Puluhan Orang Ditangkap dalam Demo RUU HIP dan Omnibus Law di DPR Demo PA 212 menolak RUU HIP di depan gedung DPR, Kamis (16/7). (Foto: MP/Kanugrahan)

MerahPutih.com - Puluhan orang terpaksa diamankan polisi karena berbuat ricuh saat aksi di depan gedung DPR/MPR, Kamis (16/7).

Mereka melakukan pengerusakan dan pelemparan batu ke arah petugas ketika aksi elemen buruh dan massa PA 212 berlangsung.

Baca Juga:

Operasional Transjakarta Rute 1B Disetop Gegara Demo RUU HIP di Depan Gedung DPR/MPR

"Ada, ada. Kalau totalnya ada 20 orang (yang diamankan)," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat kepada wartawan, Jumat (17/7).

Tubagus menyebut, mereka yang diamankan bukan peserta aksi. Mereka adalah penyusup yang sengaja mau merusuh.

Buruh yang tergabung dalam berbagai organisasi menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)
Buruh yang tergabung dalam berbagai organisasi menggelar aksi unjuk rasa di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7). (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Pelaku diamankan karena terbukti melakukan pelemparan guna memancing keonaran. Kebanyakan dari mereka masih dibawah umur alias anak-anak.

"Mereka perusuh. Ada yang anak-anak juga. Masih di bawah usia ya. Tapi yang jelas itu bukan dari bagian buruh, bukan dari bagian mahasiswa, bukan pula juga dari kelompok yang menolak HIP itu lo ya," katanya.

Baca Juga:

Demo Tolak Omnibus Law di DPR, Buruh Khawatir Kehilangan Pekerjaan

Tubagus menuturkan, mereka kini dalam pemeriksaan polisi untuk mengungkap orang yang menyuruh mereka berbuat ulah.

Untuk diketahui, pada Kamis (17/7) kemarin, sejumlah elemen menggelar aksi di depan gedung DPR/MPR RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Ada massa yang menuntut agar DPR untuk mencabut rancangan undang-undang haluan ideologi pancasila (RUU HIP) dari program legislasi nasional (prolegnas), ada juga massa yang menolak pembahasan RUU Omnibus Law Cipta Kerja. (Knu)

Baca Juga:

3000 Polisi Amankan Demo Penolakan RUU Cipta Kerja dan HIP

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kampanye Daring, 40 Akun Medsos Milik Gibran-Teguh dan Bajo Telah Didaftarkan KPU
Indonesia
Kampanye Daring, 40 Akun Medsos Milik Gibran-Teguh dan Bajo Telah Didaftarkan KPU

Akun medsos yang telah didaftarkan KPU boleh dijadikan sebagai alat kampanye paslon selama tahapan masa kampanye berlangsung.

Koruptor Jiwasraya Harus Dimiskinkan
Indonesia
Koruptor Jiwasraya Harus Dimiskinkan

Korupsi ini jelas standar hukumnya

Positivity Rate 12,7 Persen, Penambahan Kasus DKI Kamis (10/9) 1.002 Positif
Indonesia
Positivity Rate 12,7 Persen, Penambahan Kasus DKI Kamis (10/9) 1.002 Positif

Dinas Kesehatan DKI Jakarta menyatakan telah melakukan tes PCR sebanyak 7.979 spesimen.

Kebijakan Luhut soal Ojol Bikin Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 tidak Jelas
Indonesia
Kebijakan Luhut soal Ojol Bikin Upaya Pencegahan Penyebaran COVID-19 tidak Jelas

"Permenhub ini memukul mundur semangat sejumlah pihak dalam pencegahan penyebaran COVID-19," kata Ferdian

Erick Thohir: BUMN Dilarang Ambil Proyek Kecil
Indonesia
Erick Thohir: BUMN Dilarang Ambil Proyek Kecil

Upaya Kementerian BUMN menghapus praktik monopoli proyek pemerintah menjadi angin segar bagi pengusaha muda agar lebih berkembang.

Anak Buah Anies Bantah Penataan Kampung Akuarium Langgar Perda RDTR
Indonesia
Anak Buah Anies Bantah Penataan Kampung Akuarium Langgar Perda RDTR

"Total kebutuhan anggaran sedang dihitung ulang oleh perencana karena ada perubahan kebutuhan termasuk pembangunan mushola," jelas Sarjoko.

Dengan Hujan Kritik, Akhirnya Anggaran KUA-PPAS 2020 DKI Diketok Rp87,96 Triliun
Indonesia
Dengan Hujan Kritik, Akhirnya Anggaran KUA-PPAS 2020 DKI Diketok Rp87,96 Triliun

KUA-PPAS DKI Jakarta tahun anggaran 2020 sebesar Rp87,96 triliun.

Jokowi dan Rakyat Indonesia Ikut Doa Kebangsaan yang Diinisiasi Paus Fransiskus
Indonesia
Jokowi dan Rakyat Indonesia Ikut Doa Kebangsaan yang Diinisiasi Paus Fransiskus

Solidaritas kemanusiaan juga harus ditingkatkan demi menolong bangsa ini

Jurnalis Disabilitas 'Jarinya' Putus Saat Liput Kebebasan Ahmad Dhani
Indonesia
Jurnalis Disabilitas 'Jarinya' Putus Saat Liput Kebebasan Ahmad Dhani

Sebagai jurnalis Herwanto tetap berada di tengah-tengah kerumunan pengawal Ahmad Dhani

Pelaku Penipuan terhadap Kaesang di Media Sosial Ditangkap
Indonesia
Pelaku Penipuan terhadap Kaesang di Media Sosial Ditangkap

Salah satu korbannya adalah putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep.