PVMBG: Penyeberangan di Selat Sunda Aman dari Letusan Gunung Anak Krakatau Pengamatan CCTV dari Pulau Sertung pada Minggu (24/4/2022) pukul 20:20:02 WIB menunjukkan aktivitas letusan Gunung Anak Krakatau. ANTARA/HO-PVMBG/pri. ANTARA/HO-PVMBG

MerahPutih.com - Status Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, antara Provinsi Banten dan Lampung, naik menjadi Level III dari sebelumnya Level II.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyatakan, jalur penyeberangan di Selat Sunda relatif aman meski ada peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.

Kepala PVMBG Hendra Gunawan mengatakan, potensi bahaya saat ini adalah lontaran material pijar dalam radius dua kilometer dari pusat erupsi, sehingga masyarakat yang bermukim atau beraktivitas di luar jarak radius lima kilometer dari pusat kawah relatif aman.

Baca Juga:

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III, Ini Imbauan untuk Masyarakat

"Masyarakat yang ada di luar lima kilometer itu tetap tenang, termasuk masyarakat yang melakukan mudik menggunakan transportasi kapal laut yang jaraknya puluhan kilometer (dari Gunung Anak Krakatau). Jadi relatif aman, tetapi untuk kehati-hatian diminta untuk tetap mengikuti update informasi yang dikeluarkan Badan Geologi," kata Hendra, dikutip Antara.

Pemerintah menaikkan status Gunung Anak Krakatau dari Waspada (Level II) menjadi Siaga (Level III) terhitung sejak tanggal 24 April 2022, pukul 18.00 WIB. Status itu meningkat setelah melihat hasil pemantauan visual dan instrumental yang menunjukkan adanya kenaikan aktivitas vulkanik secara signifikan.

Sejak 15 April 2022, Gunung Anak Krakatau terus menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik berupa hembusan asap maupun tinggi erupsi kolom dengan variasi setinggi 1.000 sampai 2.000 meter dari muka air laut, dan tiga hari terakhir sudah mencapai 3.000 meter.

Baca Juga:

Gunung Anak Krakatau Masih Berstatus Waspada

Berdasarkan pantauan satelit Sentinel-5 (Tropomi) menunjukkan emisi belerang dioksida mulai teramati pada tanggal 14 April dengan belerang dioksida sebesar 28,4 ton per hari, meningkat menjadi 68,4 ton per hari pada 15 April dan meningkat drastis pada tanggal 23 April sebesar 9.219 ton per hari.

Hendra menjelaskan, pantauan dari magma itu berkorelasi dengan peningkatan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau saat ini.

Menurutnya, peningkatan belerang dioksida yang signifikan mengindikasikan adanya suplai magma baru dan adanya material magmatik yang keluar ke permukaan berupa lontaran material pijar yang diikuti oleh aliran lava.

Jumlah belerang dioksida pada periode di atas mencapai 9,2 kiloton. Bila dibandingkan saat periode erupsi 2018, yaitu Juni-Agustus 2018 sebanyak 12,4 kiloton dan September-Oktober 2018 sebanyak 19,4 kiloton. (*)

Baca Juga:

Peneliti ITB Lakukan Penelitian Longsor-Tsunami Gunung Anak Krakatau Tahun 2018

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Korut Laporkan Wabah Pertama COVID-19, Kim Jong Un: Lockdown Total
Dunia
Korut Laporkan Wabah Pertama COVID-19, Kim Jong Un: Lockdown Total

Korut baru melaporkan wabah pertama COVID-19 Kamis (12/5), setelah negara-negara lain mengalami pandemi global sejak 2020 silam.

[HOAKS atau FAKTA]: Tidak Ada Masjid Akan Ditutup di Turki dari Ancaman Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Tidak Ada Masjid Akan Ditutup di Turki dari Ancaman Corona

Akun Facebook Avrijal Ramadansya Anca (fb.com/risno.isno.75) pada 13 Juli 2021 mengunggah sebuah gambar ke grup Kata-kata bijak.

[HOAKS atau FAKTA] Mengonsumsi Labu Kuning Dapat Menyembuhkan COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Mengonsumsi Labu Kuning Dapat Menyembuhkan COVID-19

Beredar pesan berantai melalui WhatsApp yang menyatakan bahwa konsumsi labu kuning dapat menyembuhkan penyakit COVID-19.

DPRD DKI Jakarta Setujui Tarif Integrasi Transportasi Umum Rp 10.000
Indonesia
DPRD DKI Jakarta Setujui Tarif Integrasi Transportasi Umum Rp 10.000

Komisi B menyetujui usulan tarif intergrasi Rp 10.000 yang diusulkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Mahfud MD Minta Pj Kepala Daerah Jaga Koordinasi dengan Pemerintah Pusat
Indonesia
Mahfud MD Minta Pj Kepala Daerah Jaga Koordinasi dengan Pemerintah Pusat

Mahfud memberi arahan kepada para penjabat (Pj) kepala daerah untuk membawa pemerintahan menjadi lebih baik.

Mahasiswa Demo RKUHP di Gedung DPR, Polisi Awasi Penyusup
Indonesia
Mahasiswa Demo RKUHP di Gedung DPR, Polisi Awasi Penyusup

Aksi kali ini untuk menolak Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP),

Cadangan Devisa Kembali Cetak Rekor Tertinggi
Indonesia
Cadangan Devisa Kembali Cetak Rekor Tertinggi

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani memperkirakan surplus neraca perdagangan pada 2021 akan melampaui pencapaian pada tahun lalu yang mencapai USD 21,73 miliar.

Korban Jatuh Seluncuran Kenpark Surabaya Alami Patah Tulang hingga Cedera Otak
Indonesia
Korban Jatuh Seluncuran Kenpark Surabaya Alami Patah Tulang hingga Cedera Otak

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Surabaya Ridwan Mubarun mengatakan, satu korban diduga mengalami cedera otak, tiga anak lainnya patah tulang dan lima korban lain menderita luka ringan.

Khawatir Terpapar COVID-19, Adam Deni Ajukan Penangguhan Penahanan
Indonesia
Khawatir Terpapar COVID-19, Adam Deni Ajukan Penangguhan Penahanan

Baru sehari menjalani masa penahanan, tersangka kasus dugaan unggahan dokumen ilegal Adam Deni langsung "tak betah".

OTT Berkurang, Wakil Ketua KPK: Tunggu Kecerobohan Calon Koruptor
Indonesia
OTT Berkurang, Wakil Ketua KPK: Tunggu Kecerobohan Calon Koruptor

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Alexander Marwata menyatakan banyaknya operasi tangkap tangan (OTT) alami kecerobohan