Puma Fi, Sepatu Olahraga dengan Teknologi Mutakhir Puma Fi, sepatu berteknologi mutakhir yang mampu mengikat secara otomatis (foto: in.mashable.com)

PRODUSEN sepatu kasual dan olahraga asal Jerman ini mengumumkan produk sepatu terbaru mereka, Puma Fi.

Sepatu ini dilengkapi dengan fitur self-lacing atau mengikat otomatis.

Istilah Fi merupakan singkatan dari “Fit Intelegence”. Sepatu imi mampu beradaptasi dengan kaki penggunanya hanya dengan satu sentuhan.

Kabarnya sepatu ini dibanderol dengan harga US$330 atau sekitar Rp.4,6 juta saat dirilis pada 2020 mendatang.

1. Teknologi Puma Fi

Puma Fi Review
Sepatu akan otomatis menyesuaikan dengan kaki pengguna (foto: htxt.africa)

Hanya dengan menyentuh modul yang terdapat pada lidah sepatu, maka secara otomatis akan menyesuaikan dengan kaki pengguna.

Itu berkat teknologi micromotor built-in yang mampu menarik sepasang kabel khusus berwarna biru di bagian badan sepatu.

Erat atau renggang ikatan pada Puma Fi dapat diatur melalui aplikasi ponsel pintar atau menggunakan Apple Watch.

Sayangnya, Puma fi tidak memiliki kemampuan untuk melacak berbagai unsur penting dalam olahraga seperti jumlah langkah atau mengukur kalori yang telah terbakar.

2. Suksesor Puma AutoDisc

Puma Fi Review
Puma Fi merupakan adik atau suksesor Puma AutoDisc (foto: engadget.com)

Pada tahun 2016, Puma pernah merilis sepatu self-lacing pertama mereka, Puma AutoDisc. Tahun 1986 Puma pernah memproduksi Puma RS yabga mengukur jarak, waktu dan kalori.

Sepasang sepatu yang memiliki daya sendiri dan dapat diisi ulang via Qi Wireless charging pad. daya tahannya mencapai lima hari.

3. Bukan satu-satunya sepatu self-lacing

Puma Fi Review
Puma bukan satu-satunya produsen sepatu dengan fitur self-lacing (foto: dialymail)

Beberapa minggu sebelum Puma Fi diumumkan, Nike telah terlebih dulu mengumumkan sepatu self-lacing mereka.

Adalah Nike Marty Mcfly Adapt BB, sepatu berteknologi tinggi yang juga bisa dikendalikan dari ponsel pintar.

Mirip dengan Puma fi, sepatu keluaran Nike juga menggunakan jasa baterai yang dapat diisi kembali. Bedanya, Marty Mcfly Adapt BB khusus digunakan untuk olahraga basket.

4. Mengajak calon konsumen untuk mencoba

Puma Fi Review
Puma meminta calon konsumen mencoba dan memberi tanggapan (foto: riau1.com)

Puma mengajak calon konsumen menggunakan teknologi pada sepatu tersebut.

Nantinya, para calon konsumen akan dimintai tanggapan pada versi beta dari Puma Fi mulai dari kegunaan, desain, teknik, sampai daya pakai sepatu.

Langkah cermat yang dilakukan Puma dengan meminta calon konsumen mencobanya, karena Puma Fi memang dirancang untuk berolahraga dan lari ringan yang ramah konsumen. (ADP)

Kredit : anandadimas

Tags Artikel Ini

Ananda Dimas Prasetya