Puluhan Kontak Erat Mutasi COVID-19 Kini Dalam Pelacakan Ilustrasi. (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Tercatat ada 25 kasus kontak erat COVID-19 mutasi varian B1617 dari India di Indonesia.

Beberapa kontak erat adalah warga negara asing (WNI) yang masuk ke Indonesia.

“Beberapa kasus kontak ini adalah WNA, tetapi kita belum dapat hasilnya jadi ditunggu saja prosesnya,” ujar Juru bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan pers Update Whole Genome Sequencing, Selasa (4/5).

Baca Juga:

PSI Pertanyakan Kesiapan Anies atas Lonjakan Kasus Varian COVID-19 India

Sementara, kata Nadia, warga negara Indonesia (WNI) yang terinfeksi COVID-19 dari varian B1617 adalah klaster keluarga.

“Ini adalah klaster keluarga di mana kita ketahui suami dan anak beliau positif tapi kondisinya sudah dinyatakan baik,” katanya.

Pasien COVID-19 dinyatakan sembuh. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)
Pasien COVID-19 dinyatakan sembuh. (ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif)

Nadia menjelaskan bahwa dua kasus B1617 ditemukan di Jakarta.

Saat ini, dua WNI yang terpapar COVID-19 varian B1617 ini sudah dinyatakan sembuh.

“Yang satu itu adalah B1617 yang pertama itu WNI ya, tanggal pengambilan spesimen pada 3 April dan saat ini WNI tersebut sudah sehat,” ungkap Nadia.

Baca Juga:

Varian Baru COVID-19 Kini Mencapai 13 Kasus

Kemudian, satu lagi kasus B1617 dari WNA India yang saat ini masih dirawat di RSPI.

“Saat ini, WNA tersebut kondisinya stabil, sehat ya dan dirawat di RSPI untuk isolasinya,” kata Nadia. (Knu)

Baca Juga:

Ketua DPRD DKI Minta Ketegasan Anies dan TNI-Polri Soal Pencegahan COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Harus Keluarkan Aturan Jika Vaksinasi Berdampak Buruk Bagi Rakyat
Indonesia
Pemerintah Harus Keluarkan Aturan Jika Vaksinasi Berdampak Buruk Bagi Rakyat

Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Gurun Arisastra menyampaikan, akan membuka pos bantuan hukum.

Masuk Bursa Ketum PPP, Sandiaga Dinilai 'Punya Perhatian' di Kalangan Umat Muslim
Indonesia
Masuk Bursa Ketum PPP, Sandiaga Dinilai 'Punya Perhatian' di Kalangan Umat Muslim

Saat pilpres punya konsep bagus soal ekonomi umat, itu daya tarik

Kejagung Periksa Lima Saksi Terkait Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan
Indonesia
Kejagung Periksa Lima Saksi Terkait Dugaan Korupsi BPJS Ketenagakerjaan

Pemeriksaan saksi dilakukan guna mencari fakta hukum dan mengumpulkan alat bukti

ICJR Kritik Polisi karena Biarkan Ferdian Paleka Dibully di Sel
Indonesia
ICJR Kritik Polisi karena Biarkan Ferdian Paleka Dibully di Sel

ICJR tidak mentolerir segala bentuk penyiksaan maupun tindakan merendahkan dan tidak manusiawi lainnya yang diduga dialami tersangka Ferdian

Jumlah Pelanggaran Politisasi Bansos Diprediksi Meningkat Saat Pandemi
Indonesia
Jumlah Pelanggaran Politisasi Bansos Diprediksi Meningkat Saat Pandemi

552 temuan, 108 laporan, dan 132 bukan pelanggaran

PBNU Didorong Tingkatkan Literasi Digital dalam Berdakwah
Indonesia
PBNU Didorong Tingkatkan Literasi Digital dalam Berdakwah

Masih sedikit ulama-ulama NU yang memanfaatkan teknologi.

DKI Jakarta Diprediksi Berawan Hingga Sore Hari
Indonesia
DKI Jakarta Diprediksi Berawan Hingga Sore Hari

Kondisi cuaca tersebut akan berlangsung sejak Sabtu pagi

Boni Hargens Sebut KAMI Adalah Barisan Sakit Hati
Indonesia
Boni Hargens Sebut KAMI Adalah Barisan Sakit Hati

Sejauh ini, ada kesan KAMI adalah barisan sakit hati yang sekedar ingin melawan pemerintah karena faktor dendam politik.

Eks Hakim MK: Putusan DKPP Tidak Bisa Jadi Objek Gugatan di PTUN
Indonesia
Eks Hakim MK: Putusan DKPP Tidak Bisa Jadi Objek Gugatan di PTUN

Kubu Evi Novida Ginting Manik menghadirkan saksi ahli mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) I Dewa Gede Palaguna dan saksi fakta Ketua KPU Arief Budiman.

Mayoritas Wali Murid di Gresik Tolak Pembelajaran Tatap Muka
Indonesia
Mayoritas Wali Murid di Gresik Tolak Pembelajaran Tatap Muka

Pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di wilayah Gresik menuai pro dan kontra dari pengajar dan wali murid.