Puncak Musim Kemarau, Jateng Malah Dilanda Hujan Hujan terjadi di Solo, Jawa Tengah pada bulan Agustus akibat ada pergerakan masa udara basah yang melewati wilayah Jawa Tengah. (MP/Ismail).

MerahPutih.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Tengah memprediksi pada bulan Aguatus akan terjadi puncak musim kemarau di wilayah Jawa Tengah.

Namun demikian, yang terjadi justru terjadi hujan yang merata d sejumlah kabupaten/kota di Jawa Tengah termasuk Solo pada pekan kedua Agustus.

Kasi Data dan Informasi BMKG Semarang Iis Widya Harmoko, mengungkapkan, potensi hujan masih bisa terjadi pada musim kemarau ini di wilayah Jawa Tengah dalam 3 hingga 4 hari ke depan. Hal tersebut terjadi akibat ada pergerakan masa udara basah yang melewati wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

"Kami lihat memang ada pergerakan masa udara basah yang melewati wilayah Jawa Tengah sehingga untuk saat ini potensi hujan juga masih ada," ujar Widya, Sabtu (15/8).

Ia mengakui, munculnya hujan di tengah puncak musim kemarau ini sempat membuat orang heran. Bahkan, ada yang memperkirakan kondisi tersebut pertanda akan dimulaianya musim penghujan.

"Kami dapat laporan tiga sampai dua hari kemarin hujan terjadi di wilayah Jawa Tengah pada malam hari. Termasuk wilayah Solo Raya pada Jumat malam dilanda hujan," katanya.

Ilustrasi cuaca mendung.
Ilustrasi cuaca mendung. (Foto: Ismail/Jawa Tengah)

Potensi hujan di Jawa Tengah, kata dia, masih akan terjadi khususnya paling lama 3-4 hari lagi kedepan. Intensitas hujan nantinya akan berkurang. Ia mengatakan kemarau tahun 2020 ini cenderung lebih basah dibanding tahun 2019 dan 2018.

Menyinggung prakiraan musim hujan, secara umum di Jawa Tengah memasuki musim hujan bulan Oktober 2020. Dimana wilayah Kabupaten Temanggung bulan Oktober dipredikai mulai turun hujan, dari Temanggung bagian barat menuju ke arah timur.

"Wilayah barat Jawa Tengah sekitar awal Oktober dan nanti di sebelah timur sekitar akhir oktober baru masuk musim hujan. Ada juga pada November baru masuk musim penghujan terutama untuk daerah pantura bagian timur seperti Kabupaten Rembang, Kabupaten Pati dan Kabupaten Jepara," paparnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga:

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Luhut Sebut Indonesia Negara Tujuan Investasi Nomor 4 Dunia
Indonesia
Luhut Sebut Indonesia Negara Tujuan Investasi Nomor 4 Dunia

Indonesia memiliki aturan untuk negara-negara yang ingin berinvestasi di Indonesia

KPK Ungkap Sosok yang Bantu Nurhadi Selama Jadi Buronan
Indonesia
KPK Ungkap Sosok yang Bantu Nurhadi Selama Jadi Buronan

Ini yang nanti bisa dikategorikan sebagai melakukan pelanggaran Pasal 21 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi

Pemprov DKI Sediakan Tempat Inap Tenaga Medis Tangani Corona, Ini Lokasinya
Indonesia
Pemprov DKI Sediakan Tempat Inap Tenaga Medis Tangani Corona, Ini Lokasinya

Anies menerangkan, mereka dijemput langsung menggunakan Transjakarta secara bertahap.

MUI DKI: Salat Id di Rumah tidak Kurangi Pahala
Indonesia
MUI DKI: Salat Id di Rumah tidak Kurangi Pahala

Meskipun situasi penyebaran COVID-19 di DKI sedang dalam kondisi baik karena adanya penurunan kasus.

Kasus Terinfeksi Corona di Spanyol Lampaui 100.000
Dunia
Kasus Terinfeksi Corona di Spanyol Lampaui 100.000

Jumlah kasus meningkat menjadi 102.136 dan merupakan kenaikan dari 94.417 dibandingkan pada Selasa (31/3).

Tampil Beda, Jaksa Pinangki Hadiri Sidang Perdana di Pengadilan Tipikor
Indonesia
Pemprov DKI Kucurkan Dana Bantu Korban Banjir
Indonesia
Pemprov DKI Kucurkan Dana Bantu Korban Banjir

"Kami dana BTT available untuk digunakan. Masih Rp188 Miliar kami punya dana BTT," kata Edi

Di Depan PA 212 cs, DPR Janji Hentikan Bahas RUU Haluan Ideologi Pancasila
Indonesia
Di Depan PA 212 cs, DPR Janji Hentikan Bahas RUU Haluan Ideologi Pancasila

Dia melanjutkan, mekanisne itu akan dilalui dengan tata tertib (Tatib) dan mekanisme yang ada di dalam undang-undang.

Begini Kerawanan Pilkada Serentak Versi Bawaslu
Indonesia
Begini Kerawanan Pilkada Serentak Versi Bawaslu

Pada konteks sosial sebanyak 40 kabupaten dan kota memiliki indeks kerawanan tinggi dan 211 lainnya pada tingkat sedang.

Sepeda Motor Boleh Berboncengan saat PSBB asal...
Indonesia
Sepeda Motor Boleh Berboncengan saat PSBB asal...

Pengendara sepeda motor masih diperbolehkan untuk berboncengan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta.