PVMBG: Gunung Anak Krakatau Alami 6 Kali Kegempaan Embusan Nampak kolom erupsi Gunung Anak Krakatau pada 4/1/2018 pukul 14:21 WIB. Foto: @Sutopo_PN/PVMBG

Merahputih.com - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menyampaikan laporan aktivitas Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mengalami enam kali kegempaan embusan.

Menurut PVNBG enam kali kegempaan diketahui dari sepanjang pengamatan Minggu (13/1) dini hari hingga Minggu pagi.

Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 13 Januari 2019, pukul 00.00 sampai dengan 06.00 WIB mengamati visual gunung kabut 0-III. Asap kawah tidak teramati.

"Teramati aktivitas kegempaan embusan sebanyak 6 kali, amplitudo 2-16 mm, durasi 15-165 detik," ujar Jumono, staf PVMB Kementerian ESDM dalam keterangan tertulis, Minggu (13/1).

Gunung api di dalam laut setinggi 110 meter dari permukaan laut (mdpl) ini, sepanjang pengamatan cuaca mendung. Angin bertiup lemah ke arah timur. Suhu udara 26-26 derajat Celsius, kelembapan udara 95-96 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau saat erupsi terlihat dari KRI Torani 860 di Perairan Selat Sunda, Jumat (28/12/2018). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Aktivitas Gunung Anak Krakatau saat erupsi terlihat dari KRI Torani 860 di Perairan Selat Sunda, Jumat (28/12/2018). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja

Kesimpulan tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), sehingga direkomendasikan masyarakat ataupun wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah.

Sebelumnya, Pos Pengamatan Gunung Anak Krakatau periode pengamatan 12 Januari 2019, pukul 00.00-24.00 WIB menunjukkan cuaca cerah dan berawan. Angin bertiup lemah ke arah timur dan barat daya. Suhu udara 25-32 derajat Celsius, kelembapan udara 0-94 persen, dan tekanan udara 0-0 mmHg.

Visual gunung jelas hingga kabut 0-III. Asap kawah teramati berwarna putih dengan intensitas tebal dan tinggi 100 meter di atas puncak kawah.

Kegempaan Tektonik Lokal sebanyak 9 kali, amplitudo 3-11 mm, S-P 4,5-5 detik, durasi 10-21 detik. Tektonik Jauh sebanyak 2 kali, amplitudo 5-19 mm, S-P 33 detik, durasi 105-132 detik.

Tingkat aktivitas Gunung Anak Krakatau Level III (Siaga), dan direkomendasikan masyarakat/wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 5 km dari kawah. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH