Puluhan Warga Gagal Dapat Vaksin Dosis Kedua, Gibran Minta Maaf Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Puluhan warga gagal mendapatkan vaksin dosis kedua saat mengikuti vaksinasi massal yang diadakan 074/Warastratama, Kamis (12/8). Hal tersebut terjadi akibat vaksin Sinovac dosis kedua terlambat datang.

Seorang warga, Eka Arista (21) mengaku mendapatkan pemberitahuan secara online untuk datang ke Denkesyah Klinik Pratama Kartika 1 Surakarta RS Slamet Riyadi mengikuti vaksin dosis kedua pada hari ini. Namun, setelah datang ke lokasi ternyata vaksin dosis kedua belum datang.

Baca Juga

Rawan Terpapar COVID-19, Ratusan Ibu Hamil dan Menyusui di Solo Ikut Vaksinasi

"Saya kecelek ternyata vaksin dosis kedua belum datang. Akhirnya hanya diminta untuk didata saja, sampai nanti dikabari petugas jika vaksin sudah datang," kata Eka

Ia berharap vaksin dosis kedua bisa segera datang. Hal ini sangat penting karena berkaitan dengan antibodi vaksin.

Dikonfirmasi, Danrem 074/Warastratama, Kolonel Inf Deddy Suryadi membenarkan adanya keterlambatan vaksin Sinovac untuk dosis kedua. Ia baru mengambil vaksin tersebut ke Semarang.

"Yang jelas kami akan memastikan hari ini (Kamis) mengambil vaksin sinovac di Pemprov Jateng," kata Deddy.

Warga kecele gagal mendapatkan vaksin dosis kedua di Denkesyah Klinik Pratama Kartika 1 Surakarta RS Slamet Riyadi, Kamis (13/8). (MP/Ismail)
Warga kecele gagal mendapatkan vaksin dosis kedua di Denkesyah Klinik Pratama Kartika 1 Surakarta RS Slamet Riyadi, Kamis (13/8). (MP/Ismail)

Ia mengatakan kalau vaksin sudah tiba penyuntikan dosis kedua baru bisa dilakukan pada Jumat (13/8). Hal ini sesuai instruksi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan akselerasi percepatan vaksinasi khususnya penyangga Solo.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka meminta maaf pada masyarakat yang terlambat mendapatkan vaksin kedua. Ia mengimbau pada masyarakat untuk tidak resah.

"Ini tadi sudah saya minta klarifikasi, dari TNI-Polri ada keterlibatan dari pusat, saya minta maaf warga yang kecele. Satu sampai dua hari akan diselesaikan," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

Baca Juga

Galang Donasi Bantu Pasien Isoman, Warga Solo Gelar Potong Rambut Bayar Rp 5.000

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bantu Pemasukan Petani, Mahasiswa ITS Produksi Minuman Lemon Berimun Tinggi
Indonesia
Bantu Pemasukan Petani, Mahasiswa ITS Produksi Minuman Lemon Berimun Tinggi

Fauzi mengatakan, inovasi ini hadir sebab permasalahan banyaknya petani lemon di Banyuwangi merugi akibat dampak pandemi virus corona di Indonesia.

Penggeledahan Berakhir, Bekas Kantor FPI Dipasang Garis Polisi
Indonesia
Penggeledahan Berakhir, Bekas Kantor FPI Dipasang Garis Polisi

Polisi telah selesai menggeledah bekas kantor Front Pembela Islam (FPI) pada Selasa (27/4) pukul 23.00 WIB. Kini, bangunan tersebut dipasang garis polisi.

Rencana Komjen Listyo Bangkitkan Pam Swakarsa Dinilai Bentuk Perpolisian Masyarakat
Indonesia
Rencana Komjen Listyo Bangkitkan Pam Swakarsa Dinilai Bentuk Perpolisian Masyarakat

"Boleh jadi itu merupakan realisasi perpolisian masyarakat atau community policing," kata Reza

KPK Panggil Mahasiswi Sebagai Saksi Penyuap Edhy Prabowo
Indonesia
KPK Panggil Mahasiswi Sebagai Saksi Penyuap Edhy Prabowo

Ketiganya akan diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Suharjito, Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP). Suharjito merupakan tersangka penyuap Edhy Prabowo.

Anies: Rumah Sakit di Jakarta dan Sekitarnya Sudah Kewalahan
Indonesia
Anies: Rumah Sakit di Jakarta dan Sekitarnya Sudah Kewalahan

Anies lantas membacakan data pemakaman protap Corona yang terus mengalami kenaikan

Tempat Tidur Pasien COVID-19 di Jakarta Menipis, Tersisa Cuma 10 Persen
Indonesia
Tempat Tidur Pasien COVID-19 di Jakarta Menipis, Tersisa Cuma 10 Persen

Tempat tidur untuk perawatan pasien corona dengan gejala ringan sudah hampir penuh dan tersisa hanya 10 persen.

Isu Reshuffle Muncul, Orang Dekat Jokowi Diingatkan Soal Hak Prerogatif Presiden
Indonesia
Isu Reshuffle Muncul, Orang Dekat Jokowi Diingatkan Soal Hak Prerogatif Presiden

Kalau pelatihnya bilang ada yang ditarik keluar, ya kita sikapi biasa saja

Liza Putrie Noviana Gugur, Ketua DPR Ajak Masyarakat Taat Prokes
Indonesia
Liza Putrie Noviana Gugur, Ketua DPR Ajak Masyarakat Taat Prokes

“Mari kita hormati pengorbanan Liza dan para nakes yang sebelumnya juga banyak yang gugur, dengan taat protokol kesehatan dan menjadikannya sebagai kebiasaan sehari-hari, serta mendukung program vaksinasi, juga menerapkan gaya hidup sehat,” ungkap Puan.

Sreg Pilkada 2024, PDIP Sebut Bukan Upaya Jegal Anies
Indonesia
Sreg Pilkada 2024, PDIP Sebut Bukan Upaya Jegal Anies

DPD PDIP DKI Jakarta lebih sreg pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah DKI digelar serentak dengan pileg dan pilpres pada tahun 2024.

Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Tak Anggap Sepele COVID-19
Indonesia
Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Tak Anggap Sepele COVID-19

“Kepada seluruh masyarakat Jawa Timur, saya mohon untuk tetap mematuhi protokol kesehatan," jelas dia.