Puluhan Jenazah Korban Banjir Bandang di RS Bhayangkara Belum Teridentifikasi Ilustrasi banjir bandang (Foto: Twitter @BNPB)

Merahputih.com - 32 jenazah korban banjir bandang di Sentani, Kabupaten Jayapura masih berada di RS Bhayangkara dan belum teridentifikasi.

Untuk mempercepat proses identifikasi terhadap para korban Mabes Polri memperbantukan lima orang ahli forensik untuk membantu tim DVI Polda Papua mengidentifikasi korban banjir bandang yang terjadi di Kabupaten Jayapura.

"Kelima tenaga ahli itu sudah tiba di Jayapura, Senin pagi (18/3)," ujar Kabid Dokkes Polda Papua, Kombes Ramon Aninam di Papua, Senin (18/3).

Dari lima ahli forensik yang didatangkan, tercatat dua di antaranya merupakan ahli forensik gigi. Keduanya, saat ini akan mulai memeriksa 32 kantong jenazah yang belum teridentifikasi.

Banjir bandang di Papua. Foto: Twitter

Tercatat 54 kantong jenazah yang diterima RS Bhayangkara, Minggu (17/3). Dari jumlah tersebut, 22 kantong di antaranya sudah diserahkan ke keluarga setelah diidentifikasi terlebih dahulu. Namun, tim SAR gabungan berhasil menemukan beberapa jenazah korban banjir bandang di sekitar Sentani.

“Diperkirakan ada penambahan empat kantong jenasah, namun diprediksi akan bertambah karena pencaharian masih terus dilakukan,“ jelas Ramon dikutip Antara.

Banjir bandang yang melanda sembilan distrik di Kabupaten Jayapura selain menimbulkan korban jiwa juga menyebabkan kerusakan di sejumlah kawasan, termasuk pemukiman warga.

Sekitar empat ribuan warga dilaporkan telah mengungsi ke berbagai kawasan yang dianggap aman. (*)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH