Puluhan PNS DKI Meninggal akibat COVID-19 Periode Agustus, Terbanyak dari Disdik Tenaga Kesehatan menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada pelajar di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jakarta, Senin (19/7/2021). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

MerahPutih.com - Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta mencatat ada sebanyak 20 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI meninggal dunia akibat terjangkit COVID-19.

Data tersebut dihimpun BKD DKI pada periode Agustus 2021.

Rincian PNS DKI yang meninggal dunia pada Agustus 2021, ada 7 ASN di Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Kesehatan (Dinkes) sebanyak 6 orang, dan Satuan Pamong Praja sebanyak 3 orang.

Baca Juga:

Wagub DKI: PTM Dimulai, Mulai Lagi Peningkatan Covid-nya

Kemudian, di Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Sekretariat Daerah, dan Sekretariat Kota Administrasi Jakarta Selatan masing-masing 1 orang.

Salah satu warga menerima suntikan vaksin COVID-19 jenis Pfizer di Puskesmas Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (25/8/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/am.
Salah satu warga menerima suntikan vaksin COVID-19 jenis Pfizer di Puskesmas Kecamatan Johar Baru, Jakarta Pusat, Rabu (25/8/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/am.

Sedangkan, ada 25 pegawai negeri sipil (PNS) DKI yang terpapar virus corona. Ada sebanyak 2 pegawai yang menjalani rawat inap di rumah sakit rujukan COVID-19 dan 23 PNS yang isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing.

"Rekapitulasi ASN pegawai Pemprov DKI Jakarta terkonfirmasi COVID-19, Jumat, 10 September 2021," tertulis data dari BKD DKI Jakarta, Kamis (16/9).

Baca Juga:

Gibran akan Tiru Kesuksesan Anies Tangani COVID-19 dan Bangun Jakarta

Instansi yang paling pegawainya terkonfirmasi positif COVID-19 adalah Disdik sebanyak 4 orang, Dinkes, Satpol PP DKI masing-masing 3 orang.

Terdapat 27 instansi dilaporkan tidak memiliki kasus pegawai PNS positif virus corona. (Asp)

Baca Juga:

Penambahan Kasus Aktif COVID-19 di Bawah 4 Ribu

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Lahan Makam Penuh, Pemprov DKI Siapkan 4 Pemakaman Baru
Indonesia
Lahan Makam Penuh, Pemprov DKI Siapkan 4 Pemakaman Baru

“Kami terus mengupayakan berbagai dukungan fasilitas sebaik mungkin, termasuk pemakaman,” ujar Ariza

Konvoi Jakmania Langgar Prokes, Wagub Minta Jadi Bahan Evaluasi Semua Pihak
Indonesia
Konvoi Jakmania Langgar Prokes, Wagub Minta Jadi Bahan Evaluasi Semua Pihak

Pemprov DKI Jakarta menyayangkan masa pendukung Persija yang melakukan konvoi dalam merayakan kemenangan menjuarai Piala Menpora 2021.

Oknum TNI AU yang Aniaya Warga Papua Layak Dipidana
Indonesia
Oknum TNI AU yang Aniaya Warga Papua Layak Dipidana

Suparji menilai bahwa menginjak kepala merupakan kategori penganiayaan. Maka, ia berpendapat dua oknum itu bisa dikenakan pasal pidana.

[HOAKS atau FAKTA] Singapura Negara Pertama yang Lakukan Otopsi Jenazah COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Singapura Negara Pertama yang Lakukan Otopsi Jenazah COVID-19

Singapura menjadi negara pertama yang melakukan otopsi pada jenazah COVID-19 dan menemukan bahwa COVID-19 bukanlah virus melainkan bakteri yang terpapar radiasi.

Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Artis Residivis Pemakai Narkoba
Indonesia
Polres Metro Jakarta Pusat Tangkap Artis Residivis Pemakai Narkoba

Polisi menangkap seorang artis sinetron berinisial RR karena tersangkut kasus penyalahgunaan narkotika.

PSI Sebut Pemprov DKI Ceroboh Potong Anggaran Labkesda Rp 41 Miliar
Indonesia
PSI Sebut Pemprov DKI Ceroboh Potong Anggaran Labkesda Rp 41 Miliar

Pemprov DKI dinilai terlalu ceroboh karena membuat keputusan hanya berdasarkan kondisi 1-2 bulan terakhir. Padahal, lonjakan kasus umumnya terjadi setelah adanya pelonggaran kegiatan masyarakat dan masa liburan panjang akhir tahun.

Selalu Bersikap 'Manis' ke Jokowi, PAN Dianggap Ngebet Minta Jatah Menteri
Indonesia
Selalu Bersikap 'Manis' ke Jokowi, PAN Dianggap Ngebet Minta Jatah Menteri

"PAN mungkin memilih jalan untuk bersabar menunggu momen yang tepat untuk kemudian diacak oleh presiden masuk dalam kabinet," ujar Lucius

Presiden Jokowi Batalkan Program Vaksin Berbayar
Indonesia
Presiden Jokowi Batalkan Program Vaksin Berbayar

Presiden Joko Widodo (Jokow) memutuskan untuk membatalkan program vaksin COVID-19 berbayar bagi individu yang sebelumnya direncanakan akan disalurkan melalui Kimia Farma.

Tips Pemasaran Produk UMKM Melalui Media Sosial
Indonesia
Tips Pemasaran Produk UMKM Melalui Media Sosial

Adapun pelaku usaha juga perlu cermat dalam memilih media sosial yang sesuai dengan produk yang dijual dan target audiencenya.