Rahasia Peradaban Islam di Pulau Sejuta Masjid Kubah Masjid. Foto: tanwir.my

MerahPutih.com - Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar pameran peradaban Islam dalam rangka memeriahkan bulan Ramadan 2018

Kegiatan yang berlangsung di Aula Masjid Hubbbul Wathan Islamic Center NTB itu, dipamerkan puluhan benda-benda bersejarah koleksi Museum Negeri NTB yang berasal dari berbagai daerah di Pulau Lombok maupun Sumbawa.

"Koleksi yang kami pamerkan di antaranya mulai dari Alquran tulisan tangan, khotbah idul adha tulisan tangan dalam huruf arab, talqin mayit tulisan tangan dengan huruf arab, turbos (songko) tokoh agama, destar atau surban milik tokoh agama, dan lainnya," kata pemandu Museum Negeri NTB Yunita di arena pameran, Minggu (3/6).

Warga memadati area Pameran Peradaban Islam NTB di Museum
Warga memadati area Pameran Peradaban Islam di Museum Negeri NTB Lombok. Foto: SuaraNTB

Turut dipamerkan juga senjata pusaka berupa pedang dengan rajah ayat-ayat Alquran, dan aneka koleksi kain batik seperti kain batik untuk penutup mayat, kain cipo cila yang digunakan sebagai kerudung masyarakat di Moyo Hilir (Sumbawa) pada saat upacara eneng hujan (minta hujan), kain batik dengan kaligrafi huruf arab untuk ikat kepala, kre alang, songket subahnala, dan lainnya.

Pameran Peradaban Islam Museum Negeri NTB di IC NTB sendiri telah dibuka sejak Jumat (1/6), dan akan berakhir pada Hari Raya Idul Fitri.

"Kita buka pameran mulai jam 09.00 Wita, sampai jam 22.00 Wita. Pengunjung pameran setiap hari rata-rata mencapai 100-an orang, dengan waktu kunjungan terbanyak pada malam hari. Biasanya mulai ramai sebelum sholat tarawih dan setelah sholat tarawih," kata Yunita, dilansir Antara.

Tak hanya menginformasikan asal muasal penyebaran agama Islam di NTB, juga disebutkan perkembangan peradaban Islam NTB di masa kini. Para tokoh agama Islam NTB dalam melanjutkan syiar agama Islam para pendahulunya, mereka tak segan menuntut ilmu agama secara langsung di pusat sumber ilmu agama Islam di Timur Tengah.

Nahdlatul Wathan

Tak hanya berdakwah, para tokoh agama Islam NTB itu juga sebagian mendirikan organisasi-organisasi Islam sebagai wadah untuk menyampaikan ketauhidannya. Salah satu organisasi Islam yang sangat terkenal dan terbesar di NTB adalah Nahdlatul Wathan (NW), yang didirikan TGKH M Zaenuddin Abdul Madjid.

nw
TGKH M Zaenuddin Abdul Madjid pendiri Nahdlatul Wathan (NW). Foto: Youtube

Banyaknya pondok-pondok pesantren yang berdiri di NTB, sekaligus menunjukkan perkembangan agama Islam di NTB. Saat ini terdapat sekitar 300-an pondok pesantren di NTB, dengan para santri yang belajar agama tak hanya dari dalam daerah NTB saja, tetapi juga dari berbagai daerah di Indonesia.

Peradaban agama Islam yang jelas nampak di NTB saat ini, seperti Pulau Lombok yang mendapatkan julukan sebagai "Pulau Seribu Masjid". Masjid-masjid yang dibangun sekarang ini mayoritas arsitekturnya bergaya Timur Tengah.

NW
Pesantren di bawah Nahdlatul Wathan (NW). Foto: SyariefCorner

Banyaknya masjid dengan arsitektur modern tersebut, sekaligus menggambarkan semangat religius masyarakat NTB. Terlebih setelah dibangunnya Masjid Hubbul Wathan Islamic Center NTB yang megah di pusat kota Mataram.

Peradaban Islam NTB lainnya juga tampak jelas dalam pemerintahan, dengan slogan-slogan dan branding pembangunan baik provinsi maupun kabupaten/kota NTB yang tak lepas dari nilai-nilai Islam. Seperti kota Mataram dengan motonya Mataram Maju, Religius dan Berbudaya. (*)


Tags Artikel Ini

Wisnu Cipto

LAINNYA DARI MERAH PUTIH