Puluhan Anak Positif COVID-19, Pemkot Solo Evaluasi Kebijakan Anak Boleh ke Mal Satpol PP lalukan sosialisasi dan merazia anak bermain diluar rumah dan menimbulkan kerumunan. (MP/Ismail).

MerahPutih.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengevaluasi terkait kebijakan pelonggaran pada anak 5 tahun ke atas boleh berpergian di tempat keramaian, baik itu di pusat perbelanjaan, mal, tempat wisata, dan pasar tradisional. Evalusi dilakukan setelah ditemulan 92 anak di Solo positif COVID-19 selama delapan bulan ini.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Solo Ahyani mengatakan, pada tanggal 13 Oktober lalu Pemkot Solo mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 067/2386 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakkan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

Dalam SE baru ini anak di atas 5 tahun boleh masuk mal. Dari aturan sebelumnya hanya anak usia di atas 14 tahun ke atas yang boleh masuk mal. Namun, setelah melihat data pada Oktober ini ada penambahan anak positif Corona membuat Pemkot perlu melakukan evaluasi.

Baca Juga:

Pemkot Depok Mulai Data Jumlah Fasilitas dan Tenaga Kesehatan untuk Vaksinasi COVID-19

"Kami perlu melakukan evaluasi kebijakan pelonggaran pada anak 5 tahun ke atas boleh berpergian ke tempat keramaian setelah ditemukan penambahan COVID-19 melibatkan anak," ujar Ahyani, Sabtu (23/10).

Data Satgas Penanganan COVID-19 Solo, mencatat sebanyak 62 anak di Solo terpapar Corona. Data tersebut terhitung selama dua bulan terakhir atau September-Oktober 2020.

Sementara total anak terpapar Corona sejak kasus ini muncul pada Maret lalu sampai sekarang sebanyak 92 orang. Sebagian besar anak terpapar COVID-19 karena tertular dari orang dewasa saat dilakukan tracking.

"Pada Jumat kemarin Covid-19 Solo bertambah 20 orang. Dari jumlah tersebut kami lihat sebanyak empat orang tercatat sebagai anak dengan usia 10 tahun dan 13 tahun," tutur dia.

Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Solo, Ahyani. (MP/Ismail)
Ketua Pelaksana Satgas Penanganan COVID-19 Solo, Ahyani. (MP/Ismail)

Ia mengatakan, dengan tambahan kasus tersebut membuat Pemkot Solo akan melakukan evaluasi terhadap kebijakan pelonggaran pada anak 5 tahun ke atas boleh berpergian ke tempat keramaian. Kebijakan itu berlaku pada 13 Oktober dan akan berakhir 25 Oktober.

Hasil analisis Dinas Kesehatan Kota (DKK), kata dia, anak-anak ini bisa sampai terpapar COVID-19 dipengaruhi beberapa faktor diantaranya, yakni tertular dari orang tuanya di rumah, tetular saat bermain di rumah saudaranya, dan tertular dari lingkungan kampung.

"Anak-anak ini statusnya kan belajar di rumah (daring). Jadi tidak mungkin terpapar dari sekolah," ujarnya. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga:

Pentingnya Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Masyarakat di Tengah Pandemi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pimpinan KPK Benarkan OTT Bupati Sidoarjo
Indonesia
Pimpinan KPK Benarkan OTT Bupati Sidoarjo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT), di Jawa Timur pada Selasa (7/1) malam.

2 Pekan Disetop, Nasib Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diketok Selasa Sore
Indonesia
2 Pekan Disetop, Nasib Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Diketok Selasa Sore

Komite Keselamatan Konstruksi juga akan mengundang KCIC dalam rapat tersebut

Anggaran Perselisihan Hasil Pilkada 2020 Lebih dari Rp61 Miliar
Indonesia
Anggaran Perselisihan Hasil Pilkada 2020 Lebih dari Rp61 Miliar

Adapun penanganan perkara perselisihan hasil Pilkada 2020 akan dilangsungkan pada bulan Januari hingga Maret 2021

Debat Malam Ini, Bagyo Cooling Down dan Gibran Dipesani Jokowi Tidak Tegang
Indonesia
Debat Malam Ini, Bagyo Cooling Down dan Gibran Dipesani Jokowi Tidak Tegang

Debat juga disiarkan secara langsung di salah satu televisi swasta nasional.

Dinasti Politik dalam Pilkada Serentak Bisa Berujung Pidana
Indonesia
Dinasti Politik dalam Pilkada Serentak Bisa Berujung Pidana

Anggota Bawaslu Ratna Dewi Petalolo menyatakan dinasti politik bisa menyebabkan penyalahgunaan wewenang.

Atasi Bahaya Udara Jakarta, Anies Gandeng Bloomberg Philanthropies
Indonesia
Atasi Bahaya Udara Jakarta, Anies Gandeng Bloomberg Philanthropies

Clean Air Partnership ialah sebuah program untuk mengatasi polusi udara di Jakarta melalui peningkatan ketersediaan dan penggunaan data kualitas udara.

100 Dokter Wafat Akibat COVID-19 Bukti Pemerintah Lemah Tangani Corona
Indonesia
100 Dokter Wafat Akibat COVID-19 Bukti Pemerintah Lemah Tangani Corona

Menurutnya, bertambahnya angka kematian tenaga medis tersebut merupakan konsekuensi dari model penanganan COVID-19 oleh pemerintah yang lemah dalam memprioritaskan aspek kesehatan.

Fatwa MUI Terbaru soal Pelaksanaan Salat Jumat di Masa PSBB Transisi
Indonesia
Fatwa MUI Terbaru soal Pelaksanaan Salat Jumat di Masa PSBB Transisi

Fatwa tersebut tertuang dalam Fatwa No. 31 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Shalat Jumat dan Jemaah untuk Mencegah Penularan Wabah Covid-19.

Update COVID-19 DKI Sabtu (26/9): 70.184 Orang Positif, 55.350 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Sabtu (26/9): 70.184 Orang Positif, 55.350 Pasien Sembuh

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat.

Sri Mulyani Disebut Lokek ke Rakyat, Suka Memberi ke Korporasi
Indonesia
Sri Mulyani Disebut Lokek ke Rakyat, Suka Memberi ke Korporasi

Anggota TNI bertugas dalam waktu cukup lama, meninggalkan keluarga namun apresiasi pemerintah terhadap kinerja mereka masih kurang