Putra-Menantu Jokowi Unggul Telak di Pilkada Serentak Gibran Rakabuming Raka menyoblos di TPS 22 Manahan, Solo, Jawa Tengah, Rabu (9/12). (Foto: MP/Ismail)

MerahPutih.com - Hasil quick count Pilkada Kota Medan yang digelar lembaga survei Charta Politica dan tayang secara real time, sementara mengunggulkan pasangan nomor urut 2 Bobby Nasution dan Aulia Rachman.

Bobby Nasution, yang merupakan menantu Presiden Jokowi, meraih suara 55,08 persen. Hasil ini merupakan perhitungan quick count hingga pukul 15.40 WIB.

Sementara pasangan nomor urut 1, Akhyar Nasution-Salman Alfarizi meraih 44,99 persen. Total suara quick count yang sudah masuk sebesar 80,67 persen.

Baca Juga:

Bajo Raih 24 Suara, Gibran Menang Telak di TPS Keluarga Jokowi

Pasangan calon wali kota dan wakil wali Kota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution-Salman Alfarizi diusung partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Sedangkan pasangan nomor urut 2, Bobby Nasution-Aulia Rachman diusung PDIP, Gerindra, Golkar, PAN, Perindo, PPP, Nasdem, PSI, Hanura dan Gelora.

Sementara itu, putra Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka (33) dipastikan menjadi Wali Kota Solo periode 2021-2026 menggantikan FX Hadi Rudyatmo.

Paslon Gibran-Teguh konferensi pers terkait hitung cepat internal DPC PDIP, Rabu (9/12). (MP/Ismail)
Paslon Gibran-Teguh konferensi pers terkait hitung cepat internal DPC PDIP, Rabu (9/12). (MP/Ismail)

Kepastian itu setelah perolehan suaranya dalam Pilwalkot Solo 2020 tak mungkin terkejar oleh lawannya.

Berdasarkan hasil hitung cepat Charta Politika pukul 15.25 WIB, dari 82 persen suara yang masuk, Gibran yang berpasangan dengan Teguh Prakosa memperoleh dukungan 88 persen suara.

Sedangkan lawannya Bagyo Wahyono-FX Supardjo baru memperoleh 12 persen suara. Dengan demikian, mustahil perolehan suara Gibran-Prakosa terkejar oleh Bagyo-Supardjo.

Baca Juga:

Unggul Hitung Cepat, Gibran akan Sowan ke Bajo

Keberhasilan Gibran tersebut mengikuti jejak ayahnya, Joko Widodo (Jokowi) yang sebelumnya menjadi wali kota ke-16.

Sebelum terpilih sebagai presiden RI pada Pilpres 2014, Jokowi terpilih sebagai wali kota selama dua periode, yakni periode 2005-2010 dan 2010-2015.

Namun, baru menjabat dua tahun pada periode kedua, Jokowi mengundurkan diri karena maju dalam Pilgub DKI Jakarta 2012 dan terpilih memimpin ibu kota. (Knu)

Baca Juga:

Pesan Khusus 'Tahanan KPK' di TPS 037 untuk Gibran Jokowi dan Bagyo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Imbau Pengelola Kafe Berdayakan Musisi Lewat Manggung Online
Indonesia
Pemprov DKI Imbau Pengelola Kafe Berdayakan Musisi Lewat Manggung Online

Pengelola restoran diharapkan bisa memperdayakan para musisi untuk manggung melalui cara virtual.

Anies Berencana Pasang Masker di Patung Jenderal Sudirman
Indonesia
Anies Berencana Pasang Masker di Patung Jenderal Sudirman

Kegiatan pemasangan masker itu akan berlangsung sekitar pukul 17.00 WIB

Kejagung Usut Tindak Pidana Jaksa Pinangki di Kasus Pelarian Djoko Tjandra
Indonesia
Kejagung Usut Tindak Pidana Jaksa Pinangki di Kasus Pelarian Djoko Tjandra

"Kami dalami adanya dugaan tersebut, apakah nanti jadi peristiwa pidana atau bukan," tutur Kapuspenkum Kejagung Hari Setiyono

Anies Perintahkan Satpol PP Pantau Semua Gedung Perkantoran
Indonesia
Anies Perintahkan Satpol PP Pantau Semua Gedung Perkantoran

Hanya saja Anies meminta kantor menerapkan dua gelombang masuk kerja untuk menghindari kerumunan.

Dinkes DKI: Masyarakat Anggap COVID-19 Bisa Selesai Sendiri
Indonesia
Dinkes DKI: Masyarakat Anggap COVID-19 Bisa Selesai Sendiri

Hal tersebut, tentu menjadi tantangan tersendiri

Imbas COVID-19, Okupansi KA Prameks Relasi Yogyakarta-Solo Tinggal 20 Persen
Indonesia
Imbas COVID-19, Okupansi KA Prameks Relasi Yogyakarta-Solo Tinggal 20 Persen

KA Prameks Relasi Yogyakarta-Solo yang selama ini menjadi primadona warga untuk berpergian ke Solo dan Yogyakarta ikut terdampak wabah virus corona (COVID-19).

ICW Minta Ketua MA Bentuk Tim Investigasi Internal Usut Kasus Nurhadi
Indonesia
ICW Minta Ketua MA Bentuk Tim Investigasi Internal Usut Kasus Nurhadi

Kurnia mengatakan, koordinasi antara KPK dan MA dalam pengusutan kasus ini masih buruk. Hal ini terlihat saat lembaga antirasuah memanggil sejumlah Hakim Agung untuk diperiksa.

Alasan Kejagung Langsung Eksekusi Djoko Tjandra Sehari Setelah Ditangkap
Indonesia
Alasan Kejagung Langsung Eksekusi Djoko Tjandra Sehari Setelah Ditangkap

Eksekusi terhadap Djoko Tjandra dilakukan oleh jaksa eksekutor

Ravio Patra Ajukan Gugatan Praperadilan
Indonesia
Ravio Patra Ajukan Gugatan Praperadilan

Gugatan praperadilan itu telah terdaftar di PN Jakarta Selatan dengan nomor perkara 63/PID/PRA/2020/PN.JKT.SEL tertanggal 3 Juni 2020.

DPR Tuntut PLN Transparan Jawab Tuduhan Tarif Listrik Naik saat WFH
Indonesia
DPR Tuntut PLN Transparan Jawab Tuduhan Tarif Listrik Naik saat WFH

Banyaknya masyarakat mengeluhkan pembayaran listriknya lebih mahal dibandingkan biasanya saat WFH.