Rachel Vennya Jadi Tersangka Kasus Kabur dari Karantina Rachel Vennya (kiri) penuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya untuk diperiksa dalam penyidikan dugaan kasus kabur dari isolasi di RSDC Wisma Atlet Pademangan, Senin (1/11) ANTARA/Fianda Sjofjan Rass

MerahPutih.com - Polda Metro Jaya akhirnya menetapkan Rachel Vennya sebagai tersangka atas kasus kabur saat karantina COVID-19.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menerangkan, penetapan tersangka berdasarkan hasil gelar perkara dipercepat pada Rabu (3/11).

Baca Juga

Polisi Kembali Periksa Rachel Vennya Sebagai Saksi

“Iya tersangka, ternyata barusan sudah digelar langsung, digelar tadi dipercepat, harusnya jumat, karena memenuhi unsur,” kata Yusri saat dihubungi wartawan, Rabu (3/11).

Selain Rachel, Yusri menyebut ada tiga orang lain yang ditetapkan sebagai tersangka.

Ketiganya adalah pacar Rachel, Salim Nauderer, manajernya Maulida Khairunia dan satu orang sipil.

“Pacarnya sama manajernya, sama satu lagi yang membantu ada orang sipil saya lupa namanya ditetapkan tersangka,” jelasnya.

Yusri menjelaskan keempatnya ditetapkan sebagai tersangka karena memenuhi pasal di UU Wabah dan UU Karantina.

“Pasal sama UU karantina itu ancaman 1 tahun penjara,” ucapnya.

Selebgram Rachel Vennya penuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi terkait tindakannya kabur dari isolasi di RSDC Wisma Atlet Pademangan. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat
Selebgram Rachel Vennya penuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi terkait tindakannya kabur dari isolasi di RSDC Wisma Atlet Pademangan. ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

Diketahui, kasus ini berawal saat Rachel pulang ke Indonesia usai dari Amerika Serikat.

Dalam prosesnya, Rachel bersama pacarnya Salim Nauderer dan manajernya Maulida Khairunia menjadi sorotan karena kabur saat menjalani karantina di RSDC Pademangan.

Dalam hal ini, ketiganya sudah dua kali diperiksa oleh pihak kepolisian. Pertama pemeriksaan dilakukan pada Kamis (21/10). Setelah itu, kasusnya ditingkatkan menjadi penyidilan setelah polisi menemukan unsur pidana.

Penyidik menilai ada unsur pidana yang dilanggar dari aksi kabur karantina yang dilakukan Rachel. Selebgram itu dipersangkakan dengan dugaan pelanggaran di UU Karantina Kesehatan dan UU Wabah Penyakit.

Akhirnya, polisi kembali memeriksa ketiganya pada Senin (1/11) kemarin. Rachel mengaku siap menghadapi konsekuensi. (Knu)

Baca Juga

Polisi Ungkap Status Hukum Rachel Vennya

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Distributor Keluhkan Pasokan Minyak Goreng Curah Terhenti
Indonesia
Distributor Keluhkan Pasokan Minyak Goreng Curah Terhenti

Polresta Surakarta Jawa Tengah melakukan inspeksi di sejumlah distributor minyak goreng curah di Solo, Rabu (23/3).

Penunjukkan Emir Moeis Jadi Komisaris Anak Usaha BUMN Lecehkan Konstitusi
Indonesia
Penunjukkan Emir Moeis Jadi Komisaris Anak Usaha BUMN Lecehkan Konstitusi

"Memilih eks pesakitan korupsi uang negara menjadi pejabat publik dan atau komisaris anak BUMN sekalipun, menurut saya merupakan pelecehan nilai moralitas, kepantasan publik dan nilai semangat konstitusi," kata Hengky

15 ASN Solo Ajukan Cuti Naik Haji
Indonesia
15 ASN Solo Ajukan Cuti Naik Haji

15 Aparatur Sipil Negara (ASN) Solo mengajukan cuti naik haji.

Viva Yoga Klaim PAN-PKB Ibarat Saudara Kembar
Indonesia
Viva Yoga Klaim PAN-PKB Ibarat Saudara Kembar

Isu reshuffle kabinet Indonesia Maju terus mencuat lantaran PAN dikabarkan akan mendapatkan kursi di kabinet tersebut.

Sejumlah Event Nasional Ini Diwaspadai Jadi Penyebaran COVID-19
Indonesia
Sejumlah Event Nasional Ini Diwaspadai Jadi Penyebaran COVID-19

Presiden Joko Widodo mengingatkan jajarannya untuk berhati-hati menyiapkan seluruh langkah mitigasi apabila terjadi gelombang ketiga akibat libur tersebut.

Gantikan Yusri Yunus, Kombes Endra Zulpan Jabat Kabid Humas Polda Metro Jaya
Indonesia
Gantikan Yusri Yunus, Kombes Endra Zulpan Jabat Kabid Humas Polda Metro Jaya

Salah satu jabatan yang diserahterimakan adalah Kabid Humas Polda Metro Jaya. Kombes Endra Zulpan mengambil alih tongkat komando yang sebelumnya dipegang Brigjen Yusri Yunus.

Kemenkes Tegaskan Vaksinasi Dosis Ketiga Khusus Nakes, Masyarakat Dilarang Ambil Jatah
Indonesia
Kemenkes Tegaskan Vaksinasi Dosis Ketiga Khusus Nakes, Masyarakat Dilarang Ambil Jatah

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan vaksinasi dosis ketiga hanya diberikan kepada tenaga kesehatan. Masyarakat umum dilarang ambil jatah.

Pasien RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Terus Bertambah Jelang Pergantian Tahun
Indonesia
Pasien RS Darurat COVID-19 Wisma Atlet Terus Bertambah Jelang Pergantian Tahun

Memasuki akhir tahun 2021, pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di RSDC Kemayoran Kemayoran terus terus terjadi penambahan.

Hari Pertama PPKM Darurat, Kapolri-Panglima TNI Tinjau Penyekatan hingga Vaksinasi
Indonesia
Hari Pertama PPKM Darurat, Kapolri-Panglima TNI Tinjau Penyekatan hingga Vaksinasi

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Kepala BNPB Ganip Warsito melakukan peninjauan empat titik di wilayah DKI Jakarta.

Wujudkan Jurnalisme Berkualitas, Pemerintah Siapkan Aturan Ekosistem Media
Indonesia
Wujudkan Jurnalisme Berkualitas, Pemerintah Siapkan Aturan Ekosistem Media

Dia melanjutkan bahwa saat ini pemerintah akan terus mengkaji payung hukum yang sesuai substansi dalam mewujudkan jurnalisme berkualitas.