Puluhan Staf yang Biasa 'Ngantor' Diperbantukan Awasi Ganjil-Genap Dua staf Dinas Perhubungan DKI Jakarta diperbantukan terjun ke lapangan untuk mengawasi jalannya hari pertama penindakan ganjil genap di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Senin (9/9) (ANTARA/Andi Firdaus)

Merahputih.com - Dinas Perhubungan DKI Jakarta mengakui kekurangan personil mengawasi hari pertama penindakan perluasam ganjil-genap.

Sehingga, Dishub perlu mengerahkan puluhan tenaga staf administrasi yang biasanya bekerja di kantor untuk membantu personel di lapangan. "Personel kami kekurangan orang, jadi seluruh tenaga staf yang biasanya kerja di kantor, ikut dilibatkan hari ini," ujar staf bagian Kepegawaian Dishub DKI Jakarta, Budi Wibowo, Senin (9/9).

Baca Juga:

Antisipasi Lonjakan Penumpang Imbas Ganjil Genap, TransJakarta Siapkan 48 Rute

Puluhan staf dari Seksi Pengendalian dan Operasi (Dalops), Seksi Managemen Angkutan Darat, dan Seksi Tata Usaha diterjunkan ke lapangan untuk membantu proses pengawasan ganjil genap. Mereka disebar di 156 titik perlintasan jalan yang menjadi area perluasan ganjil genap di Jakarta. "Rata-rata dua personel di setiap titik persimpangan yang mengarah ke lokasi ganjil genap," jelas dia dikutip Antara.

Pemprov DKI resmi berlakukan perluasan ganjil genap
Ilustrasi ganjil genap (ANTARA//Aprillio Akbar)

Budi bersama rekannya yang bertugas sebagai Staf Dalops, Danang Wibisono, ditempatkan di Simpang Utan Kayu Raya yang menjadi perlintasan kendaraan dari arah Universitas Negeri Jakarta menuju Utan Kayu, Jalan Pramuka.

Danang mengatakan tugas rutin yang biasa dijalankannya adalah mengurus rekapitulasi surat tilang serta laporan lalu lintas.

Baca Juga:

Ikuti Instruksi Gubernur Anies, TransJakarta Tambah Bus Sedang 310 Unit

Namun Danang mengaku tidak merasa kesulitan saat harus bertugas di lapangan, karena telah memiliki pengalaman. "Kalau kami sifatnya memberi pemahaman kepada pengendara yang berplat genap hari ini agar putar balik dan cari jalan alternatif lain. Tidak ada sanksi yang kami berikan," kata Danang. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Aturan Ujaran Kebencian saat Pandemi COVID-19, Jokowi Dinilai Tak Siap Dikritik
Indonesia
Aturan Ujaran Kebencian saat Pandemi COVID-19, Jokowi Dinilai Tak Siap Dikritik

Ujang Komarudin menyoroti adanya Surat Telegram Kapolri soal sanksi pidana bagi ujaran kebencian terhadap pejabat negara dan presiden.

Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Halte TransJakarta
Indonesia
Seorang Pria Ditemukan Meninggal di Halte TransJakarta

Kejadian itu membuat kegiatan menaikkan dan menurunkan penumpang di halte ini sementara ditiadakan.

DPR Klaim KPK Dilibatkan Dalam Pembahasan UU KPK
Indonesia
DPR Klaim KPK Dilibatkan Dalam Pembahasan UU KPK

Saat pembahasan tingkat kedua, pihak-pihak yang keberatan dengan rancangan undang-undang pun disebutnya telah diberi ruang

DPP PKS Belum Beri Lampu Hijau Dua Kadernya Sebagai Cawagub DKI?
Indonesia
DPP PKS Belum Beri Lampu Hijau Dua Kadernya Sebagai Cawagub DKI?

Januari 2020 Gubernur Anies Baswedan tak lagi sendiri

Sepekan Terakhir, Kasus Klaster Perkantoran di Jakarta Alami Penurunan
Indonesia
Sepekan Terakhir, Kasus Klaster Perkantoran di Jakarta Alami Penurunan

kasus positif di perkantoran pada tanggal 21-27 September hanya 4,1 persen atau 379 kasus dengan jumlah 51 kasus.

Polisi Persilakan Masyarakat Jawa Barat Jemput Rizieq di Bandara Soetta
Indonesia
Kartu Pra-Kerja Diluncurkan di 3 Provinsi Ini
Indonesia
Kartu Pra-Kerja Diluncurkan di 3 Provinsi Ini

“Nah saat ini sedang dipersiapkan Perpres-nya dan akan dilanjutkan pembentukan PMO (Project Management Office),” ujarnya

Update COVID-19 DKI 9 April: Total Sembuh 82 Orang, Positif Tambah 189 Kasus
Indonesia
Update COVID-19 DKI 9 April: Total Sembuh 82 Orang, Positif Tambah 189 Kasus

Berdasarkan data resmi Pemprov DKI per Kamis (9/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

MPR Tuding Papua Terus Bergejolak Ada yang Bermain
Indonesia
MPR Tuding Papua Terus Bergejolak Ada yang Bermain

Memang ada pihak yang ingin agar image Papua tidak aman

Usir 3 Perawat RSUD Bung Karno, Pemilik Indekos di Grogol Minta Maaf
Indonesia
Usir 3 Perawat RSUD Bung Karno, Pemilik Indekos di Grogol Minta Maaf

"Kepergian ketiga perawat tersebut dari indekos milik saya atas kesepakatan bersama dan tidak ada unsur pemaksaan," ujar Siti