mengetahui Raja Juli akan menjadi Wamen ATR/BPN.

"Saya aminkan saja. Saya sebagai jubir belum dapat info resmi. Baru baca di media saja," kata Sigit kepada wartawan, Rabu (15/6).

Menurut Sigit, Raja Juli merupakan sosok yang berintegritas dan pekerja keras, sehingga mampu membantu Presiden Jokowi di Kabinet Indonesia Maju.

"Jika memang dipercaya untuk jabatan itu, saya yakin beliau sangat layak dan akan menjalankan amah dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat," ujar Sigit. (Pon)

Baca Juga:

"Nama Besar" Bakal Dicopot, PAN: Reshuffle Kabinet Akan Picu Efek Domino Politik Nasional

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Usul Bentuk Satgas Terpadu Tindak Lanjuti Laporan Ratusan TKI Meninggal di Malaysia
Indonesia
DPR Usul Bentuk Satgas Terpadu Tindak Lanjuti Laporan Ratusan TKI Meninggal di Malaysia

Sufmi Dasco Ahmad mengusulkan dibentuk satuan tugas terpadu untuk memonitor dan menjamin pelindungan bagi tenaga kerja migran.

Petugas Evakuasi 140 Wisatawan Saat Menuju ke Kepulauan Seribu
Indonesia
Petugas Evakuasi 140 Wisatawan Saat Menuju ke Kepulauan Seribu

Pemilik kapal menyiapkan dua kapal pengganti, yakni KM Raksasa dan KM Pesona Alam.

DPRD DKI Sebut Stadion JIS Bertaraf Kampung Bukan Internasional
Indonesia
DPRD DKI Sebut Stadion JIS Bertaraf Kampung Bukan Internasional

Hasbiallah Ilyas menilai JIS bukan stadion megah bertaraf internasional, tapi stadion bertaraf kampung. Pasalnya, baru dilakukan grand launching pagar pembatas Tribun Utara JIS roboh.

Gerindra Siap Berkompetisi dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024
Indonesia
Gerindra Siap Berkompetisi dengan Anies Baswedan di Pilpres 2024

Partai Gerindra menyatakan siap berkompetisi dengan calon presiden (capres) dari Partai NasDem Anies Baswedan di Pilpres 2024.

Holywings Pastikan Seluruh Gaji Pegawai Bulan Juni Dibayar
Indonesia
Holywings Pastikan Seluruh Gaji Pegawai Bulan Juni Dibayar

Holywings akan membayar seluruh gaji karyawannya pada bulan Juni 2022, meski outlet di hampir semua daerah di Indonesia ditutup.

Pemilu 2024 Tidak Pakai E-Voting
Indonesia
Pemilu 2024 Tidak Pakai E-Voting

Hasil rapat konsinyering ini, bukan kesepakatan atau keputusan resmi, karena kesimpulan pertemuan itu masih lanjut didiskusikan pada rapat dengar pendapat (RDP) di DPR RI.

Komnas HAM Beberkan Sejumlah Dugaan Pelanggaraan HAM di Kasus Brigadir J
Indonesia
Komnas HAM Beberkan Sejumlah Dugaan Pelanggaraan HAM di Kasus Brigadir J

Pelanggaran itu berupa hak hidup dan hak atas keadilan.

Polda Metro Ungkap Ciri-ciri Pelaku Perampokan Toko Emas di Mal Kawasan BSD
Indonesia
Polda Metro Ungkap Ciri-ciri Pelaku Perampokan Toko Emas di Mal Kawasan BSD

Pelaku perampokan diketahui mengenakan pakaian serba hitam masuk melalui pintu lobi utara satu gedung ITC.

3 PR yang Harus Dibenahi Pimpinan TNI
Indonesia
3 PR yang Harus Dibenahi Pimpinan TNI

"Pertama, fenomena kekerasan terhadap masyarakat sipil masih terjadi," ujar Anton

Partai Tidak Punya Pengaruh pada Elektabilitas Capres
Indonesia
Partai Tidak Punya Pengaruh pada Elektabilitas Capres

“Secara umum, pemilih partai lebih mempertimbangkan kualitas personal capres dibanding keputusan yang dibuat partai,” kata Abbas, Selasa (28/12).