Puluhan Spanduk Politiknya Dicopot, Gibran Minta Satpol PP Harus Adil Satpol PP Solo, Jawa Tengah mencopot spanduk dukungan bakal cawali, Gibran Rakabuming Raka, Jumat (27/12). (MP/Ismail)

MerahPutih.Com - Bakal cawali dari PDIP di Pilwakot Solo 2020, Gibran Rakabuming Raka angkat bicara terkait puluhan spanduk dukungan terhadapnya yang dicopot Satpol PP Solo, Jawa Tengah karena melanggar Perda Kota Solo.

Gibran memperingatkan Satpol PP agar berlaku adil dalam melakukan penertiban.

Baca Juga:

Dongkrak Elektabilitas, Gibran Geber Blusukan Sehari Tiga Lokasi

"Spanduk dukungan pada saya ditertibkan tidak apa-apa. Kalau memang dianggap salah, Satpol PP silakan copoti saja," kata Gibran kepada merahputih.com usai blusukan di Pasar Harjidaksino, Solo, Jawa Tengah, Jumat (27/12).

Gibran minta Satpol PP Kota Solo juga tertibkan spanduk milik Purnomo-Teguh
Bakal cawali di Pilwakot Solo, Gibran Rakabing Raka blusukan di Pasar Harjidaksino, Solo, Jawa Tengah, Jumat (27/12). (MP/Ismail)

Suami Selvi Ananda ini mengaku sudah memberikan imbauan kepada relawan agar tertib dalam memasang spanduk, poster, dan bendera dukungan di Pilwakot Solo. Namun demikian, ada beberapa warga dan relawan yang inisiatif sendiri memasang spanduk sehingga tidak bisa dibendung dan terpantau.

"Kami sudah lakukan briefing beberapa kali agar tidak pasang spanduk di jalan. Jangan paku pohon," dia.

Gibran mengatakan masih ada satu dua orang relawan yang ngeyel, tetapi itu tidak masalah. Namun, yang lebih penting Satpol PP harus bersikap adil dalam melakukan penertiban.

"Yang salah bukan cuma dari saya saja, yang dari sana (Purnomo-Teguh) juga banyak. Jadi harus adil kalau melakukan penertiban," tegas Gibran.

Spanduk politik Gibran di Pilwalkot Solo dicopot Satpol PP
Gibran saat blusukan di pasar guna menyerap aspirasi warga (MP/Ismail)

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Solo, Agus Siswuryanto mengatakan dalam melakukan penertiban spanduk dukungan bakal cawali dan cawawalio sudah bersikap adil. Satpol PP dalam menertibkan mengacu pada Perda.

Baca Juga:

Ketua DPC PDIP Solo Keluhkan Adanya Intervensi Soal Rekomendasi, Gibran Berkilah

"Jadi kami tidak tebang pilih dalam melakukan penertiban spanduk dukungan. Kalau jelas melanggar kita copot langsung tanpa ada peringatan teebih dulu," pungkas Agus.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Ismail, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Jawa Tengah.

Baca Juga:

Gibran dan Bobby Lebih Etis Maju Pilkada Jika Jokowi Sudah Tak Lagi Presiden

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polri Selidiki Alasan Anies Temui Rizieq
Indonesia
Polri Selidiki Alasan Anies Temui Rizieq

“Di situlah penyidik juga mau tahu. Ada apa? Pasti ditanya itu. Yang jelas Gubernur kan mengeluarkan Pergub,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Awi Setiyono

Australia Tandai Peringatan 13 Tahun Permintaan Maaf kepada Suku Aborigin
Dunia
Australia Tandai Peringatan 13 Tahun Permintaan Maaf kepada Suku Aborigin

Perdana Menteri Australia Scott Morrison pada Senin menandai peringatan 13 tahun permintaan maaf resmi pemerintah kepada penduduk asli negara itu, Aborigin, atas peristiwa penganiayaan bersejarah.

Virus COVID-19 Bermutasi, WNI Dari Luar Negeri Wajib Isolasi 5 Hari
Indonesia
Virus COVID-19 Bermutasi, WNI Dari Luar Negeri Wajib Isolasi 5 Hari

Sedangkan bagi WNI yang datang dari negara Eropa dan Australia baik secara langsung maupun transit di negara asing, juga harus menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR yang berlaku maksimal 2x24 jam.

Kemenkes Keluarkan SE Vaksinasi COVID-19 Pada Lansia, Komorbid dan Penyintas
Indonesia
Kemenkes Keluarkan SE Vaksinasi COVID-19 Pada Lansia, Komorbid dan Penyintas

Kemenkes meminta daerah untuk melakukan pengkinian aplikasi PCare

Jurkam Nasional Gibran-Teguh Hadir Secara Tatap Muka dan Virtual
Indonesia
Jurkam Nasional Gibran-Teguh Hadir Secara Tatap Muka dan Virtual

Kehadiran mereka menyapa masyarakat Solo dilakukan secara online dan tatap muka terbatas.

Sandiaga Uno Jadi Menteri Baru Jokowi Terkaya
Indonesia
Sandiaga Uno Jadi Menteri Baru Jokowi Terkaya

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan perombakan menteri atau reshuffle pada Kabinet Indonesia Maju.

Malaysia Amankan 12,8 Juta Vaksin COVID-19 Pfizer
Dunia
Malaysia Amankan 12,8 Juta Vaksin COVID-19 Pfizer

Perusahaan farmasi Pfizer Inc bersama mitranya BioNTech SE, Moderna Inc dan AstraZeneca Plc telah merilis data uji coba yang menunjukkan vaksin eksperimental mereka efektif.

Polisi Temukan Barang Bukti Sabu saat Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie
Indonesia
Polisi Temukan Barang Bukti Sabu saat Penangkapan Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

Artis Nia Ramadhani dan suaminya pengusaha Ardi Bakrie ditangkap polisi. Mereka diciduk atas dugaan kasus penyalahgunaan narkoba.

Klaster Pendidikan Nongol di UU Cipta Kerja, PKB Ngaku Di Luar Dugaan
Indonesia
Klaster Pendidikan Nongol di UU Cipta Kerja, PKB Ngaku Di Luar Dugaan

UU Ciptaker menjadi jalan masuk kapitalisasi pendidikan. Hal itu jelas tampak dalam pasal 26 yang memasukkan entitas pendidikan sebagai sebuah kegiatan usaha.

Data Valid, Vaksinasi Bisa Lebih Cepat
Indonesia
Data Valid, Vaksinasi Bisa Lebih Cepat

Kunci percepatan vaksinasi untuk mencapai target bebas COVID-19 adalah pada pendataan, sebab kalau data valid maka pelaksanaannya akan lebih cepat.