Rachmawati Tak Percaya Presiden Jokowi Berani Tindak Ahok Ri Jong Ryul, Duta Besar Korea Utara, sowan ke Rachmawati Soekarnoputri di Jalan Jati Padang Raya Nomor 54A, Jakarta Selatan, Kamis (30/7). (Foto: MP/Bartolomeus Papu)

MerahPutih Nasional - Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta nonaktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sedang dalam proses hukum.

Pemeriksaan saksi ahli terus dilakukan penyidik guna menemukan kebenaran dan fakta terkait pernyataan Ahok yang dinilai sebagian Ormas Islam sebagai penghinaan terhadap ulama dan Al-Quran.

Namun, lambannya proses penyelidikan kasus, dinilai tak lepas dari campur tangan Presiden Jokowi. Pasalnya, menurut sebagian kalangan Ahok dilindungi Jokowi. Merespon anggapan tersebut, Jokowi pun berulang kali menyatakan tak akan melindungi mantan wakilnya itu.

"Saya tidak akan melindungi saudara BTP, karena telah masuk dalam proses hukum," tegas Jokowi saat menyambangi PP Muhammadiyah, beberapa waktu lalu.

Mengomentari sikap Jokowi itu, Putri Presiden RI pertama Rachmawati Soekarnoputri tak percaya Jokowi berani menindak dan menangkap Ahok, meskipun Ahok jelas melakukan penistaan agama.

"Jokowi menindak Ahok? Itu bisa saja sekedar ucapan. Ini problem hukum seperti pisau, tajam ke bawah, tumpul ke atas. Contohnya, kasus BLBI," ucapnya, menyindir. Menurut Rachmawati, hilir dari problem hukum di Indonesia adalah kasus penistaan agama. Jadi, wajar saja umat Islam marah terhadap apa yang dilakukan Ahok.

"Ini hilir dari problem hukum kita, korupsi tak tuntas, amandemen UUD berulang kali, ini puncaknya, penistaan agama," terangnya.

Atas dasar tersebut, Rachmawati sepakat bergandengan tangan dengan Ormas Islam menuntut Ahok ditangkap. Diketahui, 20 November 2016 mendatang, Rachmawati bakal mengundang tokoh-tokoh nasionalis guna mengonsolidasi kekuatan dalam merespon aksi lanjutan bela Islam III, 25 November 2016.(Fdi)

 

BACA JUGA:

  1. Respon Aksi 25 November, Rachmawati Kumpulkan Tokoh Nasionalis
  2. Seruan Kebangsaan Prabowo Subianto Pasca Demo 4 November
  3. Aksi Damai Berujung Rusuh, Alfamart Dijarah Massa
  4. Aksi Damai 4 November Berujung Bentrok
  5. Alasan Presiden Jokowi Tak Bisa Temui Massa Aksi 4 November

 



Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH