Puncak Mudik Natal, 85.975 Mobil Melintas di Tol Cipali Tol Palimanan. (Foto: Antara)

MerahPutih.com- Tercatat 85.975 kendaraan melintasi Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) pada puncak arus lalu lintas liburan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

General Manager Operation Astra Tol Cipali Suyitno mengatakan, bahwa pihaknya telah memprediksi puncak arus lalu lintas liburan Natal terjadi pada hari Kamis (24/12).

Baca Juga:

Pekan Depan COVID-19 Bisa Memburuk

Pada puncak liburan Natal itu diprediksi sebanyak 95.675 melintasi Tol Cipali. Akan tetapi, realisasinya hanya 85.975 kendaraan yang melintas.

Pada hari Jumat ini, kata dia, sejak pagi hingga menjelang malam, arus lalu lintas di Tol Cipali terpantau ramai lancar.

Suyitno mengatakan, pihak pengelola Tol Cipali membuka 30 gardu tol otomatis (GTO) untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pada masa libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

Tol Cipali. (Foto: Antara)
Tol Cipali. (Foto: Antara)

Menurut dia, pada liburan kali ini, ASTRA Tol Cipali sebagai pengelola Tol Cipali ikut mendukung program Polda Jabar yang melakukan pemeriksaan rapid test antigen di rest area.

Rapid test antigen itu dilakukan secara random kepada para pengunjung di empat rest area Tol Cipali, yakni rest area KM 86, KM 102, dan KM 101 arah Jakarta dan Palimanan.

Kegiatan rapid test antigen di rest area Tol Cipali tersebut digelar mulai 24 hingga 27 Desember serta 30 sampai 31 Desember 2020. (Asp)

Baca Juga:

Pertamina Pastikan Pasokan BBM di Sepanjang Tol Sumatera

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Warga Bakri Bantaeng Sulsel Tutup Jalan karena Kecewa dengan Pemerintah
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Warga Bakri Bantaeng Sulsel Tutup Jalan karena Kecewa dengan Pemerintah

Puluhan warga yang menutup jalan merupakan korban banjir bandang.

TNI Waspadai Orang yang Mengaku Jadi Korban Penyerangan Polsek Ciracas
Indonesia
TNI Waspadai Orang yang Mengaku Jadi Korban Penyerangan Polsek Ciracas

Dudung tak menutup kemungkinan adanya korban lain yang meninggalkan lokasi kejadian

Usut Pembakaran Bendera Partai Penguasa, Polri Janji Profesional
Indonesia
Usut Pembakaran Bendera Partai Penguasa, Polri Janji Profesional

Semua pihak diminta menjaga kestabilan nasional

Siapkan Anggaran Rp400 Miliar, Pemprov DKI Targetkan 300 Ribu Sumur Resapan
Indonesia
Siapkan Anggaran Rp400 Miliar, Pemprov DKI Targetkan 300 Ribu Sumur Resapan

Pemprov DKI Jakarta berencana akan membangun 300 ribu sumur resapan sepanjang tahun 2021 hingga 2022.

Soal Kisruh Partai Demokrat, SBY Diminta Tak Keluarkan Tudingan ke Pihak Luar
Indonesia
Soal Kisruh Partai Demokrat, SBY Diminta Tak Keluarkan Tudingan ke Pihak Luar

“SBY seyogyanya batasi evaluasinya dalam bingkai konflik internal elit Partai Demokrat saja,” kata Hikam

Maestro Gamelan Rahayu Supanggah Tutup Usia
Indonesia
Maestro Gamelan Rahayu Supanggah Tutup Usia

Sosok Rahayu yang selalu lekat dengan akademisi ISI dan seniman besar tersebut lahir di Boyolali, 29 Agustus 1949, meninggal di Rumah Sakit Brayat Minulya Solo, Jawa Tengah.

Pemerintah Tuntut Kejelasan Pemerintah Arab Saudi soal Ibadah Haji
Indonesia
Pemerintah Tuntut Kejelasan Pemerintah Arab Saudi soal Ibadah Haji

Info kepastian tersebut diharapkan sudah jelas sebelum berakhirnya bulan Ramadan tahun ini.

Setelah Zona Hijau, Kini Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Depok yang Meningkat
Indonesia
Setelah Zona Hijau, Kini Angka Kesembuhan Pasien COVID-19 di Depok yang Meningkat

Untuk pemeriksaan di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Depok tercatat sebanyak tiga kasus

Indonesia Ingin Pajak Penghasilan Perusahaan Digital di Dunia Seragam
Indonesia
Indonesia Ingin Pajak Penghasilan Perusahaan Digital di Dunia Seragam

Pemerintah Indonesia mulai Agustus 2020, akan memungut PPN yang dibebankan kepada konsumen lewat perusahaan yang melakukan perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) atas barang dan jasa dari luar negeri.

Masih di Masa Pandemi, Konser Musik Tidak Ada Urgensinya Terhadap Pilkada Serentak 2020
Indonesia
Masih di Masa Pandemi, Konser Musik Tidak Ada Urgensinya Terhadap Pilkada Serentak 2020

Mengingat kurva penyebaran COVID-19 di Indonesia yang angkanya semakin mengkhawatirkan