Fashion
Putri Samboda Ubah Bungkus Kemasan Jadi Fesyen Putri Samboda ubah sampah jadi baju dan aksesoris fesyan lainnya. (Foto: Instagram@putrisamboda)

KREATIVITAS tak ada batasnya. Tangan kreatif Putri Samboda bisa mengubah karung tepung jadi baju kekinian. Ia juga membuat bungkus makanan dan minuman jadi aksesoris yang berguna, seperti anting-anting, ikat pinggang, dan kalung.

Karya-karya yang dibuatnya ini menarik perhatian warganet di akun Instagramnya @putrisamboda. Putri juga menyulap gayung, kaleng kerupuk, bungkus mie menjadi tas yang keren.

Baca Juga:

Pilot Activity, Program Pengelolaan Sampah di Labuan Bajo oleh Sekretariat TKN

putri
Celana dari bungkus mie instan. (Foto: Instagram@putrisamboda)

Putri Samboda yang saat ini tinggal di Washington D.C., Amerika Serikat, sudah mulai mendaur ulang sampah bekas bungkus makanan sejak 2018. Namun karena sibuk dengan kegiatan lain, ia memutuskan untuk tidak melanjutkan untuk membuat karya baru.

Menurut laman detik.com, pada masa karantina 2020 lalu, Putri Samboda mulai kembali melakukan daur ulang. Ide itu kembali muncul saat tidak ada kegiatan. Dia membongkar lemari pakaiannya, menemukan banyak baju yang sudah tidak terpakai. Dia berpikir sangat sayang jika dibuang.

Putri pun mulai bereksperimen dengan menggunting bagian sepatu dan pakaiannya yang rusak. “Awalnya aku cuma tempel-tempel bungkus permen susu ke sepatu karena takut rusak. Tapi lama-lama aku gunting-gunting juga sepatu, baju, dan lainnya untuk eksperimen,” ungkap Putri Samboda.

Baca Juga:

Literasi Penanganan Sampah Medis Perlu Ditingkatkan

putri
Unggahan karya Putri Samboda di saat karantina 2020. (Foto: Instagram@putrisamboda)

Terdapat salah satu unggahannya yang membuat banyak orang Indonesia kagum dengan kreativitasnya. Dia membuat celana dari bungkus mie instan, lalu ia berfoto di sebelah mobil dengan tulisan “INDOMIE” di platnya.

“Kalau celana dari Indomie aku bikin iseng-iseng aja untuk sesuai sama plat mobilku, ternyata pada suka,” tambahnya.

Baginya, busana daur ulang berbahan plastik ini sesuatu yang umum dan telah dibuat oleh banyak orang. Dia mengatakan bahwa hanya mengombinasikan ide ini dengan gaya. Konsep yang Putri terapkan yakni dengan mengkombinasi high fashion brand dengan barang recehan yang tidak terlihat norak.

Baca Juga:

Gunakan Sampah Dapur sebagai Pupuk Tanaman Lebih Efektif

putri
Bungkus mie instan jadi topi dan masker. (Foto: Instagram@putrisamboda)

Hal yang membuatnya tertarik untuk membuat fesyen daur ulang ini, karena Putri tidak suka terlihat monoton. Alasan lainnya juga karena dia tidak terlalu tertarik untuk mengikuti tren fesyen.

Pada dasarnya dia mengombinasikan makanan dengan pakaian ini karena menyukai kedua hal tersebut. Sehingga tercetusnya ide ini. Kreativitas seperti ini seharusnya perlu terus dikembangkan khususnya di Indonesia. Dari laman Bisnis.com, data sampah dari PT Inocycle Technology Group Tbk. (INOV) yakni total sampah plastik yang berhasil dikumpulkan selama kuartal pertama 2021, sebanyak 11.600 ton.

Sebagian dari jumlah tersebut dikumpulkan melalui Plasticpay. Ini merupakan gerakan sosial berbasis kanal digital yang mengajak masyarakat untuk mengubah sampah plastik menjadi barang yang berguna. Sebagian besar botol plastik yang dikumpulkan berasal dari pengepul. Mereka juga berharap akhir tahun ini, jumlah sampah plastik yang terkumpul dan diolah menjadi serat daur ulang dapat meningkat 10 hingga 15 persen.

Baca Juga:

Jagoan Ubah Sampah Plastik Jadi Karya Bernilai Ekonomi

sampah
Kreativitas mengubah sampah menjadi kreasi berseni. (Foto: Unsplash/Noah Buscher)

Pentingnya melakukan daur ulang yakni, membantu untuk mengurangi penumpukan sampah plastik yang dapat merusak lingkungan. Solusi lainnya, untuk mengurangi sampah plastik, kamu bisa menghindari pemakaian barang sekali pakai.

Upaya seperti ini menjadi salah satu langkah kecil, untuk membangun lingkungan yang lebih bersih dan bebas dari penyakit, serta mengurangi kerusakanan. Hal kecil ini bisa dimulai dari sampah plastik rumahan, seperti yang dilakukan oleh Putri Samboda. Kemudian, mulai beranjak ke lingkungan yang ada di sekitar kita. (Cil)

Baca Juga:

Tukang Sampah Jagoan Negeri Aing Bersihkan Lingkungan Meski Sering Dilupakan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Waspada, Virus Trojan Mengintai Dibalik Situs Nonton Film Gratis
Fun
Waspada, Virus Trojan Mengintai Dibalik Situs Nonton Film Gratis

Peneliti keamanan siber di Kaspersky mendapati adanya malware Trojan yang berkedok film James Bond 'No Time to Die'

Lebih Suka Sendiri, 4 Zodiak ini Terkenal Malas Bergaul dengan Orang Lain
Fun
Katalog Sementara Yeezy GAP Dirilis, Kamu Suka yang Mana?
Fashion
Katalog Sementara Yeezy GAP Dirilis, Kamu Suka yang Mana?

Katalog sementara ini dirilis untuk memberikan gambaran koleksi kedepannya.

Begini Skema Pertandingan Cabang Esports di Pon XX Papua 2021
Fun
Begini Skema Pertandingan Cabang Esports di Pon XX Papua 2021

Pertandingan Esports di Pon XX Papua 2021 akan berlangsung sengit.

Dokumenter Terbaik FFI ‘You and I’ Tayang di Bioskop Online
ShowBiz
Dokumenter Terbaik FFI ‘You and I’ Tayang di Bioskop Online

Memberikan rasa hangat bagi para penonton dengan melihat interaksi dua sahabat yang menghabiskan hidupnya hingga usia yang sangat sepuh.

Fenomena Gerombolan 'Alay' Penonton Bayaran
Fun
Fenomena Gerombolan 'Alay' Penonton Bayaran

Penonton ini lebih heboh dari selebnya.

Svmmerdose Rilis Mini Album ‘Yeah Yeah Youth’ Secara Independen
ShowBiz
Svmmerdose Rilis Mini Album ‘Yeah Yeah Youth’ Secara Independen

Svmmerdose beranggotakan Rinrin pada vokal dan Iqbaal pada bass.

Trio 'Spidey' Bakal Hadir di Spider-Man 3?
ShowBiz
Trio 'Spidey' Bakal Hadir di Spider-Man 3?

Spider-Man 3 wajib masuk dalam list daftar film yang wajib kamu tonton.

Reebok x Wonder Woman, Kolaborasi untuk Penghargaan bagi Tenaga Kesehatan
Fashion
Reebok x Wonder Woman, Kolaborasi untuk Penghargaan bagi Tenaga Kesehatan

Berfokus kepada sosok Wonder Woman di dunia nyata.

Shaggydogg X Anom Sugiswoto Rilis Cendera Mata Spesial
ShowBiz
Shaggydogg X Anom Sugiswoto Rilis Cendera Mata Spesial

Bukan sebuah lagu melainkan cendera mata bersama seorang fotografer kawakan, Anom Sugiswoto.