Puluhan Saksi Diperiksa, Kasus Penembakan Laskar FPI Belum Temui Titik Terang Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo (tengah) memberikan keterangan pers di kantor Bareskrim, Jakarta, Selasa (15/12/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/hp.

MerahPutih.com - Bareskrim Polri telah memeriksa puluhan saksi dalam kasus penyerangan petugas oleh enam laskar Front Pembela Islam (FPI).

Selain itu, tujuh orang ahli telah diperiksa dalam kasus yang mengakibatkan enam anggota laskar FPI tewas tersebut.

"Maka perkembangannya sampai hari ini kita sudah memeriksa 78 orang saksi dan 7 orang ahli," kata Kabareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta, Senin (21/12).

Baca Juga:

Komnas HAM Diminta Independen dalam Kasus Penembakan Laskar FPI

Ia mengungkapkan, selain memeriksa saksi-saksi, Bareskrim menyita CCTV yang ada di TKP.

Bareskrim, kata dia, juga telah melakukan rekonstruksi ulang peristiwa dugaan penyerangan terhadap polisi oleh enam laskar FPI yang tewas.

"Kami membuka ruang apabila ada masyarakat atau saksi-saksi yang mengetahui secara langsung untuk memberikan masukan atau menjadi saksi," tutur mantan ajudan Presiden Joko Widodo ini.

Rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar FPI di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/hp.
Rekonstruksi kasus penembakan enam anggota laskar FPI di Karawang, Jawa Barat, Senin (14/12/2020) dini hari. ANTARA FOTO/M Ibnu Chazar/hp.

Sigit mengungkapkan, dari 78 saksi yang diperiksa, 37 di antaranya merupakan saksi yang berada di tempat kejadian perkara (TKP), Km 50 Tol Jakarta-Cikampek.

"Kemudian 37 orang saksi tersebut dari Km 50. 22 saksi lain yang ada di sekitar," ujarnya.

Baca Juga:

Keluarga Setuju Komnas HAM Autopsi Ulang 6 Jenazah Laskar FPI

Selain itu, 4 orang yang diperiksa merupakan saksi korban. Sementara 12 lainnya merupakan petugas yang berada di TKP.

"Kemudian ada 4 orang yang saat ini menjadi saksi korban 12 petugas yang ada di lokasi Km 50, kemudian 3 orang petugas dari Rumah Sakit Polri," kata Komjen Sigit.

Sementara dari 7 ahli yang diperiksa, 2 orang merupakan ahli dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor). Kemudian, 3 ahli dari kedokteran forensik, 1 ahli dari siber, dan 1 ahli pidana.

"Dua ahli dari Puslabfor, tiga ahli dari kedokteran forensik, satu ahli dari siber, satu ahli pidana," ungkapnya. (Knu)

Baca Juga:

Ini Bukti Baru yang Dibawa Keluarga 6 Laskar FPI ke Komnas HAM

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
'Islamophobia' Harus Dilawan, Ma'ruf Amin: Umat Juga Perlu Introspeksi
Indonesia
'Islamophobia' Harus Dilawan, Ma'ruf Amin: Umat Juga Perlu Introspeksi

Tren Islamophobia di negara-negara Barat mengalami peningkatan

Kabinda Papua Gugur, TNI-Polri Diminta Habisi KKB
Indonesia
Kabinda Papua Gugur, TNI-Polri Diminta Habisi KKB

Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PKS, Abdul Kharis Almasyhari memastikan langkah terukur dan tegas harus dilakukan oleh Polri.

Pakar Hukum: Bangsa Indonesia Sangat Kehilangan Syekh Ali Jaber
Indonesia
Pakar Hukum: Bangsa Indonesia Sangat Kehilangan Syekh Ali Jaber

akar hukum Universitas Al-Azhar Indonesia Suparji Ahmad turut berbela sungkawa atas wafatnya salah satu ulama panutan di Indonesia Syekh Ali Jaber

Polisi Ringkus 6 Anggota Geng Motor Pelaku Penganiayaan 2 Remaja di Matraman
Indonesia
Polisi Ringkus 6 Anggota Geng Motor Pelaku Penganiayaan 2 Remaja di Matraman

"Iya sudah diamankan oleh tim Satreskrim dan sekarang dalam pemeriksaan intensif," kata dia

Mensos Risma Sambangi KPK, Ada Apa?
Indonesia
Mensos Risma Sambangi KPK, Ada Apa?

Pertemuan tersebut dihadiri oleh tiga pimpinan KPK

77 Persen Paslon Pilkada Memilih Kampanye Tatap Muka
Indonesia
77 Persen Paslon Pilkada Memilih Kampanye Tatap Muka

77 persen paslon lebih memilih kampanye tatap muka ketimbang kampanye daring.

Di Kuburan, Anies Minta Warganya Lindungi Diri Sendiri dan Keluarga
Indonesia
Terima 438 Sampel Korban Sriwijaya Air, DVI Fokus Pemeriksaan DNA Forensik
Indonesia
Terima 438 Sampel Korban Sriwijaya Air, DVI Fokus Pemeriksaan DNA Forensik

Dari data terbaru, tim DVI Polri sendiri sudah berhasil mengidentifikasi 34 jasad korban. 23 jasad diantaranya sudah dipulangkan kepada pihak keluarga korban.

Gempa 5,6 Landa Sukabumi Jawa Barat
Indonesia
Gempa 5,6 Landa Sukabumi Jawa Barat

Warga di sekitar Kota Bandung merasakan gempa tersebut selama beberapa detik.

Jelang Haornas 2020, Kemenpora Gelar Workshop IPTEK Olahraga
Indonesia
Jelang Haornas 2020, Kemenpora Gelar Workshop IPTEK Olahraga

Terdapat beberapa pakar keolahragaan yang menjadi panelis