Pulau Komodo Masuk 10 Besar Destinasi Terbaik di Asia 2018 Infrastrukstur dan konektivitas membuat Taman Nasional Komodo jadi destinasi wisata favorit di Asian untuk 2108. (foto: WHCUNESCO)

INDONESIA punya gugusan pulau-pulua indah yang membentang dari Sabang hingga ke Merauke. Setiap pulau punya keindahan tersendiri yang membuatnya layak dijadikan tujuan wisata. Di salah satu gugusan kepulauan itu ada Taman Nasional Komodo yang menjadi habitat hidup bagi satwa unik, komodo.

Keindahan dan keunikan Taman Nasional Komodo menjadi daya tarik bagi pelancong dari seluruh penjuru dunia. Hal itulah yang menjadikan Taman Nasional Komodo ada di posisi 10 untuk daftar 10 destinasi terbaik Asia versi Lonely Planet.

Faktor perbaikan infrastruktur dan ketersediaan penerbangan ke destinasi tersebut ikut andil dalam menempatkan Taman Nasional Komodo sebagai salah satu tujuan wisata terbaik di Asia. "Selain bisa menyaksikan langsung komodo di habitat mereka, pengunjung bisa melakukan pendakian ke titik pandang keindahan di Pulau Padar. Tak ketinggalan, mencicipi kehidupan santai ala pesisir di Kanawa," ujar Lonely Planet dalam pernyataan mereka. Selain itu, Lonely Planet juga merekomendasikan wisatawan untuk menyelam menikmati kekayaan biota laut di perairan sekitar Taman Nasional Komodo.

Keindahan Pulau Padar. (foto: Instagram @olli_wah)

Selain Taman Nasional Komodo, buku panduan wisata milik BBC Worldwide itu juga merilis 9 nama destinasi wisata favorit di 2018. Di puncak daftar, ada Kota Busan di Korea Selatan. Seperti dilansir CNN, kota besar kedua di Korea Selatan itu berhasil lepas dari bayang-bayang popularitas Kota Seoul. Kota yang terletak 2,5 jam perjalanan dari ibu kota Korsel itu unggul sebagai tujuan liburan musim panas. Kota pesisir itu juga amat tersohor dengan sajian boga bahari juga pemandangan pantai yang indah. Mendaki ke kuil Buddha, menikmati pemandian air panas, dan berpesta sajian boga bahari ialah beberapa aktivitas yang disarankan Lonely Planet kepada para traveler.

Taman Nasional Komodo. (foto: Instagram@komodo_trip_murah)

Posisi dua dalam daftar itu ditempati Uzbekistan yang amat menarik dengan deretan masjid bermozaik. Di belakang Uzbekistan, ada Kota Ho Chi Minh, Vietnam, yang disebut sebuah kota super yang entah bagaimana makin keren seiring waktu.

Meskipun tiga nama teratas terdengar familer, daftar berlanjut dengan beberapa destinasi yang bahkan tak diperhitungkan sebagai destinasi populer. Sebut saja Arugam Bay di Sri Lanka. Kota peselancar di pesisir selatan Sri Lanka itu terpilih karena tetap terlihat keren meskipun banyak wisatawan lebih tertarik mengunjungi kuil-kuil kuno di negara tersebut. Selain itu, ada Western Ghats di India yang ada di posisi empat. Namanya mungkin masih asing di telinga para pelancong, tapi destinasi itu menawarkan atmosfer yang mencerminkan Shimla dan Darjeeling, dengan tambahan daya tarik hutan.

Dalam daftar yang dirilis untuk tahun ketiga tahun ini tersebut, Lonely Planet juga menempatkan nama-nama destinasi yang sudah amat populer, seperti Chiang Mai di Thailand. Kota di sebelah utara tersebut kini menambahkan beberapa atraksi baru dalam daftar pariwisata mereka. Hal itulah yang membuat kota tersebut layak untuk dikunjungi berulang kali. Salah satu atrakasi baru milik Chiang Mai ialah MAIIAM Contemporary Art Museum yang baru dibuka dan memenangi penghargaan.

Nikmati perairan di Taman Nasional Komodo nan indah.(foto: Instagram @lyladventure)

"Asia merupakan benua yang amat luas dan berwarna. Itu menjadikannya tujuan impian bagi setiap orang," ujar juru bicara Lonely Planet untuk Asia Pasifik Chris Zeiher dalam sebuah pertanyaan. Daftar itu disusun oleh para ahli di Lonely Planet dengan menyisir ribuan rekomendasi destinasi wisata. Proses itu berlangsung selama 12 bulan lamanya.

Berikut daftar 10 destinasi terbaik di Asia 2018 versi Lonely Planet.

1. Busan, Korea Selatan
2. Uzbekistan
3. Ho Chi Minh City, Vietnam
4. Western Ghats, India
5. Nagasaki, Jepang
6. Chiang Mai, Thailand
7. Lumbini, Nepal
8. Arugam Bay, Sri Lanka
9. Provinsi Sìchuan, Tiongkok
10. Taman Nasional Komodo, Indonesia.(dwi)

Kredit : dwi


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH