Puluhan Kucing Milik Warga di Karangayar Mati Mendadak, Ada Apa? Petugas Dinas Peternakan Kabupaten Karanganyar mengecek kesehatan hewan kucing milik warga usai banyak kucing mati mendadak, Kamis (30/1). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Sebanyak 27 Kucing milik warga di Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah mati mendadak dalam beberapa hari terakhir.

Matinya kucing peliharaan warga tersebut diduga disebabkan karena virus distemper atau panleukopenia. Virus tersebut menyerang organ pencernaan hingga menimbulkan kematian pada hewan.

Baca Juga:

Bill Gates Sumbang Dana Jutaan Dollar untuk Perangi Virus Corona

Infornasi yang dihimpun merahputih.com, puluhan kucing mati mendadadak tersebar di Kecamatan Jaten dan sekitarnya. Akibat kejadian itu, warga yang memiliki kucing peliharaan menjadi takut.

"Benar ada kekadian hewan kucing peliharaan di wilayah saya. Total dari laporan warga sudah ada sebanyak 27 ekor kucing mati mendadak," ujar Camat Jaten Aji Pratama Heru K Ristanto saat dikonfirmasi merahputih.com, Kamis (30/1).

Kejadian tersebut, kata dia, telah dilaporkan ke dinas terkait. Warga khawatir dengan kejadian ini apalagi saat ini maraknya wabah virus corona di Wuhan, Tiongkok.

Petugas kesehatan menyarankan pemilik kucing agar secara rutin memberikan vaksin untuk menghindari virus distemper.(Foto: Pixabay/Free-Photos)
Petugas kesehatan menyarankan pemilik kucing agar secara rutin memberikan vaksin untuk menghindari virus distemper. (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Kepala UPT Puskeswan Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Solo Agus Sasmita mengatakan, setiap hari menerima banyak keluhan terkait virus distemper. Bulan Januari ini memang musimnya penyebaran virus pada kucing.

"Paling banyak temuan virus panleukopenia, gejalanya muntah, diare, kadang diare berdarah, dan lemas. Kalau penyakit sudah akut kucing yang terjangkit akan mati," kata dia.

Baca Juga:

Gara-Gara Virus Corona, Pabrik Tesla di Tiongkok Ditutup

Ia menegaskan, virus panleukopenia ini tidak ada obatnya. Kucing yang terjangkit penyakit biasanya hanya diberikan obat penambah daya tahan tubuh dan vitamin.

"Virus panleukopenia itu yang diserang kekebalan tubuh. Kalau daya tahan tubuh kucing lemah dengan mudah terserang virus ini," kata dia.

Ia menyarankan agar kucing diberi vaksin secara rutin, sehingga lebih kebal terhadap penyakit. Selain itu, pemilik diharapkan mengandangkan kucingnya agar tidak terkena virus.

"Lebih baik kucing dikandangkan di rumah untuk mementara waktu agar tidak terkenan virus," kata dia. (Ism)

Baca Juga:

13 Warga Jepang Terinfeksi Virus Corona, Tiga Baru Pulang Evakuasi dari Wuhan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
DPR Desak BPK Lakukan Audit Kinerja Pada Bulog
Indonesia
DPR Desak BPK Lakukan Audit Kinerja Pada Bulog

Melalui pemeriksaan, Bulog diharapkan tidak lagi mengulangi kesalahan yang sama karena pembiayaan untuk pengadaan beras menggunakan biaya kredit komersial.

[Hoaks atau Fakta]: Terpidana Mati Harus Keluarkan Biaya Eksekusi Rp200 Juta
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Terpidana Mati Harus Keluarkan Biaya Eksekusi Rp200 Juta

Pada Februari 2015, pelaksanaan eksekusi hukuman mati menghabiskan Rp 2 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara untuk menghukum 10 orang terpidana dengan vonis hukuman mati.

Kapolda Metro Jaya Minta Kader Muhammadiyah Ajari Anak Buahnya soal Akhlak
Indonesia
Kapolda Metro Jaya Minta Kader Muhammadiyah Ajari Anak Buahnya soal Akhlak

Kedatangannya untuk meminta salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia itu untuk menyediakan kadernya memberikan ceramah untuk kepolisian.

Mulai Hari Ini Transaksi GT Cibitung 1 dan 2 Dialihkan
Indonesia
Mulai Hari Ini Transaksi GT Cibitung 1 dan 2 Dialihkan

Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk tetap mengikuti arahan petugas

Kelompok MIT Diduga Rampok dan Bunuh 4 Petani di Poso
Indonesia
Kelompok MIT Diduga Rampok dan Bunuh 4 Petani di Poso

Kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) kembali berulah. Mereka diduga merampok dan membunuh empat orang petani di Desa Kalimago, Kecamatan Lore Timur, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (11/5)

Kubu Rizieq Desak Polisi Proses Hukum Pembuat Kerumunan Massa Pilkada
Indonesia
Kubu Rizieq Desak Polisi Proses Hukum Pembuat Kerumunan Massa Pilkada

Azis Yanuar meminta kepada aparat penegak hukum untuk bersikap adil untuk melakukan penindakan protokol kesehatan selama masa pandemi COVID-19

73 Guru Besar Surati Jokowi Soal TWK KPK, Istana: Tak Usah Terlalu Genitlah
Indonesia
73 Guru Besar Surati Jokowi Soal TWK KPK, Istana: Tak Usah Terlalu Genitlah

Yang penting bagaimana caranya teman-teman penyidik atau mereka yang bertugas di KPK punya tujuan

Indonesia Beli Oksigen Konsentrator dari Singapura
Indonesia
Indonesia Beli Oksigen Konsentrator dari Singapura

Selain oksigen kosentrator, Luhut memaparkan, pemerintah juga akan membeli 7 unit oksigen generator dan 36.000 ton oksigen untuk 30 hari ke depan.

Polisi Berlakukan Ganjil Genap Selama 24 Jam Penuh di Bogor Hari Ini
Indonesia
Polisi Berlakukan Ganjil Genap Selama 24 Jam Penuh di Bogor Hari Ini

Masih ada kendaraan yang diizinkan melintas

Ini Kata Anies Soal Road Bike Pakai Jalan Sudirman-Thamrin
Indonesia
Ini Kata Anies Soal Road Bike Pakai Jalan Sudirman-Thamrin

Anies Baswedan memberikan penjelasan soal niatan pihaknya memperbolehkan sepeda jenis road bike melintas di jalan protokol Sudirman-MH Thamrin.