Pemulihan Ekonomi
Punya Dasar Kuat, Industri Otomotif Kembali Bangkit di 2021 Pameran Mobil. (Foto: Gaikindo).

MerahPutih.com - Semua industri pengolahan non-migas diprediksi mengalami pemulihan pada 2021, terutama di beberapa sektor manufaktur yang menjadi kekuatan Indonesia.

"Hampir semua bisa tumbuh lebih tinggi, tapi yang penting adalah industri farmasi, baik untuk manusia dan hewan," ujar Ekonom Senior Institute For Development of Economics and Finance (Indef) Faisal Basri di Jakarta, Kamis (26/11).

Ia mengatakan, untuk industri peternakan atau unggas kondisinya sedang bagus dengan ongkos produksi mengalami penurunan. Selain itu, ketergantungan pada impor juga makin turun.

Baca Juga:

DPR Kritik Serapan Dana Pemulihan Ekonomi Tidak Maksimal

Selama pandemi ini, industri makanan dan minuman tetap tumbuh positif karena produk dari industri tersebut merupakan barang konsumsi yang tetap dibutuhkan masyarakat.

"Industri otomotif, yang memang pada dasarnya sudah kuat dan tinggal menunggu waktu untuk pulih," katanya.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) memproyeksikan sejumlah subsektor industri tetap tumbuh positif tahun ini. Meskipun secara keseluruhan, pertumbuhan industri pengolahan pada 2020 masih akan terkontraksi sebesar 2,22 persen.

Pameran otomotif. (Foto:Gaikindo)>
Pameran otomotif. (Foto:Gaikindo)

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kemenperin Eko Cahyanto mengatakan, terdapat lima subsektor industri yang diproyeksi tumbuh positif sepanjang 2020 yakni berkaitan dengan pandemi COVID-19.

"Industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional, industri bahan kimia dan barang dari bahan kimia, industri logam dasar, serta industri makanan," katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Realisasi Dana Pemulihan Ekonomi Bagi Korporasi Belum Terserap

Mesin Mobil Modern Perlu Pelumas yang Tepat
Fun
Honda Hengkang dari F1
Olahraga
Mesin Mobil Modern Perlu Pelumas yang Tepat
Fun
Honda Hengkang dari F1
Olahraga
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kuasa Hukum Kecewa Imam Nahrawi Divonis 7 Tahun Penjara
Indonesia
Kuasa Hukum Kecewa Imam Nahrawi Divonis 7 Tahun Penjara

Wa Ode memberi isyarat, akan menempuh upaya hukum terkait vonis tujuh tahun penjara yang dijatuhkan hakim terhadap kliennya tersebut.

Pfizer Tetapkan Harga Jual Vaksin COVID-19, Berapa?
Dunia
Pfizer Tetapkan Harga Jual Vaksin COVID-19, Berapa?

Harga jual vaksin antara Pfizer dan AS ditetapkan dalam kontrak yang diumumkan pada minggu lalu.

Trump dan Biden Gelar Debat Perdana
Indonesia
Trump dan Biden Gelar Debat Perdana

Trump dan Biden menjawab pertanyaan-pertayaan dari wartawan Fox News, Chris Wallace, di hadapan sekitar 100 orang yang akan menyaksikannya secara langsung.

Viral Sprindik Kasus yang Menyeret Erick Thohir, Begini Respons KPK
Indonesia
Viral Sprindik Kasus yang Menyeret Erick Thohir, Begini Respons KPK

Sprindik dikeluarkan untuk mengusut kasus pengadaan alat rapid test COVID-19

KPK Pastikan Dalami Dugaan Keterlibatan Puan Maharani dalam Kasus Suap Bansos
Indonesia
KPK Pastikan Dalami Dugaan Keterlibatan Puan Maharani dalam Kasus Suap Bansos

KPK memastikan bakal mendalami setiap informasi terkait kasus dugaan suap pengadaan bansos COVID-19 untuk wilayah Jabodetabek yang menjerat Mensos Juliari Batubara.

Bogor dan Bekasi Kerja Sama Tanggulangi Bencana di Perbatasan
Indonesia
Bogor dan Bekasi Kerja Sama Tanggulangi Bencana di Perbatasan

Kerja sama antara Pemkab Bogor dengan Pemkot Bekasi terkait pelayanan publik sudah terjalin sejak tahun 2019.

Irjen Napoleon Dinilai Karang Cerita Kedekatan Tommy Sumardi dengan Kabareskrim dan Pimpinan DPR
Indonesia
Irjen Napoleon Dinilai Karang Cerita Kedekatan Tommy Sumardi dengan Kabareskrim dan Pimpinan DPR

Dion menduga pernyataan Napoleon Bonaparte ini sebagai upaya menggiring opini

Eks Anak Buah Hasto Divonis 1 Tahun dan 8 Bulan Penjara
Indonesia
Eks Anak Buah Hasto Divonis 1 Tahun dan 8 Bulan Penjara

Hakim menyatakan Saeful Bahri selaku kader PDIP terbukti menyuap eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Anies Mengaku Belum Lihat Draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja
Indonesia
Anies Mengaku Belum Lihat Draf RUU Omnibus Law Cipta Kerja

Anies menuturkan bahwa dirinya akan membaca terlebih dahulu untuk dipelajari.

Pemerintah Diminta Tingkatkan Perlindungan Tenaga Medis Tangani COVID-19
Indonesia
Pemerintah Diminta Tingkatkan Perlindungan Tenaga Medis Tangani COVID-19

Oleh karena itu, waktu istirahat bagi para tenaga medis tersebut perlu ditambah