Ragunan Dibuka untuk Warga DKI Saja, Pengunjung tak Boleh Berkerumun Lebih dari 5 Orang Taman Margasatwa Ragunan (ANTARA/Widodo S. Jusuf/re1)

Merahputih.com - Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan kembali dibuka untuk masyarakat umum Sabtu (20/6). Pengelola Ragunan membatasi jumlah pengunjung 1.000 orang per hari.

"Iya Ragunan di buka (besok 20 Juni), tapi untuk warga DKI saja, itu juga dibatasi 1000 orang saja," kata Kepala Promosi Ragunan, Ketut Widarsana di Jakarta, Jumat (19/6).

Baca Juga:

Viral! Takut Tertular Virus Corona, Keluarga Ini Melarikan Diri Ke Hutan

Adapun pintu loket Ragunan yang dibuka saat masa transisi PSBB ialah Pintu Utara di Jl. Harsono RM dan Pintu Barat di Jl. Kavling Polri Cilandak KKO.

Warga yang berusia 0 hingga 9 tahun dan lansia di atas umur 60 tahun dilarang masuk ke Ragunan. Karena sangat rentang sekali penularan COVID-19.

Taman Margasatwa Ragunan

Setelah berada di dalam wisata Ragunan, Ketutu berharap, pengunjung tidak diperbolehkan berkumpul lebih dari lima orang. TMR juga akan menerapkan protokol kesehatan bagi warga yang masuk.

"Ga boleh berkerumun di atas 5 orang. Sebelum masuk pake masker, cek suhu tubuh, injek kaki di keset bersih," tuturnya.

Baca Juga:

Yuk Kenali Cara Ampuh Membasmi Virus Corona di Ponsel!

Persiapan pembukaan ini, Ketut menuturkan, pihak Ragunan melakukan penyemprotan disinfektan ke hewan dan fasilitas yang ada di dalam wisata tersebut.

"Kami semprot dengan disinfektan hewan juga dilakukan perawatan dengan perawat, oleh petugas medis, tim dokter 3 hari stand by, beri vitamin, masih sehat," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Gibran-Teguh Dapat Rekomendasi, Ketua DPC PDIP Benarkan Keduanya Diundang ke DPD
Indonesia
Gibran-Teguh Dapat Rekomendasi, Ketua DPC PDIP Benarkan Keduanya Diundang ke DPD

"Besok (Jumat) itu yang diundang untuk hadir di DPD PDIP Jawa Tengah Gibran dan Teguh. Keduanya diminta datang saat pengumuman rekomendasi," ujar Rudy

Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Gambir
Indonesia
Kebakaran Hanguskan Sejumlah Rumah di Gambir

Kebakaran melanda rumah di Jalan Tanjung Selor, Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Sabtu (7/11).

Polisi Tak Kunjung Tangkap Pengeroyok Anggota Brimob dan Prajurit Kopassus
Indonesia
Polisi Tak Kunjung Tangkap Pengeroyok Anggota Brimob dan Prajurit Kopassus

Polda Metro Jaya sudah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus pengeroyokan yang mengakibatkan satu korban anggota Brimob Polri meninggal dunia.

Viral Bupati Sukoharjo Adu Mulut dengan Pedagang Makanan, Ini Kata Satpol PP
Indonesia
Viral Bupati Sukoharjo Adu Mulut dengan Pedagang Makanan, Ini Kata Satpol PP

Bupati Wardoyo bersama sejumlah petugas Satpol PP mendatangi tempat makan Marki Food Center di Dukuh Dompilan.

Puluhan Saksi Diperiksa, Kasus Penembakan Laskar FPI Belum Temui Titik Terang
Indonesia
Puluhan Saksi Diperiksa, Kasus Penembakan Laskar FPI Belum Temui Titik Terang

Bareskrim Polri telah memeriksa puluhan saksi dalam kasus penyerangan petugas oleh enam laskar Front Pembela Islam (FPI).

 Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei, Kemenhub Tidak Bisa Berikan Sanksi
Indonesia
Mudik Sebelum Tanggal 6 Mei, Kemenhub Tidak Bisa Berikan Sanksi

Kementerian Perhubungan akan menerbitkan surat edaran sebagai acuan petunjuk pelaksanaan teknis di lapangan terkait kebijakan larangan mudik pada 6-17 Mei 2021.

Ada Perbedaan Swab Pertama dan Kedua, Ini Hasil Tes COVID-19 Ketiga Karyawan RRI Surabaya
Indonesia
Ada Perbedaan Swab Pertama dan Kedua, Ini Hasil Tes COVID-19 Ketiga Karyawan RRI Surabaya

Sekarang ini hasil swab ketiga sudah keluar dan juga memperkuat swab kedua.

Berbahaya jika Pilkada Serentak Tetap Diadakan 2020
Indonesia
Berbahaya jika Pilkada Serentak Tetap Diadakan 2020

Koalisi Masyarakat Sipil untuk Pilkada Sehat mendesak agar pilkada serentak ditunda hingga 2021.

Ustaz Nahdliyin Diminta Isi Ceramah dan Kajian di Masjid Perkantoran BUMN
Indonesia
Ustaz Nahdliyin Diminta Isi Ceramah dan Kajian di Masjid Perkantoran BUMN

Kerjasama itu dilakukan agar Islam ramah ala NU dapat mewarnai pemahaman keagamaan di lingkungan kementerian BUMN

Pemkot Jakarta Pusat Akui Angka Penderita COVID di Wilayahnya Tak Kunjung Turun
Indonesia
Pemkot Jakarta Pusat Akui Angka Penderita COVID di Wilayahnya Tak Kunjung Turun

Sebab, hal ini mesti dilakukan demi mengurangi penyebaran virus corona COVID-19