Putri Zulhas Pertanyakan Keputusan Menteri Nadiem yang Belum Buka Aktivitas Perkuliahan Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Zita Anjani. Foto: MP/Asropih

MerahPutih.com - Politikus Partai Amanat Nasional (PAN) Zita Anjani mendesak Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim untuk membuka aktivitas perkuliahan di kampus.

Ia pun bingung dengan keputusan Nadiem yang hingga sekarang ini belum memiliki solusi untuk dunia pendidikan di Indonesia. Padahal, pemerintah sudah membuka tempat wisata dan perbelanjaan dibuka namun dunia perkuliahan dihentikan.

Baca Juga

Desak Pasang Wifi Tiap RT, Fraksi PAN: Pemprov DKI Jangan Berdalih enggak Bisa

"Anak-anak kuliah itu mereka sudah pada dewasa dan punya KTP, disaat kantor buka, pasar buka, wisata buka, kenapa anak-anak yang sudah punya KTP mahasiswa itu ga boleh kuliah," keluh Zita saat mengecek pengadaan wifi internet gratis di Kampung Kumuh RT06/RW04, Kosambi, Jakarta Barat, Rabu (5/8).

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani bersama Anggota Komisi A, Lukmanul Hakim. Foto: MP/Asropih
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani bersama Anggota Komisi A, Lukmanul Hakim. Foto: MP/Asropih

Dengan memiliki KTP dan sudah usia dewasa, menurut putri Zulkifli Hasan, mereka sudah faham mengelai aturan protokol kesehatan yang nantinya dijalankn di kampus.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta itu pun punya usul, disaat perkuliahan dia buka peserta belajar dibagi menjadi beberapa shift dari kapasitas peserta kuliah di kelas. Hal itu guna menekan penyebaran virus corona di dunia kampus.

"Diibuat shift aja setengah dari total jumlah mahasiswa disatu kelas yang boleh masuk, kenapa gak boleh kampus di buka," papar Zita.

Baca Juga

Satpol PP DKI Raup Rp 2,47 Miliar dari Pelanggar PSBB Transisi

Menurut dia, saat ini Indonesia membutuhkan Perawat dan Dokter yang merawat para pasien yang terpapar COVID-19. Dengan begitu justru pendidikan seperti perkuliahan mencetak Perawat dan Dokter.

"Padahal kita lagi butuh namanya perawat, dolter, tenaga ahli, kita butuh, jangan persulit pendidikan, jangan berdalih melindungi anak-anak karena anak-anak sudah tidak dilindungi," tutupnya. (Asp)

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Guru Besar Undip Dukung Pemerintah tak Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel
Indonesia
Guru Besar Undip Dukung Pemerintah tak Buka Hubungan Diplomatik dengan Israel

Dia menjelaskan pembukaan hubungan diplomatik lebih diabdikan kepada kepentingan mendasar Indonesia sebagaimana diamanatkan dalam pembukaan UUD 1945 alinea keempat.

Pasar Baru Dibuka, Pengunjung Bersuhu di Atas 37 Derajat Dilarang Masuk
Indonesia
Pasar Baru Dibuka, Pengunjung Bersuhu di Atas 37 Derajat Dilarang Masuk

Personel TNI dan Polri duturunkan langsung untuk mengawasi kedisiplinan warga di sana.

PDIP Soroti Biaya Formula E di Jakarta yang Lebih Mahal Dua Kali Lipat dari Hongkong
Indonesia
PDIP Soroti Biaya Formula E di Jakarta yang Lebih Mahal Dua Kali Lipat dari Hongkong

Pembiayaan mobil balap berenergi listrik di Jakarta itu dua kali lipat dari dana yang dikeluarkan pemerintah Hongkong ketika menghelat kegiatan serupa.

Menilik Peran Diaspora Indonesia Dalam 'Pertarungan' Joe Biden-Donald Trump
Indonesia
 Imbas Pandemi Corona, Harga Gula Terkerek Naik
Indonesia
Imbas Pandemi Corona, Harga Gula Terkerek Naik

Ia menjelaskan kenaikan terjadi akibat pasokan stok yang menipis. "Gula ini memang stok menipis dan distribusi dari pabrik belum lancar. Kami akan koordinasi ke provinsi agar pendistribusian gula bisa lancar,” ujar Sri Purnomo.

Lebih dari 50 Calon Penumpang Kereta Api di Cirebon Positif COVID-19
Indonesia
Lebih dari 50 Calon Penumpang Kereta Api di Cirebon Positif COVID-19

Sedangkan yang dinyatakan positif tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan

RSUD Soetomo Bantah Tudingan Risma Pernah Tolak Bantuan dari Pemkot Surabaya
Indonesia
RSUD Soetomo Bantah Tudingan Risma Pernah Tolak Bantuan dari Pemkot Surabaya

RSUD Dr Soetomo kan juga dapat bantuan banyak dari provinsi, donatur, juga dari Kemenkes

 Terapkan PSBB, Pemkot Cirebon Tiadakan Salat Jumat Berjemaah di Mesjid
Indonesia
Terapkan PSBB, Pemkot Cirebon Tiadakan Salat Jumat Berjemaah di Mesjid

Wali Kota Cirebon Drs H Nashrudin Azis pada Kamis (2/4/) memutuskan untuk meniadakan sementara waktu pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Raya At-Taqwa dan masjid-masjid yang ada di Kota Cirebon

Polri Beberkan Alasan Habiskan Duit APBN Miliaran Rupiah Bayar Influencer
Indonesia
Polri Beberkan Alasan Habiskan Duit APBN Miliaran Rupiah Bayar Influencer

Lelang tersebut pun, telah melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE)

Upaya Terakhir Trump dan Biden Berebut Gedung Putih
Indonesia
Upaya Terakhir Trump dan Biden Berebut Gedung Putih

Paling tidak, agar bisa melenggang ke Gedung Putih, dari 538 suara yang diperebutkan, pemenangnya harus mendulang 270 suara atau lebih.