Punya Rekam Jejak, Ahok Layak Jadi Menteri Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. (Foto: setkab).

MerahPutih.com- Masuknya mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jadi menteri di Kabinet Indonesia Maju sangat mungkin terjadi. Ahok dinilai 0memiliki rekam jejak yang baik, punya integritas dan kapasitas.

Pengamat Politik Wempy Hadir mengatakan, Ahok bisa ditempatkan dimana saja, pada setiap tugas dan tanggung jawab yang dipercayakan kepadanya.

"Mau ditempatkan BUMN saya kira malah lebih bagus lagi," ungkap Wempy.

Baca Juga:

Penyuap Bupati Kutai Timur Digeladang ke Jakarta

Rekam jejak Komisaris Utama PT Pertamina itu, lanjut Wempy, bisa dilacak dari sejak Ahok menjadi Bupati Belitung Timur, anggota DPR, hingga menjadi Gubernur DKI Jakarta.

"Karena orang ini kan punya komitmen dan integritas tingkat tinggi dan tentu bukan satu dua hari," jelas Wempy.

Ahok mengaku sampai saat ini, tidak ada pembahasan dari pemerintah mengenai dirinya akan menjadi Menteri BUMN.

"Tidak pernah," singkat Ahok.

Sinyal kuat reshuffle kabinet keluar dari mulut Presiden Jokowi pada pertengahan Juni lalu saat Presiden Jokowi memimpin sidang kabinet paripurna. Alasan Jokowi menyayangkan para pembantunya kurang memiliki sense of crisis dan bekerja seperti normal. (Knu)

Baca Juga:

Ikut Sosialisasi Pilkada, KPK Dalami Motif Bupati Kutai Timur Bawa Duit Miliaran

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kebebasan Berekspresi Bukan Untuk Menghina Nilai Agama
Indonesia
Kebebasan Berekspresi Bukan Untuk Menghina Nilai Agama

Tidak ada satu agama pun di dunia ini yang mengajarkan umatnya untuk melakukan kekerasan.

Sejak 2018, Polri Tangani 223 Kasus Miras
Indonesia
Sejak 2018, Polri Tangani 223 Kasus Miras

Merujuk catatan kepolisian, sejak 2018 hingga 2020 setidaknya ada 223 kasus yang dilatarbelakangi dengan konsumsi minuman keras

Update COVID-19 DKI Selasa (6/10): 81.043 Positif, 66.315 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Selasa (6/10): 81.043 Positif, 66.315 Sembuh

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 7.220 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.007 positif dan 6.213 negatif.

Wamenag Minta Masyarakat Hentikan Perdebatan soal Kehalalan Vaksin COVID-19
Indonesia
Wamenag Minta Masyarakat Hentikan Perdebatan soal Kehalalan Vaksin COVID-19

"Saya harap masyarakat menghentikan polemik tentang halal dan haram vaksin ini," kata dia.

Ini Titik Penyekatan Pemudik Yang Dilakukan Polda Metro Jaya
Indonesia
Ini Titik Penyekatan Pemudik Yang Dilakukan Polda Metro Jaya

Ditlantas Polda Metro Jaya juga akan memeriksa dengan seksama kelengkapan dokumen maupun kendaraan angkutan barang yang mendapat pengecualian untuk keluar dan masuk.

Dinkes DKI: Keterpakaian Ruang Perawatan Pasien COVID-19 Menurun
Indonesia
Dinkes DKI: Keterpakaian Ruang Perawatan Pasien COVID-19 Menurun

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta menyebut tingkat keterisian tempat tidur perawatan pasien terpapar virua corona di rumah sakit rujukan COVID-19 mengalami penurunan.

Dua Rumah di Sukabumi Ambruk Pascagempa, Kerugian Capai Rp300 Juta
Indonesia
Dua Rumah di Sukabumi Ambruk Pascagempa, Kerugian Capai Rp300 Juta

Dua rumah di Kampung Linggaresmi, Kabupaten Sukabumi, Jabar, ambruk pascagempa bumi bermagnitudo 5.0 yang terjadi sekitar pukul 16.23 WIB pada Selasa (27/4).

Polisi Bongkar Sindikat Pemalsuan Buku Nikah Jaringan Jakarta-Subang
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Pemalsuan Buku Nikah Jaringan Jakarta-Subang

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Utara meringkus tujuh orang yang tergabung dalam sindikat pembuat buku nikah palsu jaringan Jakarta-Subang.

Akui Setiap Aksi Ada Penyusup, Wagub DKI Minta Polisi tak Terprovokasi
Indonesia
Akui Setiap Aksi Ada Penyusup, Wagub DKI Minta Polisi tak Terprovokasi

"Kami berharap aparat tidak terprovokasi," ujar Riza

Dinkes DKI Bikin 'Pilot Project' Sekolah Percontohan untuk Belajar Tatap Muka
Indonesia
Dinkes DKI Bikin 'Pilot Project' Sekolah Percontohan untuk Belajar Tatap Muka

Diperkirakan, jumlah sekolah di DKI yang bisa antara 50 sampai 100 sekolah