Puluhan Karyawan Positif COVID-19, Menkominfo Kerja di Rumah Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay/fernandozhiminaicela)

MerahPutih.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika terpaksa menerapkan bekerja dari rumah atau work from home sejak 28 Agustus lalu, setelah pegawai di kompleks kementerian terkonfirmasi positif COVID-19.

Data terbaru Kominfo, terdapat 49 karyawan yang positif COVID-19, 18 dinyatakan sembuh dan tidak ada yang meninggal.

Baca Juga:

Kominfo Tunda Pemberlakuan Aturan Penyelenggara Jasa Komunikasi

Dalam siaran pers tersebut, Menkominfo mengumumkan kantor pusat Kominfo, yang berada di kawasan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, ditutup hingga 11 September.

Pegawai akan kembali bekerja di kantor mulai 14 September.

Untuk sementara, Menkominfo Johnny G Plate berkantor di rumah dinas Widya Chandra

Johnny G Plate mengingatkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan selama pandemi virus corona, sekaligus mengumumkan kebijakan bekerja dari rumah untuk kementerian tersebut diperpanjang.

"Sambil tetap produktif dalam menjalankan tugas dan fungsi pokok Kementerian Kominfo yang lain secara optimal. Saya juga menekankan bahwa COVID-19 memang berbahaya, namun tidak akan membuat Kominfo melambat," kata Johnny, dalam keterangan pers di website-nya kepada wartawan dikutip Senin, (7/9).

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate (kanan) di sela-sela konferensi pers daring yang dilakukan di Jakarta, Senin (23/3/2020). ANTARA/Kementerian Kominfo RI/pri.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI Johnny G Plate (kanan) di sela-sela konferensi pers daring yang dilakukan di Jakarta, Senin (23/3/2020). ANTARA/Kementerian Kominfo RI/pri.

Johnny menegaskan, virus corona ini tidak bisa dianggap remeh. Untuk itu, dia mengimbau masyarakat, khususnya pegawai kementerian untuk mematuhi protokol kesehatan.

"Tetapi bukan berarti COVID-19 tidak bisa kita lawan. COVID-19 bisa diatasi dengan tuntas asalkan kita semua mau bergotong-royong mematuhi protokol kesehatan," kata Johnny.

Ia mengingatkan untuk memakai masker dengan benar, yakni menutup area hidung dan mulut, serta tidak sembarangan menyentuh masker.

"Masker adalah senjata penting kita untuk melawan penularan COVID-19. Dan akan jauh lebih baik jika dibarengi dengan penggunaan face shield," kata Johnny.

Sebelum menyentuh area wajah, mata dan mulut, Johnny mengingatkan untuk mencuci tangan dengan sabun, terutama ketika ingin mengganti atau memasang kembali masker.

Baca Juga:

Menkominfo Angkat Suara Soal Pengadilan Putus Bersalah Gegara Blokir Internet di Papua

Selain itu, publik juga diingatkan kembali untuk menjaga jarak ketika bersama orang lain, sekitar satu setengah hingga dua meter.

Untuk sementara, hindari sentuhan ketika berinteraksi dengan orang lain.

Menteri Johnny juga menekankan untuk menjauhi kerumunan.

"Ini menjadi catatan penting karena di dalamnya juga terdapat imbauan untuk menunda kunjungan ke tempat-tempat ramai jika tidak diperlukan," kata Johnny. (Knu)

Baca Juga:

Hoaks Marak di Medsos, Ketua MPR Sentil Kemenkominfo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
 Pemprov DKI: 20.532 Orang Lakukan Rapid Test, 428 Dinyatakan Positif COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI: 20.532 Orang Lakukan Rapid Test, 428 Dinyatakan Positif COVID-19

Dari total 20.532 orang yang telah menjalani rapid test, sebanyak 428 orang terkonfirmasi positif corona dan 20.104 orang dinyatakan negatif.

Anies Dianggap Main-main Jalankan PSBB di DKI, Ini Alasannya
Indonesia
Anies Dianggap Main-main Jalankan PSBB di DKI, Ini Alasannya

Wibu sendiri tak yakin target pemerintah mengurangi jumlah penderita corona di tanah air bakal cepat selesai.

Bubarkan 18 Lembaga, Kajian Pemerintah Harus Matang
Indonesia
Bubarkan 18 Lembaga, Kajian Pemerintah Harus Matang

Anggaran yang semula diperuntukkan bagi 18 lembaga negara itu agar dapat dialokasikan ke kementerian/lembaga lain yang membutuhkan.

Klaster Baru Jadi Penyebab Melonjaknya Kasus Positif Corona di Indonesia
Indonesia
Klaster Baru Jadi Penyebab Melonjaknya Kasus Positif Corona di Indonesia

Bentuk klaster ada beberapa macam, kegiatan sosial pertama awalnya kelompok masyarakat.

Lagi, Tiongkok Tutup Pasar Ikan Setelah Ditemukan Kasus Baru Corona
Dunia
Lagi, Tiongkok Tutup Pasar Ikan Setelah Ditemukan Kasus Baru Corona

Dalian Kaiyang merupakan perusahaan berskala besar yang mengintegrasikan proses, penelitian, pengembangan, penjualan, penyimpanan, dan ekspor-impor ikan.

 Empat Kali Mangkir, KPK: Mekeng Wajib Penuhi Panggilan Penyidik
Indonesia
Empat Kali Mangkir, KPK: Mekeng Wajib Penuhi Panggilan Penyidik

Alex sempat berpikir untuk menugaskan penyidik menyambangi saksi guna melakukan pemeriksaan secara langsung. Namun, hal itu urung dilakukan lantaran khawatir KPK terkesan pilih kasih.

Pemprov Jabar Dorongan Kawasan Lido Jadi KEK, Investasi Rp38 Triliun
Indonesia
Pemprov Jabar Dorongan Kawasan Lido Jadi KEK, Investasi Rp38 Triliun

KEK Pariwisata Lido pun diyakini akan mendongkrak pariwisata Jabar terutama di wilayah Kabupaten Bogor dan sebagian Kabupaten Sukabumi.

Klaster Keluarga di Solo, 12 Orang Positif Corona usai Rayakan Ultah di Rumah
Indonesia
Klaster Keluarga di Solo, 12 Orang Positif Corona usai Rayakan Ultah di Rumah

"Sejumlah anggota keluarga kemudian menjalani uji swab. Hasilnya total ada 12 orang yang dinyatakan positif COVID-19," kata dia.

Jakarta Banjir Bukti Kinerja Anies Baswedan Buruk
Indonesia
Jakarta Banjir Bukti Kinerja Anies Baswedan Buruk

Azas mengingatkan saat kampanye pilkada Jakarta lalu, Anies Baswedan menjanjikan Jakarta bebas dari banjir.

Lalu Lintas Jakarta Lumpuh Total Akibat Banjir
Indonesia
Lalu Lintas Jakarta Lumpuh Total Akibat Banjir

Namun, genangan di lokasi protokol ibu kota tersebut sudah sudah surut karena ada penanganan cepat petugas.