Punya Segudang Aib, Ahok Dinilai Tak Layak Bongkar Kebobrokan Pertamina Komisaris Utama PT Pertamina Basuki Tjahaja Purnama. (Antara/Bayu Prasetyo)

MerahPutih.com - Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin mendukung upaya Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok membongkar kebobrokan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertamina.

Menurut Ujang, Ahok tak perlu menutup-nutupi bila ada kebobrokan di perusahaan plat merah itu. Bila mempunyai data adanya dugaan korupsi yang dapat merugikan negara, diperkenankan untuk dibongkar ke publik.

Baca Juga:

Ahok Buka Aib Pertamina, Pengamat: Sinyal Perombakan atau Cari Panggung

"Jika ada aib, dosa, dan korupsi di Pertamina ya bongkar saja," ucap Ujang saat dikonfirmasi Merahputih.com, Kamis (17/9).

Ujang pun menyakini, sejak lama Pertamina sudah bermasalah karena banyak mafia minyak yang bersarang di perusahaan milik negara tersebut. Menurutnya, hal itu bukan rahasia lagi di kalangan masyarakat umum.

Dengan begitu, ia setuju jika Ahok bernyali besar untuk buka-bukaan permasalahan yang ada di dalam Pertamina.

"Jadi kalau Ahok mau buka aib Pertamina bagus-bagus saja. Biar publik semakin tahu," papar ujang.

Komisaris Utama Pertamina Ahok (tengah) bersalaman dengan Presiden Jokowi. (Foto: instagram.com/basukibtp)
Komisaris Utama Pertamina Ahok (tengah) bersalaman dengan Presiden Jokowi. (Foto: instagram.com/basukibtp)

Tapi yang disesalkan Ujang adalah seharusnya yang membuka kebobrokan Pertamina bukan Ahok. Pejabat lain yang bersih dari permasalahan.

Sebab ia menilai, Ahok tak pantas membongkar kesalahan orang sedangkan ia memiliki segudang aib.

"Namun harusnya yang membuka aib Pertamina haruslah orang bersih. Jangan orang yang berlumpur aib juga," tegasnya.

Baca Juga:

Ahok Klaim Saran dan Kritiknya Diterima Erick Thohir

Ketika diperjelas lagi apa aib yang menempel pada Ahok. Ujang tak menyebutkan secara gamblang, ia hanya merekomendasikan membaca buku karya Marwan Batubara.

"Di bukunya Marwan Batubara juga banyak dikupas. Di media-media juga sudah banyak tersebar," tutupnya. (Asp)

Baca Juga:

Geger Ahok Ungkap Borok Pertamina

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Bos Perkapalan
Indonesia
Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Bos Perkapalan

Adapun ke-12 tersangka yang berhasil ditangkap yakni inisial NL, R alias MM, SY, DM alias M, SP, AJ, MR, DW alias D, R, RS, dan TH

Update COVID-19 Kamis (5/11): Pasien Positif Bertambah 4.065 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (5/11): Pasien Positif Bertambah 4.065 Kasus

Sehingga total, sejak kasus pertama diumumkan Maret 2020, ada kasus Corona sebanyak 425.796

KRL Dituding Sarang Penyebaran Corona, Begini Klarifikasi KCI
Indonesia
KRL Dituding Sarang Penyebaran Corona, Begini Klarifikasi KCI

PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) telah melaksanakan berbagai protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19 di transportasi publik.

DPR Sahkan UU Cipta Kerja
Indonesia
DPR Sahkan UU Cipta Kerja

Sebelumnya penutupan masa sidang tersebut dijadwalkan pada Kamis (8/10) namun dipercepat menjadi Senin (5/10) dan memutuskan membawa RUU Ciptaker dalam Rapat Paripurna untuk disetujui menjadi UU.

KPK Hentikan Sementara Pemeriksaan Saksi Semua Kasus Korupsi
Indonesia
KPK Hentikan Sementara Pemeriksaan Saksi Semua Kasus Korupsi

"Untuk kegiatan pemeriksaan penyidikan sementara tidak ada," kata Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri

Sabtu-Minggu Jadi Puncak Arus Balik Libur Panjang
Indonesia
Sabtu-Minggu Jadi Puncak Arus Balik Libur Panjang

Tercatat sebanyak 336 ribu kendaraan meninggalkan wilayah ibu kota selama dua hari atau H+2 masa libur panjang 28 Oktober hingga 1 November 2020.

 Pengamat Pertanyakan Kewibawaan Presiden Jokowi Dalam Penanganan COVID-19
Indonesia
Pengamat Pertanyakan Kewibawaan Presiden Jokowi Dalam Penanganan COVID-19

"Ini sejak revisi UU KPK. Sehingga imbauan-imbauan beliau tak efektif di lapangan karena kurangnya dukungan publik kepada beliau," kata Ray

Dicopot dari Kapolda Metro, Irjen Nana Sudjana Samakan dengan TNI
Indonesia
Dicopot dari Kapolda Metro, Irjen Nana Sudjana Samakan dengan TNI

"Mutasi itu suatu hal yang biasa dalam institusi Polri, sebagaimana di TNI," kata dia.

Hitung Cepat, Idris-Imam Unggul di Pilkada Depok
Indonesia
Hitung Cepat, Idris-Imam Unggul di Pilkada Depok

Tercatat, Idris yang berpasangan dengan Imam Budi Hartono meraih suara 54,54 persen

Kabaharkam Polri: Kebijakan Asimilasi Yasonna Laoly Bikin Masalah Baru
Indonesia
Kabaharkam Polri: Kebijakan Asimilasi Yasonna Laoly Bikin Masalah Baru

Polri menerbitkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1238/IV/OPS.2/2020