Ragu Soal Keamanan, Pemda DIY Hentikan Wahana Ngopi in The Sky Wahana Ngopi in The Sky di Kabupaten Gunung Kidul DIY. (Foto: MP/IG @teraskaca)

MerahPutih.com - Kegiatan wisata baru Ngopi In the Sky by Teras Kaca di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mendadak viral di dunia maya. Namun, Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta menghentikan operasi wahana ini.

Penghentian dilakukan lantaran pengelola wahana belum mengantongi izin serta belum sesuai dengan standar keamanan.

Wahana Ngopi in the sky menawarkan sensasi unik kepada wisatawan untuk menikmati kopi dan makanan sambil memandang keindahan pantai selatan Gunung Kidul dari ketinggian sekitar 30 meter. Pengelola mengangkat meja dan tempat duduk pengunjung ke udara dengan bantuan derek. Wahana ini baru saja diperkenalkan pada publik melalui media sosial pada akhir tahun 2021.

Baca Juga:

Sanksi yang Disiapkan Pemda DIY Jika Ada Tempat Wisata Abai Prokes

Sekda Pemda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjelaskan, derek yang digunakan untuk mengangkut pengunjung ke udara belum mengantongi izin dan memenuhi standar sertifikasi keamanan.

Ia melanjutkan, alat derek penarik merupakan barang sewaan berasal dari luar kota.

“Informasi yang kita terima, penggunaan crane itu belum ada izin. Izin penggunaannya hanya untuk mengangkut barang, bukan manusia. Sehingga jelas keamanannya dipertanyakan. Nah itu makanya kita hentikan dulu sementara,” tegas Aji di Yogyakarta, Kamis (06/01).

Aji menegaskan, tidak ingin menutup kreativitas dan inovasi masyarakat, namun memang harus ada hal-hal wajib dan mendasar yang tidak bisa dilanggar. Izin keselamatan harus sudah dikantongi oleh seluruh penyelenggara wisata sebelum beroperasi.

 Wahana Ngopi in The Sky di Kabupaten Gunung Kidul DIY. (Foto: MP/IG @teraskaca)
Wahana Ngopi in The Sky di Kabupaten Gunung Kidul DIY. (Foto: MP/IG @teraskaca)

Penghentian operasional alat ini menurutnya adalah salah satu upaya pemerintah untuk menjamin keamanan para wisatawan.

Menurutnya, menjadi kewajiban pemerintah untuk melakukan pembinaan pada destinasi wisata.

Pemda meminta penyelenggara memenuhi syarat sertifikasi keselamatan serta mengurus izin agar dapat beroperasi kembali.

“Keselamatan dan kenyamanan wisatawan harus kita jamin supaya kita tetap bisa dipercaya sebagai penyelenggara destinasi wisata yang nyaman dan aman,” jelas Aji.

Baca Juga:

Awal Manis, Industri Pariwisata Menggeliat

Senada dengan Sekda DIY, Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Rahadjo mengatakan, wahana ini memang dihentikan karena membahayakan wisatawan. Apalagi, menurut Singgih, lokasi wahana yang berada di bibir pantai tentu sangat riskan.

Posisi di tepi pantai tentu mengakibatkan tingkat korosi yang tinggi akibat angin laut yang membawa kadar garam tinggi. Sehingga, penggunaan mobile crane yang tidak sebagaimana mestinya menjadi sorotan.

“Pelaku wisata ini wajib kantongi sertifikat CHSE dahulu. Selain itu, SDM yang mengoperasionalkan harus bersertifikat, juga punya lisensi khusus, dan ini semua harus dipenuhi kalau tidak ya sebaiknya dihentikan. Karena kalau terjadi kecelakaan akan menimbulkan multiplayer effect yang luar biasa. Tidak hanya di tempat itu, tapi mungkin di tempat yang lain dampaknya, bahkan seluruh DIY,” tegas Singgih.

Singgih mengingatkan kembali penyelenggara pariwisata harus mengutamakan keselamatan pengunjung, bukan hanya mengejar omzet saja. Singgih menegaskan, jangan sampai penyelenggara mengejar sensasi dan inovasi tapi mengesampingkan keamanan. Keamanan dan keselamatan tidak boleh dinomorduakan.

Saat ini pun, menurut Singgih, timnya sedang melakukan tinjauan langsung kembali untuk melihat lebih detail terkait semua aspek. Pun dengan persyaratan-persyaratan usaha yang harus dipenuhi dan juga standardisasinya. (Yogyakarta/Patricia Vicka)

Baca Juga:

Wisata Kuliner di Bangalore, Terkenal Makanan Tradisionalnya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Legislator PDIP Soroti Pernyataan Kontroversi Siti Fadilah Supari
Indonesia
Legislator PDIP Soroti Pernyataan Kontroversi Siti Fadilah Supari

Kita bisa melihat secara global, ancaman Omicron ini nyata adanya

BOR Meningkat, KSP Sudah Terima Laporan Warga Kesulitan Cari RS
Indonesia
BOR Meningkat, KSP Sudah Terima Laporan Warga Kesulitan Cari RS

Menghadapi lonjakan kasus Omicron, pemerintah sudah menyiagakan 1.011 Rumah Sakit dan 82.168 Tempat Tidur untuk pasin COVID-19.

Pemerintah Tindak Tegas Truk Tambang yang Gunakan Solar subsidi
Indonesia
Pemerintah Tindak Tegas Truk Tambang yang Gunakan Solar subsidi

Kami akan mendisiplinkan itu, terutama truk-truk dari perusahaan tambang. Melalui Direktorat Mineral dan Batubara, kami juga akan mengimbau mereka untuk tidak menggunakan BBM subsidi, jika tidak dihiraukan akan kami berikan tindakan tegas

Ingatkan Anggota TNI AD, DPR: Wajib Bela Rakyat tapi Sesuai Aturan
Indonesia
Ingatkan Anggota TNI AD, DPR: Wajib Bela Rakyat tapi Sesuai Aturan

Langkah Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal (TNI) Dudung Abdurachman menahan Brigjen (TNI) Junior Tumilaar mendapat respons positif dari legislator Senayan.

KPK OTT Diduga Suami Istri Bupati dan Anggota DPR di Probolinggo
Indonesia
KPK OTT Diduga Suami Istri Bupati dan Anggota DPR di Probolinggo

Pihak yang diamankan diduga di antaranya Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari dan suaminya Hasan Aminuddin yang menjabat anggota DPR dari fraksi Partai NasDem.

Realisasi Anggaran Sektor Kesehatan PEN Baru Capai 18,8 Persen
Indonesia
Realisasi Anggaran Sektor Kesehatan PEN Baru Capai 18,8 Persen

Pencairan anggaran PEN bertambah Rp86,7 triliun dari realisasi kuartal I (Januari-Maret) 2021 sebesar Rp123 triliun atau total saat ini menjadi Rp209 triliun.

Pengamat Nilai Deklarasi Dini Capres 2024 Tidak akan Katrol Elektabilitas Parpol
Indonesia
Pengamat Nilai Deklarasi Dini Capres 2024 Tidak akan Katrol Elektabilitas Parpol

Pilpres 2024 masih tiga tahun lagi, tetapi para relawan sudah mendeklarasikan dukungan kepada sejumlah tokoh untuk menjadi calon presiden 2024.

Pasca OTT KPK, Anak Alex Noerdin Digiring ke Jakarta
Indonesia
Pasca OTT KPK, Anak Alex Noerdin Digiring ke Jakarta

Dodi Reza merupakan anak dari mantan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin. KPK sedang membawa mereka ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, untuk diperiksa secara intensif.

Jelang Pemilu Makin Panas, DPR Peringatkan Jenderal Andika sebagai Panglima TNI
Indonesia
Jelang Pemilu Makin Panas, DPR Peringatkan Jenderal Andika sebagai Panglima TNI

Jenderal Andika Perkasa tinggal menunggu waktu untuk dilantik menjadi Panglima TNI.

Yogyakarta Wajibkan Wisatawan Unduh Aplikasi Sugeng Rawuh Gantikan PeduliLindungi
Indonesia
Yogyakarta Wajibkan Wisatawan Unduh Aplikasi Sugeng Rawuh Gantikan PeduliLindungi

Penggunaan aplikasi tersebut dapat mengurangi jumlah wisatawan di Malioboro Pihaknya juga dapat mengawasi dan memecah jika munculnya kerumunan.