QR Code Sertifikat Vaksin Diyakini Sulit Dipalsukan Vaksinasi COVID-19. (Foto: Sekretariat Presiden))

MerahPutih.com - Sistem digitalisasi kode batang dua dimensi atau "Quick Response Code" (QR Code) pada sertifikat vaksinasi COVID-19 diyakini tidak dapat dipalsukan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meyakini, dengan teknologi QR Code, sertifikat tersebut sudah terintegrasi dengan sistem digital Pemerintah Provinsi DKI dan Kementerian Kesehatan pada aplikasi "Peduli Lindungi".

Baca Juga:

KAI Daop 6 Adakan Vaksinasi Dosis Kedua bagi Calon Penumpang

Riza menyampaikan saat ini ada rencana Pemprov DKI menjadikan sertifikat bukti sudah divaksin COVID-19 sebagai syarat administrasi untuk masyarakat berkegiatan, bahkan pada beberapa sektor usaha sudah dimulai seperti di pasar.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebutkan Pemprov DKI Jakarta akan memanfaatkan aplikasi Jakarta Kini (JaKi) untuk memeriksa status vaksin warga sebelum membuka kembali aktivitas dan kegiatan secara bertahap.

Ketika kegiatan kembali dibuka, seperti sektor ekonomi, sosial, keagamaan maupun budaya, maka Jakarta menambahkan aturan baru untuk mewajibkan sudah mengikuti vaksinasi kepada para pelaku yang berkecimpung di sektor tersebut.

"Aplikasi JaKi akan memudahkan. Tinggal masukkan NIK, lalu akan muncul warna hijau, sudah divaksin dua kali, warna kuning sudah vaksin satu kali, warna merah belum vaksin," kata Anies Baswedan di Polda Metro Jaya, Minggu (1/8).

Wagub Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara)
Wagub Ahmad Riza Patria. (Foto: Antara)

Anies menjelaskan, terdapat pengecualian bagi warga yang belum bisa divaksin karena alasan medis maupun penyintas COVID-19 yang membutuhkan jeda waktu sebelum menerima vaksin. Jika termasuk dalam kategori tersebut, masyarakat hanya perlu membawa surat keterangan dokter yang menyatakan mereka belum bisa divaksin karena alasan tertentu.

Namun bagi warga yang tidak termasuk dalam pengecualian, Pemprov DKI Jakarta mewajibkan bukti atau sertifikat vaksin minimal dosis pertama untuk masuk ke sejumlah tempat umum, baik pusat perbelanjaan, tempat ibadah hingga perkantoran. (Asp)

Baca Juga:

Kapolri Tinjau Langsung Vaksinasi Kelompok Pemuda di IPB Bogor

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
27 Warga Perumahan Terpapar COVID-19, Bekasi Lakukan Micro Lockdown
Indonesia
27 Warga Perumahan Terpapar COVID-19, Bekasi Lakukan Micro Lockdown

Semua kebutuhan mereka akan dipenuhi oleh pengurus serta Satgas COVID-19 Kecamatan Tarumajaya.

Polda Banten Bongkar Sindikat Klinik Kecantikan Ilegal Berbahaya
Indonesia
Polda Banten Bongkar Sindikat Klinik Kecantikan Ilegal Berbahaya

Penggerebekan dilakukan pada hari Senin (21/9) pukul 18.00 WIB berdasarkan laporan dari masyarakat.

Komjen Listyo Diminta Yakinkan Publik, Polisi Tak Hanya Hadir jika Terjadi Masalah
Indonesia
Komjen Listyo Diminta Yakinkan Publik, Polisi Tak Hanya Hadir jika Terjadi Masalah

Komjen Listyo Sigit Prabowo bakal menghadapi tantangan pertama menuju kursi Tribrata 1.

Silvany Pasaribu Patahkan Argumen PM Vanuatu, PDIP: Counter Attacknya Patut Diacungi Jempol
Indonesia
Silvany Pasaribu Patahkan Argumen PM Vanuatu, PDIP: Counter Attacknya Patut Diacungi Jempol

Indonesia memiliki tanggung jawab sejarah untuk memerjuangkan kepentingan nasional Indonesia

Soal Ujian Sebut Nama Anies dan Mega, Begini Penjelasan Disdik DKI Jakarta
Indonesia
Soal Ujian Sebut Nama Anies dan Mega, Begini Penjelasan Disdik DKI Jakarta

Soal tersebut dibuat karena terdapat unsur kompetensi

Mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Pilih Adik Jadi Calon Wagub
Indonesia
Mantan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf Pilih Adik Jadi Calon Wagub

Sejauh ini belum diketahui jadwal pasti pembahasan khusus tentang penetapan satu nama Cawagub itu oleh Majelis Tinggi partai.

[HOAKS atau FAKTA]: Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Merupakan Massa Bayaran
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Demonstran Tolak UU Cipta Kerja Merupakan Massa Bayaran

"Terang Benderang! Ini Bukti Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja Merupakan Aksi Bayaran Bukan Gerakan Murni,"

[HOAKS atau FAKTA]: Pohon Natal Dipasang di Halaman Istana Negara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pohon Natal Dipasang di Halaman Istana Negara

Akun Facebook Niken Yati mengunggah sebuah gambar dan narasi yang memperlihatkan foto pohon Natal dipasang di halaman Istana Negara.

Misa Tatap Muka di Gereja Diperbolehkan, Umat Wajib Sudah Divaksin
Indonesia
Misa Tatap Muka di Gereja Diperbolehkan, Umat Wajib Sudah Divaksin

Mari kita bergandengan hati bergotong royong mewujudkan kebaikan bersama

Gibran Mengaku Tak Pernah Cek Besaran Gaji Wali Kota, apalagi THR
Indonesia
Gibran Mengaku Tak Pernah Cek Besaran Gaji Wali Kota, apalagi THR

Lebaran 1442 H merupakan momen membahagiakan bagi Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.