Puluhan Ton Garam Ditabur di Langit untuk 'Pancing' Awan ke Arah Laut, Cegah Hujan Deras di Jabodetabek

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 22 Januari 2026
Puluhan Ton Garam Ditabur di Langit untuk 'Pancing' Awan ke Arah Laut, Cegah Hujan Deras di Jabodetabek

Operasi Modifikasi Cuaca / dok BMKG

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - OPERASI modifikasi cuaca (OMC) tengah dilakukan untuk meredam cuaca ekstrem yang belakangan terjadi wilayah Jabodetabek. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan menegaskan pelaksanaan OMC merupakan langkah antisipatif dalam menghadapi dinamika cuaca ekstrem.

"Operasi modifikasi cuaca dilaksanakan berdasarkan pemantauan dan analisis meteorologi secara berkelanjutan untuk mengurangi potensi hujan ekstrem yang dapat berdampak pada wilayah padat penduduk seperti Jakarta dan sekitarnya," jelas Yohan dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (22/1).

Operasi ini dilakukan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta dan TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG Tri Handoko Seto menjelaskan modifikasi cuaca ini bertujuan menekan potensi bencana hidrometeorologi dampak curah hujan tinggi yang rawan terjadi di musim hujan. Dalam pelaksanaannya, satu unit pesawat jenis Casa 212 seri 200 dengan nomor registrasi A-2105 disiagakan bersama bahan semai berupa NaCl (garam) dan CaO (kapur).

“Kami menyemai 21,4 ton NaCL dan 7,4 ton CaO pada total 31 sorti,” kata Seto.

Baca juga:

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca



Seto menambahkan penyemaian diprioritaskan untuk menjatuhkan awan-awan hujan yang masih berada di lautan dan bergerak menuju daratan Jabodetabek. Selain itu, penyemaian juga dilakukan dengan tujuan menghambat pertumbuhan awan-awan baru sehingga tidak tumbuh secara optimal di daratan.

Direktur Operasi Modifikasi Cuaca BMKG Budi Harsoyo mengatakan seluruh rangkaian kegiatan ini disupervisi secara teknis oleh BMKG. Sebelum melakukan penyemaian, dilakukan pemantauan radar cuaca dan pertimbangan matang untuk memastikan keberhasilan operasi.

Saat ini, terjadi beberapa fenomena atmosfer yang berpotensi memberikan dampak hujan di sebagian wilayah Jabodetabek, seperti Madden-Julian Oscillation (MJO) fase 2, potensi gelombang frekuensi rendah, gelombang Kelvin, serta Outgoing Longwave Radiation (OLR) negatif. Secara umum, kelembapan udara di wilayah Jabodetabek berkisar pada 40–100 persen pada lapisan 925–500 hPa.

“Labilitas atmosfer menunjukkan kondisi massa udara labil lemah dan potensi konveksi sedang. Prioritas utama kami ialah mengurangi awan-awan hujan yang berkembang dan bergerak memasuki wilayah Jakarta sehingga masyarakat dapat melaksanakan aktivitas dengan nyaman dan tenang,” tutur Budi.(knu)

Baca juga:

Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar



#BPBD DKI Jakarta #BMKG #Operasi Modifikasi Cuaca
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan
Prakiraan cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026, mencakup potensi hujan ringan, udara kabur, Siklon Tropis Champi, dan gelombang tinggi hingga 4 meter.
Frengky Aruan - Selasa, 20 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Selasa, 20 Oktober 2026: Gelombang Tinggi Mengintai, Sejumlah Kota Berpotensi Hujan
Indonesia
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Asap karhutla sempat memasuki wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jabodetabek, pada Jumat (16/10).
Dwi Astarini - Senin, 19 Oktober 2026
Asap Karhutla Menjauh dari Jabodetabek, Kualitas Udara masih tak Sehat
Indonesia
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
BMKG memperkirakan kondisi relatif kering masih berlanjut di sejumlah wilayah Indonesia pada 17–24 Oktober 2026. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
Indonesia
BMKG Catat 478 Titik Panas, Sumatera Selatan Tertinggi
Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 189 titik.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
BMKG Catat 478 Titik Panas, Sumatera Selatan Tertinggi
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 19 Oktober: Hujan Petir Perlu Diwaspadai, Gelombang Tinggi Capai 4 Meter
Prakiraan cuaca BMKG Senin, 19 Oktober 2026: hujan petir, gelombang tinggi hingga 4 meter, dan potensi banjir rob di sejumlah wilayah Indonesia.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 19 Oktober: Hujan Petir Perlu Diwaspadai, Gelombang Tinggi Capai 4 Meter
Indonesia
Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, BMKG Ungkap Fakta Kualitas Udara Jakarta
Asap karhutla mulai menjauh dari Jabodetabek, tetapi kualitas udara Jakarta masih tidak sehat di sejumlah titik. BMKG mengingatkan potensi cuaca kering dan kebakaran hutan.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, BMKG Ungkap Fakta Kualitas Udara Jakarta
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, 18 Oktober 2026: Hujan Petir Mengintai, Penerbangan Diminta Waspada
Prakiraan cuaca BMKG Minggu, 18 Oktober 2026, menunjukkan potensi hujan ringan, petir, dan kabut di sejumlah wilayah Indonesia. Waspadai awan Cumulonimbus yang dapat mengganggu penerbangan.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, 18 Oktober 2026: Hujan Petir Mengintai, Penerbangan Diminta Waspada
Indonesia
Update BMKG: Asap Karhutla Mulai Menjauhi Jabodetabek, Kualitas Udara Masih Perlu Diwaspadai
Sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjauhi wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Update BMKG: Asap Karhutla Mulai Menjauhi Jabodetabek, Kualitas Udara Masih Perlu Diwaspadai
Indonesia
Banjir Rob Jakarta Utara 12-16 Oktober 2026: Peringatan Dini BMKG dan Wilayah Terdampak
Cari info prediksi banjir rob Jakarta Utara terbaru? Cek peringatan dini BMKG untuk periode 12-16 Oktober 2026, daftar wilayah terdampak, dan antisipasinya di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Banjir Rob Jakarta Utara 12-16 Oktober 2026: Peringatan Dini BMKG dan Wilayah Terdampak
Indonesia
Cek Prakiraan Cuaca BMKG 16 Hingga 19 Oktober 2026, 3 Provinsi Siaga Bencana
Cek update prakiraan cuaca BMKG 16-19 Oktober 2026. Mayoritas Indonesia cerah terik, tapi waspada peringatan dini hujan lebat dan angin kencang di sejumlah daerah!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Cek Prakiraan Cuaca BMKG 16 Hingga 19 Oktober 2026, 3 Provinsi Siaga Bencana
Bagikan