Pulau Jawa Jadi yang Terbaik di Dunia, ini Destinasi Unggulannya Borobudur jadi salah satu daya tarik di Pulau Jawa. (foto: Instagram@borobudurpark)

SETIAP tahun, Travel+Leisure meminta para pembaca membagikan pengalaman mereka saat melakukan perjalanan di seluruh dunia. Pengalaman tersebut meliputi review terhadap kondisi kota, pulau, kapal pesiar, spa, penerbangan, dan masih banyak lagi. Salah satu pulau yang mendapat review positif terbanyak ialah Pulau Jawa. Pulau Jawa memiliki pesona tersendiri yang mampu memikat wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Mereka terpukau dengan pemandangan, wisata alam, makanan, keramahan, dani nilai-nilai luhur yang terdapat di pulau tersebut.

Hal pertama yang akan dikatakan orang tentang Pulau Jawa ialah itu merupakan pulau terpadat. Lebih dari 140 juta orang tinggal di jantung Indonesia dengan area seluas 128.297 km2 tersebut. Predikat pulau terpadat tak membuat wisatawan mancanegara berhenti berkunjung ke Pulau Jawa. Mereka menilai pulau tersebut menawarkan berbagai keriaan seperti budaya dan seni serta makanan dan petualangan.

Keberagaman yang ada di Pulau Jawa menawarkan berbagai pengalaman berbeda bagi para pelancong. Berikut ini beberapa tempat wisata di Indonesia yang direkomendasikan Travel+Leisure.

1. Karimunjawa

Karimunjawa menawarkan keindahan dan petualangan. (foto: Instagram @nindyahumanitisri)

Indonesia dikenal akan keindahan pantainya. Bagi kamu yang ingin melarikan diri ke surga tersembunyi di Pulau Jawa, datanglah ke Pulau Karimunjawa. Para pengunjung dibuat jatuh cinta dengan pasir putih dan lautannya yang begitu indah. Kamu bisa melihat karang dan bangkai kapal saat snorkeling. Kamu juga bisa merasakan sensasi berenang dengan hiu di Kolam Hiu, di Pulau Menjangan. Kamu juga bisa memanjakan lidah di Karimunjawa Culinary Centre dekat Alun-Alun Karimunjawa.

2. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Pesona gunung berapi juga jadi kekuatan wisata Pulau Jawa. (foto: Instagram @pancatirtaa)

Jawa memiliki 112 gunung berapi, dengan 35 di antaranya masih aktif. Jika ingin merasakan sensasi gunung berapi aktif, datanglah ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Taman nasional yang terletak di Provinsi Jawa Barat tersebut merupakan rumah bagi dua gunung berapi aktif, yakni Gunung Gede dan Gunung Pangrango. Taman Nasional Gunung Gede Pangrango didirikan sebagai konservator flora pegunungan. Saat mendaki kedua gunung tersebut, matamu akan dimanjakan hutan hujan yang indah.

3. Borobudur

Warisan dunia UNESCO Borobudur jadi salah satu daya tarik wisata. (foto: Instagram @borobudurpark)

Kunjungan ke Jawa tidak akan lengkap tanpa kunjungan ke Borobudur. Ketika datang ke Borobudur, kamu seolah kembali ke abad VIII. Borobudur merupakan salah satu kompleks candi bercorak Buddha tertua di dunia. Situs bersejarah ini mendapat pengakuan dari UNESCO sebagai warisan budaya. Bangunlah lebih pagi untuk menikmati sunrise di sana. Panorama Borobudur dengan cahaya matahari terbit sebagai latar belakang memberi pengalaman tak terlupakan bagi para wisatawan.

4. Monumen Nasional

Tak lupa, Monas wajib dikunjungi. (foto: Youtube)

DKI Jakarta merupakan rumah bagi lebh dari 10 juta penduduk. Kota ini menjadi saksi perjuangan para perantau yang mengadu nasib di Ibu Kota serta menjadi saksi berbagai peristiwa bersejarah. Banyaknya perantau yang ada di kota terpadat di Indonesia itu membuat Jakarta merefleksikan kehidupan multikultural. Bagi kita yang ingin melihat Jakarta secara utuh, Travel+Leisure merekomendasikan Monumen Nasional. Monumen Nasional atau kerap disebut Monas merupakan tempat wisata paling popular di kota ini. Monumen setinggi 433 kaki tersebut terletak di Lapangan Merdeka dan mulai dibuka pada 1975. Monas merupakan tempat untuk memperingati perjuangan Indonesia agar lepas dari cengkraman Belanda pada 1949. Naiklah ke dek observasi bila ingin melihat pemandangan Kota Jakarta.

5. Taman Mini Indonesia Indah

TMII
TMII yang merupakan miniatur Indonesia wajib dikunjungi. (foto: anekatempatwisata)

Jakarta tak hanya punya Monas, tetapi juga Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Taman seluas 250 hektare tersebut merupakan jendela budaya Indonesia. Di sana terdapat 26 replika rumah kepala suku tradisional yang ada di seluruh pulau. Taman Mini juga menampilkan koeksistensi agama di Indonesia, seperti Islam, Kristen, Buddha, dan Hindu. Rumah ibadah setiap agama memiliki karakteristik berbeda. Perbedaan tersebut bisa ditemui di TMII. Jika ingin melihat pulau di Indonesia dalam waktu 15 menit, naiklah kereta gantung yang ada di sana.

Kamu sudah mengunjungi destinasi mana saja nih?(Avi)

Kredit : iftinavia


Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH